Slide # 1

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 2

INFINIX

FTo put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 3

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 4

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 5

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Jumat, 30 Januari 2026

Satbinmas Polres Nganjuk Gelar Pembinaan dan Penyuluhan Kamtibmas di Desa Ngudikan


Nganjuk – Polres Nganjuk melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat di Dusun Gaeng, Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Jumat (30/1/2026) sore. 


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, keselamatan berlalu lintas, serta pencegahan penyakit masyarakat. 


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa pembinaan kepada masyarakat merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Nganjuk. 


“Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas, menjauhi aktivitas yang melanggar hukum seperti judi online, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kapolres Nganjuk. 


Ia menambahkan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan di tengah meningkatnya mobilitas dan jumlah kendaraan, yang tidak selalu diimbangi dengan kesadaran berlalu lintas dan kepatuhan terhadap aturan. 


Kasat Binmas Polres Nganjuk AKP Ari Hartono, S.H., M.H. dalam penyuluhannya menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas kerap berawal dari pelanggaran yang dianggap sepele, seperti tidak menggunakan helm, kendaraan tidak sesuai standar, tidak memiliki SIM, hingga kurangnya etika dan sopan santun dalam berlalu lintas. 


“Masih banyak kendaraan yang dimodifikasi tidak sesuai spesifikasi, tidak menyalakan lampu pada siang hari, berboncengan lebih dari dua orang, hingga penggunaan kendaraan yang tidak layak seperti kereta kelinci dan bentor di jalan raya. Hal ini sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan,” jelas AKP Ari Hartono. 


Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari praktik judi online yang berdampak besar terhadap perekonomian dan keharmonisan rumah tangga. Masyarakat diimbau tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas melalui Layanan Polisi 110, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian. 


Sementara itu, Kepala Dusun Gaeng Bayu mengapresiasi kehadiran Satbinmas Polres Nganjuk yang telah memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada warganya. 


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Nganjuk, khususnya Satbinmas, yang telah meluangkan waktu memberikan pembinaan dan penyuluhan kamtibmas. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami,” ungkapnya. 


Kegiatan yang diikuti oleh tokoh masyarakat Dusun Gaeng tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan, materi yang disampaikan dapat dipahami serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Nganjuk.(acha)

Polres Nganjuk Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Perkuat Iman Personel untuk Aksi Kemanusiaan


Nganjuk – Polres Nganjuk menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan mengusung tema “Memperteguh Keimanan dan Ketaqwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial dengan Merujuk Keteladanan Nabi Zakaria”. Kegiatan keagamaan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas Polres Nganjuk dan diikuti oleh Kapolres Nganjuk, pejabat utama, personel Polri, ASN Polres Nganjuk serta Bhayangkari, Jumat (30/01/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polri untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.


“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami berharap seluruh personel Polres Nganjuk semakin memperkuat iman dan takwa, sehingga mampu mengimplementasikannya dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam aksi kemanusiaan serta kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Kapolres juga menekankan bahwa nilai-nilai spiritual harus senantiasa berjalan seiring dengan profesionalisme Polri, agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pelayanan dan perlindungan sosial.


Dalam tausiyahnya, penceramah Drs. KH. Abdul Muhaimin, Ketua LDTQN (Lembaga Dakwah Thoriqoh Qodiriyah Naqsyabandiyah Pontren Suryalaya Perwakilan Kabupaten Nganjuk  mengajak seluruh hadirin untuk meneladani sifat kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian Nabi Zakaria dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi anggota Polri yang memiliki tanggung jawab besar di tengah masyarakat.


“Keteladanan Nabi Zakaria mengajarkan kita tentang keteguhan iman, kesabaran, dan keikhlasan dalam berbuat kebaikan. Nilai-nilai inilah yang sangat relevan untuk diimplementasikan oleh anggota Polri dalam menjaga keamanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial,” tutur KH. Abdul Muhaimin.


Rangkaian kegiatan peringatan Isra Mi’raj tersebut diawali dengan pembacaan lantunan ayat suci Alquran, dilanjutkan sholawat Nabi, penyampaian tausiyah, serta penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai wujud nyata kepedulian sosial Polres Nganjuk.


Melalui kegiatan ini, Polres Nganjuk berharap dapat terus menumbuhkan semangat spiritual dan empati sosial di lingkungan internal Polri, sehingga terwujud personel yang beriman, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

(acha)

Kamis, 29 Januari 2026

Kapolres Nganjuk Perkuat Silaturahmi Kamtibmas di Lengkong, Ajak Masyarakat Aktif Awasi Kinerja Kepolisian


Nganjuk – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menggelar kegiatan silaturahmi kamtibmas bersama unsur Forkopimda Kabupaten Nganjuk, Forkopimcam Lengkong, seluruh kepala desa se-Kecamatan Lengkong, serta tokoh masyarakat Kecamatan Lengkong. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Kepala Desa Ketandan, Kecamatan Lengkong, Rabu (28/01/2026).


Dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda Kabupaten Nganjuk yang hadir antara lain Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, S.T., Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh. M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., serta Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahyono, S.Sos. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, AKBP Suria Miftah Irawan memperkenalkan diri sebagai Kapolres Nganjuk yang baru, menggantikan AKBP Hendri Noveri Santoso. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program dan kebijakan pejabat sebelumnya yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Sebagai pejabat baru, saya ingin memastikan program-program yang sudah berjalan dengan baik tetap dilanjutkan dan ditingkatkan. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Kapolres juga menekankan keterbukaan Polri terhadap pengawasan publik. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk pelanggaran, khususnya apabila ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kepolisian.


“Apabila ada pelanggaran, terutama yang melibatkan anggota kami, jangan segan-segan untuk melapor. Selain melalui mekanisme yang ada, laporan juga dapat disampaikan langsung kepada saya sebagai Kapolres,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Desa Ketandan, Saji, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Nganjuk beserta unsur Forkopimda dalam kegiatan silaturahmi kamtibmas tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara aparat dan masyarakat.


“Kami menyambut baik silaturahmi ini. Kehadiran Bapak Kapolres beserta Forkopimda menjadi motivasi bagi kami di desa untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ungkap Saji.


Melalui kegiatan silaturahmi kamtibmas ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nganjuk.(acha)

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Siswa SLB Shanti Kosala


Nganjuk – Satlantas Polres Nganjuk melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) kepada siswa-siswi SLB Shanti Kosala Mastrip Begadung, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan yang masih dalam program Polantas Menyapa ini digelar di Kantor Satlantas Polres Nganjuk, Jumat (30/1/2026).


Kegiatan Polsanak dikemas secara interaktif dan menyenangkan dengan tujuan mengenalkan tertib berlalu lintas sejak dini kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan rambu lalu lintas, perilaku aman di jalan raya, serta pentingnya menggunakan helm dan sabuk pengaman.


Suasana kegiatan semakin semarak dengan kehadiran Boneka Semeru dan Badut Zebra yang tak henti-hentinya mengajak para siswa berinteraksi dengan cara yang kocak dan menghibur. Interaksi tersebut membuat suasana menjadi ceria, sehingga anak-anak lebih antusias dan mudah menerima pesan-pesan keselamatan berlalu lintas yang disampaikan petugas.


Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan edukasi keselamatan lalu lintas secara inklusif dan humanis.


“Kami ingin seluruh anak-anak, termasuk siswa SLB, mendapatkan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” ujarnya.


Kegiatan Polsanak tersebut dipimpin oleh Iptu Dwi Purnomo, Kanit Kamsel Satlantas Polres Nganjuk. Ia menjelaskan bahwa metode penyampaian disesuaikan dengan karakteristik para siswa.


“Melalui pendekatan interaktif, termasuk kehadiran Boneka Semeru dan Badut Zebra, kami berharap pesan keselamatan lalu lintas dapat lebih melekat dan dipahami oleh anak-anak,” jelasnya.


Melalui program Polantas Menyapa ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap edukasi keselamatan berlalu lintas dapat tertanam sejak dini, sekaligus menumbuhkan kedekatan antara Polri dan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. (acha)

Ungkap Kasus Pengroyokan Maut di Patianrowo, Polres Nganjuk Tetapkan 9 Tersangka


Nganjuk – Satreskrim Polres Nganjuk menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pengroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Konferensi pers tersebut dilaksanakan di Joglo Polres Nganjuk, Kamis (29/01/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Raya Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk.


“Kasus ini merupakan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan korban mengalami luka berat hingga meninggal dunia. Dari hasil penyelidikan dan alat bukti yang kami miliki, penyidik menetapkan sembilan orang sebagai tersangka,” ujar AKP Sukaca dalam konferensi pers.


Dalam perkara ini, korban atas nama Mokhamad Nabil Kholili (19) mengalami luka berat pada bagian mulut dan rahang hingga meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif. Sementara dua korban lainnya, Rendi Andika (20) dan Muhammad Abdul Kholil (21), mengalami luka-luka akibat aksi kekerasan tersebut.


Adapun sembilan tersangka yang telah ditetapkan, seluruhnya merupakan warga Desa Ngepung, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, , masing-masing berinisial CE (18), LR (21), ME (19), MI (18), MY (18), dan DP (22), serta tiga terduga pelaku anak berinisial ED (17), BS (17), dan DS (17). 


“Tentunya terhadap terduga pelaku yang masih di bawah umur, penyidik menerapkan perlakuan khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas AKP Sukaca.


Kasat Reskrim menjelaskan, kejadian bermula saat kelompok korban melintas di Jalan Desa Ngepung dan berpapasan dengan rombongan pelaku. Terjadi pengejaran yang disertai pelemparan batu, hingga korban terjatuh dan kemudian dilakukan kekerasan secara bersama-sama.


“Para tersangka tidak dilakukan penangkapan karena secara kooperatif menyerahkan diri ke Polsek Patianrowo maupun ke Satreskrim Polres Nganjuk,” tambahnya.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pecahan paving, batu bata, dua unit sepeda motor Honda PCX, pakaian korban, serta hasil Visum Et Repertum para korban.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 262 ayat (1), (2), (3), dan (4) KUHP Baru tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum yang mengakibatkan luka berat hingga meninggal dunia, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.


Polres Nganjuk menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk tindak pidana kekerasan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(acha)

Ngopi Bareng Polantas, Kamsel Polda Jatim Sapa Tukang Becak hingga Pedagang di Terminal Anjuk Ladang


Nganjuk – Tim Subditkamsel Ditlantas Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada masyarakat tidak terorganisir seperti tukang becak, pengemudi ojek, pedagang asongan, dan porter di Terminal Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan tersebut dikemas secara santai dan penuh keakraban dalam program Polantas Menyapa, Kamis (29/01/2025).


Binluh dilakukan dengan suasana kekeluargaan sembari ngopi dan menikmati pisang goreng bersama. Melalui pendekatan humanis ini, petugas menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas serta mengajak masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar kawasan terminal bus yang memiliki mobilitas tinggi.


Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Ditlantas Polda Jatim dan Satlantas Polres Nganjuk dalam meningkatkan kesadaran keselamatan lalu lintas di kalangan masyarakat akar rumput.


“Kami ingin pesan keselamatan lalu lintas bisa diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui pendekatan yang santai dan humanis, diharapkan imbauan ini lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.


Sementara itu, AKP Harrio Bobryans Saputra, S.T., M.H., selaku pimpinan Tim Kamsel Polda Jatim yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa kelompok masyarakat di sekitar terminal memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan.


“Kami mengimbau agar rekan-rekan tukang becak, ojek, pedagang, dan porter selalu berhati-hati saat berlalu lalang di area terminal. Selain itu, kami berharap mereka dapat menjadi mata dan telinga petugas apabila terjadi situasi darurat atau gangguan kamtibmas,” jelasnya.


Melalui kegiatan Binluh dalam program Polantas Menyapa ini, Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Nganjuk berharap terbangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, sehingga tercipta keselamatan berlalu lintas serta lingkungan terminal yang aman, tertib, dan kondusif. (acha)

Rabu, 28 Januari 2026

Kapolres Nganjuk dan Ketua Bhayangkari Kunjungi TK Kemala Bhayangkari Nganjuk dan Kertosono


Nganjuk – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ny. Icha Suria Miftah melaksanakan kunjungan ke TK Kemala Bhayangkari Nganjuk dan TK Kemala Bhayangkari Kertosono, Rabu (28/01/2026). 


Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan perhatian dan dukungan terhadap pendidikan anak usia dini di lingkungan Bhayangkari.


Kunjungan ini turut didampingi Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk, serta Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Nganjuk. Rombongan disambut hangat oleh para guru dan siswa dengan berbagai penampilan sederhana namun penuh keceriaan.


Dalam keterangannya, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi penerus bangsa.


“Melalui pendidikan anak usia dini seperti di TK Kemala Bhayangkari ini, kami ingin mempersiapkan generasi muda yang memiliki sikap, mental yang baik, berakhlak mulia, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ny. Icha Suria Miftah menyampaikan komitmen Bhayangkari untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di lingkungan Kemala Bhayangkari.


“Bhayangkari akan terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual,” tutur Ny. Icha Suria Miftah.


Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri, Bhayangkari, serta tenaga pendidik semakin kuat dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan beriman, sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan.(acha)

Polres Nganjuk Gelar Operasi Gabungan, Perketat Inspeksi Keselamatan Angkutan Jalan


Nganjuk – Polres Nganjuk bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk menggelar Operasi Gabungan Penegakan Hukum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam rangka Inspeksi Keselamatan Angkutan Jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruas Jalan Anjuk Ladang, tepatnya di selatan SPBU Candirejo, Kecamatan Loceret, Rabu (28/01/2026).


Operasi gabungan ini menyasar kendaraan angkutan barang dan penumpang guna memastikan kelengkapan administrasi, kondisi teknis kendaraan, serta kelaikan jalan demi menekan potensi kecelakaan lalu lintas. 


Kegiatan dipimpin oleh Iptu Warji, Kanit Patroli Satlantas Polres Nganjuk, dengan melibatkan personel Satlantas dan petugas Dishub Kabupaten Nganjuk.


Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.


“Inspeksi keselamatan angkutan jalan ini kami lakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, sehingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus terus ditingkatkan,” tegas Kapolres.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan, kelengkapan kendaraan, hingga kondisi fisik angkutan. Selain penegakan hukum, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan keselamatan kepada para pengemudi.


Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa operasi gabungan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif para pelaku angkutan jalan.


“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga edukasi agar pengemudi memahami pentingnya keselamatan, baik bagi dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” jelasnya.


Melalui operasi gabungan ini, Polres Nganjuk bersama Dishub Kabupaten Nganjuk berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas serta meningkatnya keselamatan angkutan jalan, sehingga situasi kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Nganjuk tetap aman dan kondusif. (acha)

Selasa, 27 Januari 2026

Polres Pasuruan Ungkap 25 Kasus Narkotika Sepanjang Januari 2026


PASURUAN – Kepolisian Resor Pasuruan Polda Jatim berhasil mengungkap 25 kasus tindak pidana narkotika sepanjang Januari 2026 dengan mengamankan 46 orang tersangka.


Tak hanya itu, Polisi juga menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat total 5.053,418 gram dan dua butir ekstasi.


Hasil ungkap kasus tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. saat press release di Balai Warta Polres Pasuruan, Selasa (27/1/2026).


Kapolres Pasuruan menjelaskan, pengungkapan puluhan kasus tersebut merupakan hasil kerja intensif Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan Polda Jatim selama periode 5 hingga 24 Januari 2026.


"Hasil ungkap ini dari berbagai wilayah hukum Polres Pasuruan, mulai dari Kecamatan Beji, Bangil, Pandaan, Gempol, Purwodadi, hingga Lumbang," jelas AKBP Harto Agung.


Dari 25 kasus yang berhasil diungkap, terdapat 46 tersangka terdiri dari 45 laki-laki dan satu perempuan. 


"Barang bukti yang kami amankan mayoritas adalah narkotika jenis sabu dengan total berat lebih dari lima kilogram,” ungkap AKBP Harto Agung Cahyono.


Salah satu pengungkapan terbesar terjadi di Dusun Banjiran, Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, pada 7 Januari 2026. 


Polisi mengamankan seorang tersangka berinisial SKJ (47) yang diduga merupakan bagian dari jaringan pengedar narkotika antarwilayah. 


Dari tangan tersangka, petugas menyita lima bungkus sabu seberat total 4.988,8 gram yang disembunyikan dengan sistem ranjau dan berpindah-pindah lokasi.


Mantan Kapolres Bondowoso itu menambahkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai rencana peredaran sabu dalam jumlah besar di wilayah Malang–Pasuruan. 


Setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian selama beberapa hari, petugas berhasil mengamankan tersangka beserta seluruh barang bukti sebelum narkotika tersebut diedarkan.


Selain kasus jaringan besar, Polisi juga mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika skala kecil dengan barang bukti mulai dari 0,009 gram hingga puluhan gram sabu, serta sejumlah alat pendukung seperti timbangan elektrik, plastik klip kosong, alat hisap, telepon genggam, kendaraan bermotor, dan uang tunai.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana dalam KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman penjara minimal lima tahun hingga seumur hidup serta denda hingga kategori tertinggi sesuai ketentuan perundang-undangan.


Polres Pasuruan Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika dan mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi guna menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba. (*)

Tinjau Latsitardanus di Aceh Tamiang, Gubernur Akpol Pastikan Taruna Hadir Membantu Masyarakat


ACEH TAMIANG – Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi sasaran fisik Latsitardanus di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau progres pembersihan material pascabanjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak bencana.


​Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut dipusatkan di dua titik utama, yakni Polindes dan Masjid Al Ikhlas Aceh Tamiang. Di lokasi ini, para Taruna Akpol bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan puing-puing agar fasilitas publik dapat segera digunakan kembali.


​Menanggapi kegiatan tersebut, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa kehadiran Gubernur Akpol di tengah-tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan moril sekaligus pengawasan langsung terhadap pengabdian para Taruna di lapangan.


​"Gubernur Akademi Kepolisian melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau proses sasaran fisik pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir bersama Taruna Akpol dan masyarakat setempat. Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap pemulihan pascabencana," ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago dalam keterangannya.


​Selain meninjau pengerjaan fisik, Gubernur Akpol juga menyerahkan bantuan sosial untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh akibat banjir bandang. Kombes Pol. Erdi menekankan bahwa interaksi langsung dengan warga menjadi poin penting dalam kunjungan ini.


​"Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Akpol meninjau langsung progres pembersihan, memberikan bantuan, serta berinteraksi dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moril dan kepedulian terhadap pemulihan pascabencana," tambah Kabag Penum.


​Melalui kegiatan ini, diharapkan proses normalisasi fasilitas umum seperti tempat ibadah dan pusat kesehatan desa dapat selesai lebih cepat. Selain itu, keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial ini diharapkan dapat membentuk karakter perwira yang memiliki jiwa penolong dan kedekatan emosional dengan masyarakat di masa depan.

Pulihkan Pasca-Banjir Bandang, Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor Bersihkan Sungai di Agam


Polri terus berkomitmen dalam melakukan percepatan penanganan pasca-bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat. Melalui Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor yang sedang melaksanakan BKO di Polda Sumbar, aksi pembersihan material sisa bencana dilakukan di sepanjang aliran sungai Desa Kampung Tengah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (27/1).


​Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi guna memastikan keselamatan warga dari potensi ancaman banjir berikutnya.


​"Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan material sisa banjir berupa lumpur, kayu, dan sampah yang menumpuk di bantaran sungai, guna memulihkan kondisi lingkungan serta mencegah terjadinya banjir susulan," ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago dalam keterangannya.


​Kombes Pol. Erdi menambahkan bahwa dalam pelaksanaan di lapangan, Polri mengedepankan prinsip sinergitas. Personel Brimob tidak bekerja sendiri, melainkan membaur bersama masyarakat dan instansi terkait lainnya untuk memastikan wilayah terdampak segera pulih.


​"Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat setempat, sehingga diharapkan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan aman dan normal," tegasnya.


​Selain melakukan pembersihan fisik, keberadaan personel Resimen II Pasukan Pelopor di lokasi bencana juga bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada para penyintas. Polri memastikan akan terus menyiagakan personel SAR hingga situasi di Kabupaten Agam benar-benar kondusif dan infrastruktur vital warga dapat berfungsi kembali secara optimal.

Kapolres Baru Nganjuk Perkuat Sinergi Lintas Lembaga, Kunjungi Ketua DPRD dan Karutan Kelas IIB


Nganjuk – Dalam rangka memperkuat sinergi lintas lembaga, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. selaku pejabat baru di Polres Nganjuk melaksanakan kunjungan kerja ke Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, S.Sos. serta Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Nganjuk Arief Budi Prasetya, Selasa (27/01/2026). 


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menyamakan langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di Kabupaten Nganjuk.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Nganjuk didampingi Wakapolres Nganjuk dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis sebagai bentuk komitmen bersama membangun koordinasi yang solid antar institusi.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa Polres Nganjuk siap menjalin komunikasi dan kerja sama strategis dengan DPRD Kabupaten Nganjuk sebagai mitra penting dalam mendukung kebijakan daerah serta menjaga stabilitas kamtibmas.


“Kami berharap sinergi dengan DPRD Kabupaten Nganjuk dapat terus terjalin dengan baik. Dukungan lintas lembaga sangat penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta meningkatkan kepercayaan publik,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, S.Sos. menyambut baik kunjungan Kapolres Nganjuk beserta jajaran dan menyatakan komitmen DPRD untuk mendukung upaya Polres Nganjuk dalam menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif.


“DPRD Kabupaten Nganjuk siap bersinergi dengan Polres Nganjuk dalam mendukung langkah strategis demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Tatit Heru Tjahjono.


Sementara itu, dalam kunjungan ke Rutan Kelas IIB Nganjuk, Kapolres menekankan pentingnya koordinasi terkait pengamanan serta pencegahan potensi gangguan kamtibmas. Karutan Kelas IIB Nganjuk Arief Budi Prasetya pun menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus bersinergi dengan Polres Nganjuk.


“Kami siap memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Polres Nganjuk guna mendukung situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Nganjuk,” ujar Arief Budi Prasetya.


Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan sinergi antara Polri, legislatif daerah, dan lembaga pemasyarakatan semakin kuat dalam menjaga harkamtibmas serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(acha)

Wakapolres Pimpin Gaktibplin, Polres Nganjuk Perketat Pengawasan Internal


Nganjuk – Dalam rangka menjaga disiplin dan profesionalisme personel, Polres Nganjuk melaksanakan pemeriksaan sikap tampang dan kelengkapan pribadi anggota usai apel pagi di Lapangan Apel Polres Nganjuk. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., Selasa (27/01/2026).


Pemeriksaan meliputi sikap tampang, kelengkapan identitas diri seperti SIM, Kartu Tanda Anggota (KTA), serta surat-surat kendaraan dinas maupun pribadi. Tidak hanya itu, pemeriksaan juga menyasar telepon genggam anggota untuk memastikan tidak terdapat aplikasi judi online maupun aplikasi tidak pantas lainnya sebagai langkah mitigasi pelanggaran anggota yang berdampak hukum.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Wakapolres Nganjuk menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan internal sekaligus upaya pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran disiplin anggota.


“Kegiatan pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel tetap berdisiplin, profesional, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai citra Polri,” ujarnya.


Ia menambahkan, pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menumbuhkan budaya tertib administrasi, sikap tampang yang rapi, serta penggunaan teknologi secara bijak di lingkungan Polres Nganjuk.


Sementara itu, Kasipropam Polres Nganjuk AKP Heri Buntoro, S.H. menegaskan bahwa Propam akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang ditemukan dalam pemeriksaan tersebut.


“Apabila ditemukan anggota yang terbukti memiliki atau menggunakan aplikasi judi online maupun aplikasi tidak pantas lainnya, kami akan melakukan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, Propam juga memberikan tindakan fisik berupa push-up kepada anggota yang didapati memiliki sikap tampang kurang rapi sebagai bentuk pembinaan disiplin di tempat.


Melalui kegiatan ini, Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus meningkatkan kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme personel dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(acha)

Senin, 26 Januari 2026

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk Dampingi Pemohon SIM Sebelum Ujian Praktik di Jalan Raya


Nganjuk – Satlantas Polres Nganjuk kembali melaksanakan program Polantas Menyapa dengan memberikan pembekalan kepada pemohon SIM sebelum mengikuti ujian praktik di jalan raya. Kegiatan ini berlangsung di Satpas Polres Nganjuk, Selasa (27/01/2026).


Pembekalan tersebut bertujuan untuk meminimalisir kesalahan saat pelaksanaan ujian praktik sekaligus memperbesar potensi kelulusan para pemohon SIM. Petugas memberikan penjelasan teknis terkait tahapan ujian praktik di jalan raya agar pemohon memahami prosedur dan standar keselamatan yang harus dipatuhi.


Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan humanis Polri kepada masyarakat.


“Kami ingin pemohon SIM benar-benar memahami teknis ujian praktik di jalan raya. Dengan pembekalan ini, diharapkan pemohon lebih siap, percaya diri, dan mampu berkendara secara aman serta tertib,” ujarnya.


Instruksi langsung kepada para pemohon SIM disampaikan oleh Aiptu Harianto selaku petugas pemberi arahan sebelum ujian praktik dimulai. Ia menjelaskan jalur ujian, teknik dasar berkendara, serta kesalahan yang sering terjadi saat ujian praktik di jalan raya.


Selain memberikan arahan teknis, Aiptu Hariyanto juga menyelipkan imbauan terkait keselamatan berlalu lintas dan etika berkendara kepada para pemohon SIM.


“Kami mengingatkan agar pemohon tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan dan etika saat berkendara di jalan raya,” ungkapnya.


Melalui program Polantas Menyapa ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap proses penerbitan SIM semakin transparan, edukatif, dan berkualitas, serta mampu mencetak pengendara yang tertib dan sadar keselamatan demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif. (acha)

Kasus Pelemparan Kaca KA di Nganjuk Dituntaskan, Polres dan PT KAI Kedepankan Perlindungan Anak


Nganjuk – Menanggapi pemberitaan di Tribunnews.com berjudul “Kaca KA Ranggajati Pecah Dilempar Batu di Nganjuk, KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Vandalisme” yang terbit pada Senin, 26 Januari 2026, Polres Nganjuk bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun telah menuntaskan proses penanganan kasus tersebut melalui mekanisme mediasi yang mengedepankan pendekatan perlindungan anak, Selasa (27/01/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa meskipun pemberitaan menyebut aksi vandalisme sudah mendapat kecaman dari pihak KAI, penanganan Polres Nganjuk tetap mengutamakan prinsip hukum yang berkeadilan dan perlindungan terhadap anak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


“Kami menghormati langkah PT KAI Daop 7 Madiun dalam menyikapi aksi pelemparan batu tersebut. Proses penanganan yang kami lakukan bersifat profesional dan humanis, karena terduga pelaku masih di bawah umur. Penegakan hukum dilakukan sambil memberikan pembelajaran yang tepat kepada yang bersangkutan dan keluarga,” tegas AKBP Suria Miftah Irawan.


Peristiwa pelemparan batu yang dilaporkan oleh media tersebut terjadi pada Jumat (23/01/2026) terhadap KA Ranggajati dan pada Sabtu (24/01/2026) terhadap KA Jayakarta Premium di petak jalan Bagor–Nganjuk KM 120+5 hingga KM 120+7, wilayah Kelurahan Kedondong, Kecamatan Nganjuk. Akibat kejadian tersebut, kaca rangkaian Kereta Premium 6 nomor sarana K301733 TD pada posisi 16Ab–17Ab mengalami pecah.


Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Jumari, S.H. menjelaskan bahwa petugas pengamanan PT KAI Daop 7 Madiun melalui jajaran Polsuska bergerak cepat mengamankan empat anak di sekitar lokasi kejadian. Dari pemeriksaan awal, dua anak mengakui perbuatannya, sedangkan dua lainnya tidak terbukti terlibat secara langsung.


“Dua anak yang mengakui perbuatannya kemudian diserahkan ke Polsek Nganjuk Kota dengan didampingi orang tua masing-masing untuk dilakukan proses mediasi,” ujar Kompol Jumari.


Dua terduga anak tersebut, masing-masing berinisial AA (10) dan AM (10), adalah warga Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Mediasi melibatkan perwakilan PT KAI, orang tua, dan Polsek Nganjuk Kota. Dalam kesepakatan, orang tua menyatakan kesanggupan untuk memberikan penggantian kerugian kepada pihak KAI yang disesuaikan dengan kemampuan keluarga terduga pelaku, serta berkomitmen melakukan pembinaan dan pengawasan.


Sementara itu, Ruki Irawan, selaku Kepala Pleton A Polsuska Mantingan Ngawi–Curah Malang, menyampaikan bahwa setelah berkoordinasi dengan PT KAI Daop 7 Madiun, penyelesaian melalui mediasi diterima sebagai langkah restoratif.


“Setelah koordinasi intensif dengan Daop 7 Madiun, pihak KAI menyetujui mediasi ini. Di samping sebagai bentuk tanggung jawab, ini juga menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang, sehingga keselamatan operasional kereta api tetap terjaga,” ujar Ruki Irawan.


Setelah mediasi berjalan aman dan kondusif serta dituangkan dalam surat kesepakatan perdamaian, kedua anak itu dikembalikan kepada orang tua untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan lebih lanjut.


Polres Nganjuk bersama PT KAI mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel kereta api karena selain merugikan pihak lain, tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna transportasi.(acha)

Minggu, 25 Januari 2026

Polsek Warujayeng Hadirkan Edukasi Anti Bullying dan Keselamatan Berlalu Lintas bagi Siswa SDI Darush Sholihin


Nganjuk, Warujayeng – Dalam upaya menumbuhkan rasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah, Polsek Warujayeng Polres Nganjuk melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan bullying dan keselamatan berlalu lintas di SD Islam Darush Sholihin, Desa Bagbogo, Kecamatan Tanjunganom, Senin (26/01/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pendekatan edukatif kepada anak-anak merupakan langkah penting dalam membangun karakter sejak dini. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh dalam lingkungan yang saling menghargai, penuh empati, serta memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan.


“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menciptakan suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan membangun sikap saling menghormati, termasuk dalam membiasakan tertib berlalu lintas sejak dini,” tutur Kapolres Nganjuk.


Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaidi, S.H., menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan serta pembinaan karakter anak-anak di wilayah Kecamatan Tanjunganom.


“Kami ingin kehadiran Polri di sekolah dapat dirasakan secara positif, sebagai sahabat anak yang memberikan pendampingan, edukasi, dan motivasi agar mereka terhindar dari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.


Sementara itu, Panit Lantas Polsek Warujayeng Aipda Agung Supriyono yang didampingi Brigadir Rizky Munfarida, S.H., selaku pemateri menjelaskan bahwa materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa.


“Melalui dialog dan contoh sederhana, kami mengajak siswa untuk saling menghargai, berani berbicara jika mengalami hal yang tidak menyenangkan, serta mulai membiasakan diri mematuhi aturan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Aipda Agung.


Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti materi dan aktif berdialog dengan pemateri. Pihak sekolah pun menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.(humas wrj)

Minimalkan Kesalahan, Satlantas Polres Nganjuk Bekali Pemohon SIM Lewat Polantas Menyapa


Nganjuk – Satlantas Polres Nganjuk terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui program Polantas Menyapa. Salah satunya diwujudkan dengan pemberian instruksi dan pembekalan kepada pemohon SIM sebelum melaksanakan ujian praktik di Satpas Polres Nganjuk, Senin (26/01/2026).


Kegiatan tersebut bertujuan untuk meminimalisir kesalahan saat ujian praktik sekaligus memperbesar potensi kelulusan para pemohon SIM. Petugas memberikan penjelasan teknis terkait alur dan tahapan ujian praktik, sehingga pemohon memahami prosedur yang harus dijalani.


Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pembekalan ini merupakan bentuk pelayanan humanis Polri kepada masyarakat.


“Kami ingin memastikan pemohon SIM memahami tata cara ujian praktik dengan benar. Dengan pembekalan yang jelas, diharapkan kesalahan dapat diminimalisir dan pemohon dapat mengikuti ujian dengan lebih percaya diri,” ujarnya.


Instruksi langsung di lapangan disampaikan oleh Briptu Bagas selaku petugas pemberi arahan kepada pemohon SIM. Selain menjelaskan teknis ujian praktik, Briptu Bagas juga menyelipkan imbauan terkait keselamatan berlalu lintas serta etika berkendara yang baik dan benar.


“Kami memberikan arahan mulai dari teknik dasar saat ujian praktik hingga sikap tertib berlalu lintas. Harapannya, setelah memiliki SIM, pemohon tidak hanya lulus ujian, tetapi juga menjadi pengendara yang disiplin dan beretika di jalan,” tutur Briptu Bagas.


Melalui kegiatan Polantas Menyapa di Satpas Polres Nganjuk ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap proses penerbitan SIM semakin transparan, objektif, dan edukatif, serta mampu mencetak pengendara yang sadar keselamatan demi terciptanya kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif. (acha)

Jumat, 23 Januari 2026

Binrohtal dan Santunan Anak Yatim, Polres Nganjuk Tegaskan Nilai Kepedulian dalam Tugas Kepolisian


Nganjuk - Polres Nganjuk menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai spiritual anggota, bertempat di Masjid Al-Ikhlas Polres Nganjuk, Jumat (23/01/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri, Wakapolres Nganjuk, para pejabat utama, anggota Polri, serta ASN Polres Nganjuk. Binrohtal ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter personel yang humanis, peduli, dan berorientasi pada pelayanan yang berkeadilan.


Wakapolres Nganjuk, mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa nilai tolong-menolong dan kepedulian sosial harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.


“Sebagai insan Bhayangkara, kita dituntut untuk hadir dan menolong masyarakat. Ketika anggota Polri tulus membantu dan melayani, di situlah nilai ibadah dan pengabdian berjalan seiring,” ujarnya.


Sementara itu, penceramah KH. Fathul Alim, Ulama Kamtibmas Rejoso, dalam tausiyahnya mengangkat tema “Allah tidak akan henti-hentinya menolong hamba-Nya, selagi hamba itu mau menolong saudaranya” (HR. Muslim). Ia mengaitkan pesan tersebut dengan tugas-tugas kepolisian yang sarat pengabdian.


“Tugas Polri adalah menolong dan melindungi. Selama tugas itu dijalankan dengan niat yang benar, keikhlasan, dan kepedulian kepada sesama, maka pertolongan Allah akan selalu menyertai,” tuturnya.


Melalui kegiatan Binrohtal dan santunan anak yatim ini, Polres Nganjuk berharap nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial semakin tertanam dalam diri setiap personel, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(acha)

Awali Tugas Baru Kapolres Situbondo Silaturahmi ke Pokdarkamtibmas Perkuat Sinergitas


SITUBONDO – Bulan pertama bertugas sebagai Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie terus mengisi kegiatannya dengan silaturahmi ke jajaran pemerintahan Kabupaten Situbondo dan Instansi samping serta Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat termasuk Pokdarkamtibmas.


AKBP Bayu Anuwar yang sebelumnya adalah Pamen Kortastipidkor Polri di Mabes Polri itu mengatakan kegiatan silaturahmi diawal tugasnya untuk menjaga sinergitas dan soliditas dengan lintas sektoral untuk menjaga Kamtibmas tetap kondusif.


Kali ini AKBP Bayu Anuwar didampingi Wakapolres Situbondo, Kompol Toni Irawan, Pejabat Utama (PJU) Polres Situbondo dan Kapolsek Kapongan juga mengunjungi Pokdarkamtibmas (Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).


Kegiatan yang dipusatkan di kediaman Ketua Pokdarkamtibmas Kabupaten Situbondo, H. Hijir Ismail itu juga dihadiri pengurus Pelopor Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo dan perwakilan Forum Komunikasi Deteksi Dini Masyarakat (FKDM) serta tokoh agama dan tokoh masyarakat kecamatan Kapongan.


"Komitmen Polres Situbondo dalam mempererat hubungan antara kepolisian dengan organisasi mitra kamtibmas dan masyarakat luas demi kondusifitas khususnya di Kabupaten Situbondo,"tegas AKBP Bayu Anuwar, Jumat (23/1/26).


Ia berharap dukungan dari tokoh agama dan masyarakat dapat membantu tugas kepolisian dalam menjaga Situbondo tetap kondusif.


"Di awal kepemimpinan kami sebagai Kapolres baru di Situbondo, kami memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat," ungkapnya.


AKBP Bayu Anuwar menegaskan, sinergi dengan Pokdarkamtibmas ini sangat penting sebagai garda terdepan deteksi dini di lingkungan warga.


Pada kesempatan tersebut, AKBP Bayu Anuwar juga memberikan santunan kepada anak yatim secara simbolis.


Selain itu AKBP Bayu juga menyampaikan informasi penting terkait akses kesehatan. 


Ia menyebutkan adanya program bantuan medis gratis bagi anak-anak yang mengidap kelainan fisik tertentu.


"Kami membawa pesan kemanusiaan dari hamba Allah bahwa bagi anak-anak yang membutuhkan tindakan medis khusus, akan difasilitasi pengobatan secara cuma-cuma atau gratis. Silahkan diiformasikan melalui Pokdarkamtibmas atau Bhabinkamtibmas," tambahnya.


Sementara itu,Ketua Pokdarkamtibmas H. Hijir Ismail, mengapresiasi kehadiran Kapolres Situbondo di tengah-tengah pengurus dan masyarakat.


Menurutnya, aksi sosial yang dibalut dengan doa bersama dan pembacaan Sholawat Nariyah ini memberikan dampak positif bagi warga.


"Terimakasih kehadirannya bapak Kapolres yang baru beserta rombongan, dan kami nyatakan siap untuk bersama - sama jaga kondusifitas di Situbondo," ungkapnya.


Diakhir kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah oleh KH Mas Imron dan doa bersama yang dipimpin oleh Gus Nasrullah. (*)

Polrestabes Surabaya Siap Kembalikan 1.050 Unit Hasil Ungkap Curanmor kepada Pemiliknya


SURABAYA — Tren pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terus berulang di Surabaya mendorong Polrestabes Surabaya Polda Jatim untuk mengambil terobosan strategis. 


Dimulai hari Rabu, (21/1/26) bazar pengembalian barang bukti sepeda motor resmi dibuka sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mengembalikan hak masyarakat sekaligus mendorong upaya pencegahan.


Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menegaskan bahwa curanmor masih menjadi persoalan nyata di lapangan meskipun berbagai operasi kepolisian terus dilakukan. 


Menurutnya, sinergi masyarakat diperlukan agar risiko kejahatan dapat ditekan.


Kombes Luthfie mengajak warga agar lebih mawas diri saat memarkir kendaraan. 


Ia menyampaikan bahwa patroli serta tindakan preventif terus digiatkan oleh Polrestabes Surabaya.


“Patroli malam telah saya perintahkan kepada jajaran. Warga juga harus turut mengamankan kendaraannya, jangan ditinggalkan sembarangan dan gunakan pengaman tambahan,”ujarnya, Jumat (23/1/26).


Selain pencegahan, penegakan hukum menjadi strategi utama dalam menekan curanmor. 


Kombes Luthfie menegaskan bahwa keberhasilan aparat tidak berhenti pada penangkapan pelaku lapangan saja.


“Menangkap pelaku di jalan baru sebagian kecil dari pekerjaan. Kami ingin terus memburu jaringan di atasnya, khususnya penadah, agar motor bisa kembali ke pemiliknya,”tegasnya.


Ia menekankan bahwa pengembalian barang bukti merupakan wujud konkret dari proses hukum.


Sebanyak 1.050 unit sepeda motor hasil tindak pidana curanmor, razia balap liar, dan pelanggaran lalu lintas disiapkan untuk diambil oleh pemilik sahnya tanpa biaya, cukup membawa dokumen kepemilikan asli sebagai verifikasi. 


Kombes Luthfie juga menyampaikan pesan tegas kepada para pelaku kejahatan curanmor yang masih beraksi di Surabaya. 


Ia memastikan bahwa tindakan tegas tidak akan ragu diambil jika keselamatan masyarakat dan petugas terancam.


“Siapa pun yang masih nekat, pikirkan kembali. Berhenti, atau kami yang menghentikan,”tegasnya.


Kombes Luthfie berharap program Bazar Ranmor ini dapat membantu masyarakat yang motornya pernah hilang, sekaligus mendorong kesadaran untuk segera melaporkan kehilangan saat tindak pidana terjadi.


"Program ini bukan hanya soal pengembalian motor, tetapi juga membangun kembali rasa aman di tengah masyarakat Surabaya," pungkasnya.


Polrestabes Surabaya Polda Jatim menyatakan bahwa agenda ini akan kembali dilakukan secara bertahap jika diperlukan dan sejalan dengan proses hukum yang berjalan. (*)

Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” Versi Bahasa Inggris Hadir di WEF Swiss 2026, Perkuat Diplomasi Presiden


Jakarta – Buku Rasa Bhayangkara Nusantara karya bersama Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan resmi diperkenalkan di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, sebagai bagian dari penguatan diplomasi Indonesia di panggung global.


Buku versi Bahasa Inggris ini memuat 80 menu pilihan khas Indonesia yang dikembangkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada komunitas internasional.


“Saya menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris kepada Bapak Stefanus Ade Hadiwidjaja, Managing Director, Investment, Danantara Indonesia, untuk ditampilkan di Paviliun Indonesia pada WEF Davos 2026 sebagai bagian dari showcase diplomasi MBG dan khazanah rasa Nusantara,” ujar Dirgayuza Setiawan.


Sebelum diperkenalkan di Davos, buku yang dalam versi bahasa Inggris-nya berjudul “Taste Of Nusantara 80 Bhayangkara Menu For Indonesia’s Free Nutricious Meal’s Program” ini juga telah diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, pada Selasa (20/1/2026) di London, sebagai langkah awal diplomasi kuliner dan ketahanan pangan Indonesia.


“Alhamdulillah, Mas Dirgayuza di tengah kesibukan lawatan bersama Presiden terus berikhtiar memperkenalkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara di tempat-tempat yang istimewa. Setelah sebelumnya diperkenalkan di Kedutaan Besar Indonesia di Inggris, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di WEF Davos, forum bergengsi dunia. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Astacita Presiden kepada dunia,” kata Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Jumat (23/1/2026).


Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar dokumentasi menu, melainkan catatan pengabdian Polri dalam mendukung MBG, mulai dari aktivitas dapur SPPG Polri sejak dini hari hingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol pendekatan baru membangun bangsa melalui perhatian nyata terhadap kesehatan dan gizi generasi masa depan.


Kehadiran buku ini di WEF Davos 2026 menegaskan komitmen Polri dalam mendukung diplomasi Presiden, memperkuat citra positif Indonesia, serta memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara di tingkat global.

Perkuat Transparansi Anggaran, Kapolres Nganjuk Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas Pengelola Keuangan


Nganjuk – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin langsung kegiatan Sosialisasi DIPA RKA-K/L Tahun Anggaran 2026 sekaligus Penandatanganan Pakta Integritas oleh para pejabat Polres Nganjuk yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan di masing-masing bagian, satuan, dan seksi. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rupatama Polres Nganjuk, Jumat (23/01/2026).


Kegiatan ini diikuti oleh Wakapolres Nganjuk KOMPOL Andria Diana Putra, S.E., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk, serta Kapolsek jajaran. Sosialisasi DIPA TA 2026 dilaksanakan sebagai upaya memastikan pemahaman menyeluruh terkait perencanaan, penggunaan, dan pertanggungjawaban anggaran secara akuntabel.


Dalam rangkaian acara tersebut, seluruh pejabat yang mengelola anggaran menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa penandatanganan Pakta Integritas bukan sekadar formalitas, melainkan wujud tanggung jawab moral dan institusional dalam mengelola anggaran negara.


“Pakta integritas ini bukan seremonial, tetapi bentuk pertanggungjawaban kita bersama dalam mengelola anggaran. Anggaran memang mengalami penyesuaian, namun tidak boleh mengurangi pola kerja, kinerja, dan integritas kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas AKBP Suria Miftah Irawan.


Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara efektif, efisien, serta terbuka kepada seluruh anggota. Setiap pimpinan satuan diminta menjelaskan secara transparan kepada anggotanya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, mengingat anggaran merupakan aspek yang sangat sensitif.


Selain itu, Kapolres mengingatkan agar kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja, baik di Mapolres maupun Polsek jajaran, menjadi perhatian serius. Menurutnya, lingkungan yang bersih mencerminkan profesionalisme dan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.


Dalam Pakta Integritas yang dibacakan dan ditandatangani, para pejabat menyatakan komitmen untuk bersikap jujur, objektif, akuntabel, menghindari konflik kepentingan, serta siap menerima konsekuensi apabila melanggar ketentuan yang telah disepakati.


Melalui kegiatan ini, Polres Nganjuk menegaskan komitmennya untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang presisi, profesional, dan dipercaya masyarakat.(acha)

Kamis, 22 Januari 2026

Kapolres Nganjuk Tekankan Keamanan Tahanan, Wakapolres Lakukan Kontrol Ruang dan Sistem Pengamanan


Nganjuk – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., melaksanakan kontrol ruang dan sistem keamanan lingkungan tahanan di Mapolres Nganjuk, Jumat (23/01/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra dengan didampingi Kasat Tahti serta Unit Provost. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, meliputi kondisi ruang tahanan, sistem pengamanan, hingga pengecekan barang-barang milik tahanan yang dimungkinkan dapat membahayakan keselamatan tahanan maupun petugas jaga.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa pengawasan dan kontrol ruang tahanan merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Polres. 


“Keamanan dan keselamatan tahanan adalah tanggung jawab penuh kepolisian. Setiap personel wajib menjalankan tugas sesuai SOP agar tidak terjadi pelanggaran maupun kejadian yang tidak diinginkan,” tegas Kapolres.


Sementara itu, Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra menyampaikan bahwa kegiatan kontrol tersebut juga menjadi sarana evaluasi bagi petugas jaga tahanan. 


“Kami mengingatkan seluruh personel agar selalu waspada, disiplin, dan mematuhi SOP penjagaan tahanan, termasuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang masuk ke ruang tahanan,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan serta profesionalisme personel dalam menjaga keamanan dan keselamatan tahanan, sebagai bagian dari pelayanan kepolisian yang humanis dan bertanggung jawab.(acha)

Dukung Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng Dampingi Program Ketahanan Pangan di Tanjunganom


Nganjuk - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan pemerintah Asta Cita, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjunganom, Polsek Warujayeng, AIPTU Saktian Suryani melaksanakan pemantauan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik Pomosda yang berlokasi di Domplek, Lingkungan Tanjung, Kelurahan/Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jumat (23/01/2026).


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung penuh program strategis pemerintah, khususnya program ketahanan pangan sebagai bagian dari Asta Cita.


“Melalui pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas, kami ingin memastikan pemanfaatan lahan produktif berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini juga menjadi wujud kehadiran Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.


Sementara itu, Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi, S.H., menyampaikan bahwa pemantauan lahan P2B merupakan langkah konkret dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Tanjunganom.


“Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Polsek Warujayeng melalui Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan agar program ketahanan pangan ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak positif,” ungkap Kompol H. Ahmad Junaedi.


Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan melalui P2B ini mampu mendukung kemandirian pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Nganjuk.(acha)

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk Tertibkan Kendaraan Berhenti di Jalur Exit Tol Begadung


Nganjuk – Sebagai langkah preventif untuk menjaga kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas, Unit Patroli Satlantas Polres Nganjuk melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa dengan memberikan imbauan kepada pengendara agar tidak berhenti maupun parkir di sepanjang jalur Exit Tol Begadung, Kabupaten Nganjuk, Jumat (23/1/2026).


Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati sejumlah kendaraan, khususnya truk, yang berhenti di sekitar rambu larangan berhenti. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan exit tol.


Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jalur keluar tol merupakan area steril yang tidak diperbolehkan digunakan untuk berhenti ataupun parkir.


“Exit tol harus tetap steril agar arus kendaraan keluar dan masuk berjalan lancar. Berhenti di area tersebut sangat berbahaya dan dapat memicu kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.


Petugas di lapangan melakukan tindakan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada para pengemudi. Selain itu, Satlantas Polres Nganjuk juga memberikan Teguran Presisi kepada beberapa sopir truk yang kedapatan berhenti di lokasi larangan tersebut. 


Teguran Presisi merupakan aplikasi dari Ditlantas Polda Jawa Timur untuk menegur pelanggar lalu lintas secara elektronik serta mencatatnya ke dalam database Traffic Attitude Record (TAR) yang terhubung dengan NIK KTP.


Sementara itu, Iptu Warji, Kanit Turjagwali Satlantas Polres Nganjuk, menjelaskan bahwa imbauan tersebut bertujuan untuk menciptakan keselamatan bersama di jalan raya.


“Kami mengingatkan para pengemudi agar mematuhi rambu lalu lintas dan tidak berhenti di jalur exit tol. Jika membutuhkan waktu istirahat, silakan mencari lokasi yang aman dan diperbolehkan,” jelasnya.


Melalui kegiatan Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas serta situasi kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Nganjuk. (acha)

Rabu, 21 Januari 2026

Polantas Menyapa, Pelajar Nganjuk Antusias Manfaatkan Layanan SIM PESIAR


Nganjuk - Program Polantas Menyapa terus menghadirkan pelayanan yang adaptif dan ramah bagi generasi muda. Kali ini, pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Nganjuk tampak antusias memanfaatkan layanan SIM PESIAR (Pelayanan SIM Sore) yang diselenggarakan Satlantas Polres Nganjuk di Kantor Satpas Polres Nganjuk, Kamis (22/01/2026).


Layanan SIM PESIAR merupakan program khusus yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa mengganggu jam sekolah maupun perkuliahan. Pelayanan ini dibuka secara rutin setiap hari Rabu mulai pukul 13.30 hingga 16.00 WIB.


Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa tingginya antusiasme pelajar dan mahasiswa menunjukkan bahwa inovasi pelayanan tersebut benar-benar dibutuhkan masyarakat.


“SIM PESIAR kami hadirkan sebagai solusi bagi pelajar dan mahasiswa agar tetap bisa mengurus SIM tanpa harus meninggalkan kegiatan belajar. Ini bagian dari Polantas Menyapa yang berorientasi pada kemudahan dan kenyamanan masyarakat,” ujar AKP Ivan.


Ia menambahkan, selain memberikan kemudahan layanan, Satlantas Polres Nganjuk juga tetap menekankan pentingnya keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas kepada pemohon SIM dari kalangan generasi muda.


Sementara itu, Brigpol Bagas selaku petugas pelayanan SIM menjelaskan bahwa layanan SIM PESIAR berjalan tertib dan kondusif dengan tetap mengedepankan pendekatan edukatif.


“Kami tetap memberikan arahan dan edukasi kepada pemohon SIM, khususnya terkait keselamatan berkendara, sehingga mereka tidak hanya mengejar kelulusan, tetapi juga memahami tanggung jawab sebagai pengguna jalan,” jelas Brigpol Bagas.


Melalui layanan SIM PESIAR, Satlantas Polres Nganjuk berharap dapat mencetak pengemudi muda yang tertib, disiplin, dan berkeselamatan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program Polantas Menyapa.(acha)

Selasa, 20 Januari 2026

Cegah Kecelakaan Fatal, Satlantas Polres Nganjuk Tertibkan Penumpang di Atas Truk Barang


Nganjuk – Sebagai upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas, Unit Patroli Satlantas Polres Nganjuk menghentikan sebuah truk barang yang kedapatan mengangkut sejumlah orang di atas bak kendaraan di jalan raya Baron-Nganjuk. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polantas Menyapa yang dilaksanakan pada Rabu (21/1/2026).

Petugas mendapati beberapa orang berada di atas muatan truk yang berpotensi menimbulkan risiko fatalitas kecelakaan. Menyikapi hal tersebut, anggota Unit Patroli Satlantas Polres Nganjuk mengambil langkah penindakan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada pengemudi maupun penumpang.

Kasat Lantas Polres Nganjuk menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas yang sering kali berawal dari pelanggaran yang dianggap sederhana namun berdampak serius.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Mengangkut penumpang di atas truk barang sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan fatalitas apabila terjadi kecelakaan,” tegasnya.

Selain memberikan imbauan, petugas juga memberikan Teguran Presisi kepada sopir truk. Teguran Presisi merupakan aplikasi dari Ditlantas Polda Jawa Timur yang digunakan untuk menegur pelanggar lalu lintas secara elektronik, sekaligus mencatat pelanggaran ke dalam database Traffic Attitude Record (TAR) yang terhubung dengan NIK KTP pelanggar.

Sementara itu, Iptu Warji, Kanit Patroli Satlantas Polres Nganjuk, menambahkan bahwa seluruh penumpang diminta turun demi keselamatan bersama.

“Kami mengingatkan sopir agar tidak menerima penumpang di atas truk barang, dan kepada masyarakat kami imbau untuk tidak memaksakan diri menumpang kendaraan yang tidak diperuntukkan bagi penumpang,” ujarnya.

Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga dapat menekan angka kecelakaan dan menciptakan keamanan serta keselamatan di jalan raya. (acha)

Senin, 19 Januari 2026

Satlantas Nganjuk Kedepankan Pelayanan Inklusif bagi Pemohon SIM Lansia


Nganjuk - Satlantas Polres Nganjuk terus mengedepankan pelayanan humanis melalui program Polantas Menyapa. Kali ini, pendampingan khusus diberikan kepada pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) dari kalangan lanjut usia (lansia) di Kantor Satpas Polres Nganjuk, Selasa (20/01/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Gathut selaku petugas mendampingi pemohon SIM lansia dengan memberikan informasi secara sejelas-jelasnya, mulai dari persyaratan administrasi, alur pelayanan, hingga tahapan ujian, sehingga pemohon merasa nyaman dan tidak mengalami kesulitan.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara humanis dan berkeadilan, termasuk bagi kelompok rentan seperti lansia.


“Pelayanan SIM bagi lansia harus dilakukan dengan pendekatan yang ramah dan penuh empati. Melalui Polantas Menyapa, kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah dipahami dan nyaman,” ujar AKBP Suria.


Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen Satlantas dalam memberikan pelayanan yang inklusif.


“Kami pastikan pemohon SIM lansia mendapatkan pendampingan dan penjelasan yang jelas agar proses pelayanan berjalan lancar dan tidak membingungkan,” ungkap AKP Ivan.


Di sisi lain, Brigpol Gathut menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan dengan komunikasi yang sederhana dan bertahap.


“Kami dampingi pemohon SIM lansia secara langsung dan menjelaskan setiap tahapan dengan bahasa yang mudah dipahami agar mereka merasa tenang dan terbantu,” jelasnya.


Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap program Polantas Menyapa terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.(acha)

Minggu, 18 Januari 2026

Tradisi Pedang Pora dan Banjari Sambut Kapolres Baru Nganjuk


Nganjuk – Polres Nganjuk menyambut pertama kali kedatangan Kapolres Nganjuk yang baru saat menapakkan kaki di Mako Polres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui tradisi pedang pora yang dipadukan dengan iringan kesenian Banjari, musik Islam tradisional yang melantunkan shalawat serta pujian kepada Nabi Muhammad SAW, Senin (19/01/2026).


Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan penuh makna. Kapolres Nganjuk disambut langsung oleh Wakapolres Nganjuk, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, perwira, anggota, serta ASN Polres Nganjuk.


Tradisi pedang pora menjadi simbol kehormatan dan penerimaan pimpinan baru, sementara iringan Banjari menghadirkan nuansa religius yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Nganjuk.


AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., resmi menggantikan AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., yang telah menjabat sebagai Kapolres Nganjuk selama kurang lebih delapan bulan. Selanjutnya, AKBP Henri Noveri Santoso mengemban amanah baru sebagai Wadirreskrimsus Polda Jawa Timur.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Henri Noveri Santoso menyampaikan dukungan penuh kepada Kapolres Nganjuk yang baru beserta seluruh jajaran. Ia berharap seluruh personel dapat terus meningkatkan etos kerja yang selama ini telah berjalan dengan baik, demi kepentingan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Teruskan hal-hal positif yang sudah berjalan, tingkatkan kinerja, dan laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.


Menanggapi hal tersebut, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat kinerja yang telah dibangun sebelumnya. Ia mengajak seluruh personel Polres Nganjuk untuk bekerja dengan ikhlas, profesional, dan penuh tanggung jawab dalam melayani masyarakat.


“Apa yang sudah baik akan kita pertahankan dan tingkatkan bersama. Saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan hati, menjaga soliditas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Nganjuk,” tuturnya.


Sebelum menjabat sebagai Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan diketahui menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Jawa Timur. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam melanjutkan program kerja serta meningkatkan kinerja Polres Nganjuk, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat dan energi baru bagi seluruh jajaran Polres Nganjuk untuk terus memperkuat profesionalisme, soliditas internal, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk.(acha)

Rabu, 14 Januari 2026

SIM Sore PESIAR, Solusi Pelajar Urus SIM Tanpa Ganggu Jam Sekolah


Nganjuk - Satlantas Polres Nganjuk kembali menghadirkan inovasi pelayanan melalui program Polantas Menyapa dengan membuka layanan PESIAR (Pelayanan SIM Sore Khusus Pelajar) di Kantor Satpas Polres Nganjuk. Layanan ini ditujukan bagi pemohon SIM dari kalangan pelajar dan mahasiswa, Kamis (15/01/2026).


Layanan PESIAR dihadirkan sebagai solusi bagi pelajar dan mahasiswa yang memiliki keterbatasan waktu pada jam sekolah maupun perkuliahan. Pelayanan ini dibuka secara rutin setiap hari Rabu mulai pukul 13.30 hingga 16.00 WIB.


Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa PESIAR merupakan bentuk komitmen Satlantas Polres Nganjuk dalam mendekatkan pelayanan kepada generasi muda.


“Melalui layanan PESIAR, kami ingin memberikan kemudahan bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengurus SIM tanpa mengganggu aktivitas belajar. Ini bagian dari Polantas Menyapa agar pelayanan semakin adaptif dengan kebutuhan masyarakat,” ujar AKP Ivan.


Ia menambahkan, selain memberikan kemudahan layanan, Satlantas Polres Nganjuk juga tetap menekankan pentingnya keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas kepada pemohon SIM dari kalangan pelajar.


Dengan hadirnya layanan PESIAR, diharapkan generasi muda dapat tertib administrasi sekaligus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk.(acha)

Selasa, 13 Januari 2026

Kepala Desa Cibinong Dukung Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara


BOGOR — Kepala Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Herry Mulyadi, menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di wilayah Desa Cibinong. Dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.


Dalam keterangannya, Herry Mulyadi menegaskan bahwa pada prinsipnya Pemerintah Desa Cibinong mendukung setiap program pembangunan yang berorientasi pada kemajuan pendidikan, khususnya yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor dan sekitarnya.


“Pemerintah Desa Cibinong pada dasarnya mendukung pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia,” ujar Herry Mulyadi.


Ia menilai, kehadiran SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan berkualitas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka peluang kerja baru.


“Pembangunan sekolah ini kami harapkan dapat memberikan efek ganda, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi masyarakat,” tambahnya.


Meski demikian, Herry Mulyadi menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang intensif antara pihak pengelola pembangunan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Menurutnya, hal tersebut diperlukan agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.


“Koordinasi yang baik sangat diperlukan agar proses pembangunan berjalan tertib, transparan, serta tidak menimbulkan dampak sosial maupun lingkungan yang merugikan warga,” jelasnya.


Lebih lanjut, Herry menyatakan bahwa Pemerintah Desa Cibinong siap berkoordinasi dan mendukung langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.


Ia pun berharap pembangunan sekolah tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Cibinong dan wilayah sekitarnya.


“Harapan kami, pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi pendidikan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Polres Malang Kembali Bongkar Area Sabung Ayam di Kalipare


MALANG – Polres Malang Polda Jatim menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan praktik perjudian di wilayah Dusun Sumbertimo, Desa Arjosari, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. 


Laporan tersebut diterima melalui layanan pengaduan (Call Center bebas pulsa) 110, Selasa (13/1/2026).


Informasi awal disampaikan warga yang melaporkan adanya aktivitas perjudian jenis sabung ayam, dadu, dan cap jiki di satu lokasi yang sama. 


Pelapor menyebutkan kegiatan tersebut diduga telah berlangsung selama beberapa bulan dengan jam operasional tertentu.


Menindaklanjuti laporan itu, petugas dari Polsek Kalipare Polres Malang langsung mendatangi lokasi yang dimaksud pada Selasa siang. 


Namun saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan aktivitas perjudian.


Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, meski tidak mendapati kegiatan judi yang sedang berlangsung, petugas menemukan sejumlah sarana yang diduga pernah digunakan untuk praktik sabung ayam.


“Petugas mendatangi lokasi sesuai laporan masyarakat. Saat tiba di TKP tidak ditemukan aktivitas perjudian, namun masih terdapat sarana yang diduga pernah digunakan. Sarana tersebut kemudian dilakukan penertiban dengan cara dibongkar,” ujar AKP Bambang, Rabu (14/1/2026).


Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat sekaligus upaya pencegahan agar lokasi tidak kembali digunakan untuk aktivitas perjudian.


“Penanganan ini adalah menutup peluang terjadinya kembali praktik perjudian. Selain pembongkaran sarana, petugas juga memberikan imbauan kepada warga sekitar agar tidak terlibat dalam perjudian dalam bentuk apa pun,” jelasnya.


Selain itu, lanjut Bmbang, polisi juga melakukan pendekatan preemtif dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan aktivitas serupa.


“Kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga kamtibmas. Jika mengetahui adanya perjudian atau tindak pidana lainnya, segera laporkan melalui call center 110 agar bisa segera kami tindaklanjuti,” pungkas AKP Bambang. (*)