Slide # 1

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 2

INFINIX

FTo put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 3

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 4

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 5

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Senin, 09 Februari 2026

Pastikan Mudik Aman, Ditlantas Polda Jatim Lakukan Ramp Check Bus di Nganjuk

 


Lonjakan perjalanan saat Lebaran mendorong kepolisian untuk memastikan keselamatan angkutan umum. Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Nganjuk dan Dinas Perhubungan setempat melaksanakan ramp check bus di Kabupaten Nganjuk.

Pemeriksaan dilakukan di Garasi PT Sami Mulyo Gemilang sebagai bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026 dan persiapan arus mudik serta balik Idul Fitri 1447 H, Selasa (10/2/2026).

Dipimpin AKP Rizki Julianda P. B, S.I.K., tim Subditkamsel memeriksa kondisi teknis kendaraan, mulai dari rem, ban, lampu, hingga kelengkapan dokumen kendaraan.

Petugas juga memberikan edukasi kepada pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan mematuhi aturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Nganjuk menilai ramp check sebagai langkah penting untuk menekan potensi kecelakaan, khususnya yang melibatkan angkutan umum.

Melalui kegiatan ini, armada bus diharapkan siap melayani masyarakat dengan standar keselamatan yang optimal selama momentum Lebaran 2026.

Minggu, 08 Februari 2026

Pendekatan Edukatif Warnai Operasi Keselamatan Semeru di Nganjuk

 


NGANJUK
 – Satlantas Polres Nganjuk Polda Jawa Timur mengedepankan pendekatan edukatif dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Pelajar yang melanggar aturan lalu lintas diberikan pembinaan langsung sebagai bentuk peringatan sekaligus pembelajaran.

IPTU Warji menyebutkan bahwa metode ini bertujuan menumbuhkan kesadaran, bukan sekadar memberi efek jera.

Petugas juga mengingatkan bahwa pelanggaran berulang akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan langkah ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh sejak usia pelajar.

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Situbondo Sapa Warga di CFD


SITUBONDO
– Polres Situbondo Polda Jawa Timur terus mengedepankan cara humanis dalam menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

Dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026, personel Satlantas dan Samapta menyambangi area Car Free Day untuk berinteraksi langsung dengan warga.

Selain berdialog, petugas juga membagikan brosur berisi informasi keselamatan berkendara dan aturan lalu lintas yang perlu dipahami masyarakat.

Kasat Lantas AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan, CFD dipilih karena menjadi ruang publik yang efektif untuk membangun komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat.

Respons positif pun terlihat dari antusiasme warga yang aktif bertanya seputar aturan lalu lintas dan keselamatan di jalan.

Dari Pengamanan ke Kepedulian, Polres Bondowoso Sentuh Hati Penghuni Panti Jompo

BONDOWOSO – Polri terus memperluas makna pelayanan dengan tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga hadir membawa empati. Hal itu tercermin dari kegiatan sosial yang dilakukan Polres Bondowoso Polda Jawa Timur.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo bersama pejabat utama mengunjungi Panti Jompo UPT Tresna Werdha di Kecamatan Sekarputih.

Dalam kunjungan tersebut, ratusan bingkisan diser
ahkan kepada para lansia sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan dorongan langsung agar jajaran Bhabinkamtibmas terus aktif membantu masyarakat, seperti yang selama ini dilakukan oleh Aiptu Ahmad Abadi.

Peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat kembali diperkuat melalui aksi nyata yang berdampak langsung.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Polres Bondowoso berkomitmen membangun kepercayaan publik melalui pendekatan humanis.

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Malang Sentuh Sopir Bus Lewat Polantas Menyapa


MALANG
– Dalam rangka menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan, Polres Malang Polda Jawa Timur mengoptimalkan pendekatan humanis selama Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Malang menghadirkan video keselamatan yang diputar langsung di bus angkutan umum.

Sasaran utama kegiatan ini adalah para pengemudi dan kru bus, yang setiap harinya bertanggung jawab atas keselamatan banyak penumpang.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menyampaikan bahwa pesan keselamatan yang disampaikan secara visual dinilai lebih mudah dipahami dan diingat.

Ia menekankan pentingnya peran angkutan umum dalam menekan angka kecelakaan, sehingga standar keselamatan harus dipatuhi secara konsisten.

Melalui langkah preemtif dan preventif ini, Satlantas Polres Malang berharap situasi lalu lintas menjelang Idul Fitri 2026 dapat berjalan aman dan kondusif.

Sabtu, 07 Februari 2026

Satlantas Polres Blitar Gelar Aksi Simpatik, Keselamatan Jalan Jadi Prioritas

 


Keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian serius Satlantas Polres Blitar Polda Jawa Timur. Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, polisi menggelar aksi simpatik dengan menyasar pengguna jalan secara langsung.

Kegiatan berlangsung di Terminal Kesamben dengan melibatkan sopir bus, penumpang, serta masyarakat sekitar. Edukasi tentang potensi bahaya di jalan raya menjadi materi utama yang disampaikan petugas.

Kasat Lantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang agar masyarakat merasa dilayani, bukan diawasi. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan bersifat persuasif.

Selain edukasi, pengemudi angkutan umum mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis serta tes urine. Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan dini terhadap risiko kecelakaan.

Dengan dukungan lintas sektoral dan peran aktif masyarakat, AKP Galih optimistis angka kecelakaan di Kabupaten Blitar dapat ditekan. Ia berharap kegiatan ini mampu membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.

Sinergi Polri dan Warga, Pantai Probolinggo Dipercantik Bersama

 


Semangat kebersamaan terlihat di kawasan pesisir Kabupaten Probolinggo saat Polres Probolinggo Polda Jawa Timur menggelar kerja bakti bersama warga dalam rangka Gerakan Indonesia Asri.

Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (6/2/2026) ini menyasar beberapa pantai andalan daerah, seperti Pantai Pesona Dringu, Bentar, Duta, dan Bohay. Pantai-pantai tersebut dikenal sebagai tujuan wisata favorit masyarakat.

Melalui aksi bersih-bersih ini, Polres Probolinggo ingin menanamkan kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pantai yang terawat akan menciptakan kenyamanan bagi wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polri siap menjadi mitra masyarakat dalam berbagai kegiatan positif, termasuk pelestarian lingkungan.

Warga pun menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap dapat dilakukan secara rutin. Dengan kolaborasi yang terus terjaga, destinasi wisata pantai di Kabupaten Probolinggo diharapkan semakin berkembang dan berkelanjutan.

Stok Aman, Harga Terkendali: Polisi Pastikan Bapokting di Malang Stabil

 


Kepastian ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian utama aparat kepolisian menjelang Ramadan 2026. Untuk itu, Satgas Pangan Polres Malang Polda Jawa Timur turun langsung ke lapangan memantau kondisi pasar.

Kegiatan pemantauan dilakukan di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026). Sejumlah komoditas strategis diperiksa, mulai dari beras, minyak goreng, daging, telur, hingga sayuran dan cabai.

Hasilnya, stok bahan pokok di Kabupaten Malang dinilai aman dan mencukupi. Harga juga masih stabil dan belum menunjukkan gejolak berarti.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa beban kenaikan harga.

Ia mengakui adanya potensi kenaikan harga cabai rawit merah akibat faktor cuaca. Namun, koordinasi dengan distributor dan pemangku kepentingan terus dilakukan agar dampaknya dapat ditekan.

Dengan pengawasan yang berkelanjutan, Polres Malang berharap situasi pasar tetap kondusif. Kepolisian juga mengingatkan seluruh pelaku usaha agar menjalankan aktivitas perdagangan secara jujur demi kenyamanan masyarakat selama Ramadan.

Polri dan Himbara Bersinergi, Petani Jagung Kini Lebih Terlindungi


Penguatan ketahanan pangan nasional membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Hal inilah yang dilakukan Polri melalui penguatan ekosistem pertanian jagung pakan ternak.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Mabes Polri pada Jumat (6/2), Polri menggandeng Kementerian Pertanian, Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, dan Himbara untuk menyusun strategi pertanian jagung yang berkelanjutan.

Rakor dipimpin oleh Brigjen Langgeng Purnomo dan diikuti oleh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring. Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa Indonesia berhasil memenuhi kebutuhan jagung pakan ternak tanpa impor pada 2025.

Ke depan, Polri fokus memperkuat sisi hulu melalui akses pembiayaan. Kelompok tani jagung difasilitasi untuk memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank Himbara.

Contoh penerapan program ini terlihat di wilayah Jawa Barat. Petani di Nagreg dan Ciamis mendapatkan kredit modal yang membantu mereka kembali menanam dan memperluas lahan.

Sementara itu, BRI menyiapkan plafon KUR Mikro sebesar Rp180 triliun pada 2026, termasuk untuk sektor pertanian jagung. Sinergi pembiayaan dan penyerapan hasil panen diharapkan mampu menciptakan sistem pertanian jagung yang lebih stabil dan berpihak pada petani.

Jumat, 06 Februari 2026

Binrohtal Polres Nganjuk, Bekal Spiritual Personel Hadapi Ramadhan


Nganjuk
– Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Polres Nganjuk menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) sebagai upaya memperkuat keimanan serta etika kerja anggota kepolisian. Kegiatan berlangsung di Masjid Al Ikhlas Polres Nganjuk, Jumat (06/02/2026).

Dipimpin Kabag SDM Polres Nganjuk, Kompol Burhanudin, S.Sos., kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur pimpinan, anggota Polri, dan ASN. Tausiyah disampaikan oleh H. Rohani, Ulama Kamtibmas Polsek Berbek.

Dalam ceramahnya, H. Rohani menjelaskan bahwa esensi Ramadhan terletak pada pembentukan sikap jujur, adil, dan mampu mengendalikan diri. Ia menilai, nilai tersebut menjadi landasan penting bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan melalui Kompol Burhanudin menegaskan bahwa Ramadhan harus dimaknai sebagai momen refleksi diri bagi personel Polri agar semakin profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Selain kegiatan pembinaan spiritual, Polres Nganjuk juga melaksanakan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel mampu mengaplikasikan nilai-nilai Ramadhan dalam tugas sehari-hari demi terwujudnya Polri yang humanis dan dipercaya masyarakat.

Korlantas Polri Percepat Modernisasi Lalu Lintas Lewat ETLE Mobile Handheld di Kaltim


Modernisasi sistem lalu lintas kembali diperkuat Korlantas Polri melalui distribusi ETLE Mobile Handheld ke Ditlantas Polda Kalimantan Timur. Langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas penindakan pelanggaran di lapangan.

ETLE Mobile Handheld memungkinkan petugas melakukan perekaman pelanggaran secara langsung dengan bukti visual yang valid. Data tersebut menjadi dasar penindakan yang transparan dan sesuai aturan hukum.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho yang mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kepolisian. Pelaksanaan teknis dikoordinasikan oleh jajaran Ditgakkum Korlantas Polri.

Seluruh hasil penindakan terintegrasi ke dalam sistem ETLE Nasional, sehingga menjamin keseragaman proses dan kepastian hukum bagi masyarakat.

Polri berharap penerapan ETLE Mobile Handheld dapat meningkatkan disiplin berlalu lintas serta mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang aman dan berkeselamatan di wilayah Kalimantan Timur.

Program P2L Jadi Sarana Taruna Akpol Dukung UMKM dan Ketahanan Pangan Aceh Tamiang


Penguatan ketahanan pangan dan UMKM lokal menjadi fokus utama Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di Aceh Tamiang. Melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), taruna membantu warga memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber ekonomi baru.

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Kuala Simpang ini menyasar pekarangan warga yang sempat tidak produktif akibat bencana alam. Dengan pendampingan intensif, warga didorong untuk menanam komoditas pangan yang bermanfaat bagi konsumsi rumah tangga maupun usaha kecil.

Program P2L merupakan bagian dari Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) dan sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat menunjukkan peran Polri yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga kesejahteraan warga.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menilai kegiatan ini mampu membangun kepercayaan publik terhadap Polri. Menurutnya, keterlibatan langsung taruna menjadi bukti kepedulian Polri terhadap pemulihan ekonomi masyarakat.

Melalui P2L, masyarakat Aceh Tamiang diharapkan dapat bangkit secara mandiri, memiliki ketahanan pangan yang kuat, serta mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.

Dialog Santai Coffee Mobiling, Polres Nganjuk Dengarkan Keluhan Warga


Nganjuk – Dalam upaya menciptakan kamtibmas yang kondusif, Polres Nganjuk menggelar Ngopi Bareng Wong Binmas di wilayah Patianrowo, Kamis (5/2/2026).

Program Coffee Mobiling ini dirancang sebagai ruang diskusi informal agar warga merasa nyaman menyampaikan aspirasi.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyebut kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi hal penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan.

Warga juga diingatkan agar memanfaatkan layanan pengaduan resmi Polres Nganjuk dan Call Center 110.

Kasat Binmas AKP Ari Hartono mengatakan kegiatan ini disambut antusias karena memberikan pemahaman langsung tentang tugas kepolisian.

Beberapa keluhan yang muncul antara lain soal patroli di jalan gelap, kebutuhan pupuk petani, dan kemudahan mengurus SIM.

Melalui Coffee Mobiling, Polres Nganjuk berupaya menjaga sinergi dengan masyarakat demi keamanan bersama.

Polres Nganjuk Gandeng PWI, Perkuat Informasi Publik dan Aksi Sosial


Kolaborasi antara Polres Nganjuk dan PWI Kabupaten Nganjuk terus diperluas. Selain membahas pemberitaan kepolisian, kedua pihak juga menyiapkan kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menerima kunjungan PWI Kabupaten Nganjuk yang dipimpin Ketua Bagus Jatikusumo. Pertemuan ini berlangsung di ruang kerja Kapolres dan dihadiri jajaran pimpinan Polres Nganjuk.

Kapolres menilai peran media sangat penting dalam membangun komunikasi yang sehat antara Polri dan masyarakat. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.

Dalam pertemuan tersebut, PWI Kabupaten Nganjuk mengusulkan kegiatan kemanusiaan peduli disabilitas sebagai bagian dari agenda HPN 2026.

Kapolres Nganjuk menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut dan menegaskan kesiapan Polres Nganjuk untuk bersinergi dalam kegiatan sosial.

Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk.

Polres Nganjuk dan PSHT Perkuat Koordinasi Pengamanan Parluh 2026


Silaturahmi antara aparat kepolisian dan organisasi masyarakat menjadi kunci menjaga keamanan wilayah. Hal inilah yang dilakukan Kapolres Nganjuk saat bertemu Ketua PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun.

Pertemuan berlangsung Kamis (5/2/2026) di Kelurahan Bogo, Nganjuk, dengan dihadiri jajaran pimpinan Polres dan pengurus PSHT.

Agenda utama pertemuan membahas kesiapan pengamanan menjelang Parapatan Luhur PSHT 2026 yang akan digelar di Madiun.

Kapolres menekankan pentingnya kedewasaan warga PSHT dalam menyikapi dinamika situasi serta tidak mudah terpengaruh isu negatif.

Pengamanan akan difokuskan pada langkah preventif dengan penempatan personel di titik-titik rawan.

Ketua PSHT Cabang Nganjuk menyampaikan komitmen untuk mendukung pengamanan dan menjaga ketertiban di wilayah Nganjuk.

Kerja sama ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara kepolisian dan masyarakat.

Kamis, 05 Februari 2026

Boneka Semeru dan Zebra Temani Polsanak Satlantas Nganjuk


Suasana ceria terlihat di TK RA Kartini Desa Girirejo saat Satlantas Polres Nganjuk menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak), Jumat (6/2/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini bertujuan mengenalkan aturan lalu lintas kepada anak-anak dengan pendekatan yang ramah dan mudah dipahami.

Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian menyampaikan bahwa anak-anak perlu diperkenalkan pada keselamatan berlalu lintas sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin.

Selain menerima materi, anak-anak juga diajak bermain dan berinteraksi bersama boneka Semeru dan Zebra. Media ini digunakan untuk menyampaikan pesan keselamatan dengan cara yang menyenangkan.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Nganjuk Iptu Dwi Purnomo menambahkan bahwa metode edukasi melalui permainan terbukti efektif untuk meningkatkan pemahaman anak usia dini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pesan keselamatan berlalu lintas dapat melekat dan menjadi kebiasaan positif di masa depan.

Polres Probolinggo Kota Bekali Siswa Pemahaman Dampak Bullying


Kesadaran akan bahaya bullying perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Oleh karena itu, Polres Probolinggo Kota menggelar sosialisasi edukatif di SMPN 4 Kota Probolinggo.

Sebanyak 768 siswa dari berbagai jenjang kelas mengikuti kegiatan ini dengan antusias, didampingi para guru.

Dalam sesi tersebut, polisi menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga psikologis bagi korban.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menyebutkan bahwa anak perlu memahami haknya untuk tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang aman.

Materi hukum terkait sistem peradilan anak juga disampaikan agar siswa mengetahui konsekuensi dari tindakan melanggar hukum.

Ia menekankan bahwa peran orang tua dan guru sangat penting dalam mengawasi perilaku anak.

Langkah preventif ini diharapkan mampu memutus mata rantai bullying di lingkungan sekolah.

Jaga Keselamatan Peserta Harlah NU, Bus Pariwisata di Lamongan Dicek Polisi


Polres Lamongan mengambil langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas saat pemberangkatan peserta Harlah NU. Salah satunya melalui ramp check bus pariwisata.

Kegiatan tersebut digelar pada Jumat (6/2/2026) dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026. Pemeriksaan dilakukan di sejumlah PO bus pariwisata yang akan memberangkatkan peserta menuju Malang.

Iptu Debbhy S selaku Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan menegaskan bahwa keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama. Ia memastikan seluruh armada yang digunakan benar-benar siap beroperasi.

Pemeriksaan meliputi dokumen kendaraan dan pengemudi, kondisi teknis seperti sistem pengereman dan ban, hingga perlengkapan keselamatan.

Pengemudi juga diberikan pesan keselamatan agar tidak mengemudi dalam kondisi lelah dan selalu menaati aturan lalu lintas.

PCNU Lamongan menyambut baik kegiatan ini. Gus Syahrul Munir menyebut koordinasi telah dilakukan untuk memastikan keberangkatan sekitar 17 bus berjalan tertib dan aman.

Kabareskrim Tegaskan Peran Negara Jaga Pangan Jelang Hari Raya


Menghadapi potensi gejolak harga pangan menjelang HBKN 2026, pemerintah kembali mengaktifkan Satgas Saber secara nasional. Upaya ini bertujuan melindungi konsumen dan menjaga iklim usaha yang sehat.

Kabareskrim Polri menyampaikan bahwa pengawasan akan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah daerah.

Satgas difokuskan pada pengawasan komoditas strategis yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Penegakan hukum tetap menjadi opsi terakhir setelah langkah pencegahan dan pembinaan dilakukan.

Dengan penguatan Satgas Saber, stabilitas pangan nasional diharapkan tetap terjaga sepanjang tahun 2026.

Rabu, 04 Februari 2026

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polwan Nganjuk Ajak Pelajar Lebih Disiplin Berkendara


Nganjuk – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polwan Satlantas Polres Nganjuk aktif memberikan edukasi kepada pelajar SMA melalui kegiatan Polantas Menyapa, Kamis (05/02/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan mendatangi langsung para pelajar yang tengah beraktivitas di sekitar Alun-Alun Nganjuk. Edukasi diberikan agar generasi muda memahami risiko pelanggaran lalu lintas dan pentingnya keselamatan di jalan.

Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, menegaskan bahwa sosialisasi kepada pelajar menjadi langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.

Sementara itu, Briptu Lourna mengingatkan para siswa untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta menjaga etika saat berkendara. Leaflet edukatif turut dibagikan sebagai penguat pesan keselamatan.

Dengan adanya kegiatan ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap pelajar dapat berperan aktif sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan mendukung terciptanya keamanan di jalan raya.

Senin, 02 Februari 2026

Polres Bondowoso Periksa Kesehatan Sopir Angkutan Umum di Hari Pertama Ops Keselamatan Semeru


BONDOWOSO – Hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Bondowoso Polda Jatim melalui Satgas Preemtif dan Satgas Preventif, melaksanakan kegiatan ramp check kendaraan bus dan angkutan umum.


Tak hanya itu, pemeriksaan kesehatan awak bus dan angkutan umum pun juga dilakukan oleh Sie Dokkes Polres Bondowoso Polda Jatim.


Kasat Lantas Polres Bondowoso, AKP Irwan Rizki Prakoso mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi umum kesehatan, serta pemantauan kondisi fisik pengemudi sebelum melaksanakan perjalanan.


Sementara itu kegiatan ramp check dilaksanakan di Pool Bus dan terminal Bondowoso. 


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kelayakan kendaraan bus.


"Kami lakukan pemeriksaan kondisi rem, lampu, ban, wiper, klakson, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta peralatan keselamatan lainnya yang wajib dimiliki kendaraan angkutan umum," terang AKP Irwan, Senin (2/2/26).


Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ramp check dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dan preemtif dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, yang mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas. 


"Dengan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta pengemudi dalam keadaan sehat, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan bagi penumpang maupun pengguna jalan lainnya,"pungkas AKP Irwan. (*)

Jelang Ramadhan Polres Pamekasan Gelar Razia Miras


PAMEKASAN – Polres Pamekasan Polda Jawa Timur mengamankan ratusan botol minuman keras (Miras) yang diduga dijual secara ilegal.


Razia dilakukan di sejumlah titik di Kabupaten Pamekasan yang diduga menjadi lokasi peredaran miras.


Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto, S.H.,M.H menyampaikan, bahwa Polres Pamekasan beserta Polsek jajarannya menggelar razia miras  sebagai upaya untuk meminimalisir potensi gangguan Kamtibmas.


"Razia miras kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas di Kabupaten Pamekasan, terlebih ini menjelang bulan suci Ramadhan," ujar AKP Yoyok, Selasa (3/2/26).


Dalam pelaksanaan razia, petugas melakukan pemeriksaan di warung-warung, kios, serta tempat-tempat yang dicurigai menjual atau menyimpan minuman keras. 


Kasatreskrim Polres Pamekasan menerangkan, dalam kegiatan razia, petugas tetap mengedepankan sikap humanis namun tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


“Razia miras ini kami lakukan juga untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta mencegah dampak negatif miras yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," ujar AKP Yoyok.


Dari hasil razia tersebut, petugas berhasil mengamankan ratusan botol yang berisikan minuman keras dari berbagai merek.


"Lebih kurang ada 370 an botol miras kami amankan,sedangkan penjual kami data untuk proses lebih lanjut," ujar AKP Yoyok.


Ia menegaskan kegiatan razia minuman keras akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama menghimbau kepada masyarakat yang mendapati warung, kios atau tempat lainnya yang menjual miras, bisa melaporkan melalui Call Center Polri 110.


"Call Center Polri 110 menyediakan akses cepat, mudah, dan gratis (bebas pulsa) selama 24 jam bagi masyarakat untuk melaporkan keadaan darurat, tindak kriminal, kecelakaan, bencana, atau gangguan keamanan lainnya," kata Ipda Yoni.


Melalui layanan ini, Ipda Yoni mengatakan Polres Pamekasan ingin meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat respon petugas atas laporan masyarakat oleh kepolisian di lapangan.


"Call Center 110 ini didukung oleh fitur modern yang dapat menampilkan data lokasi dan identitas pelapor secara otomatis, sehingga mempermudah penanganan di lapangan," pungkas Ipda Yoni. (*)

Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian, Kapolres Nganjuk Apresiasi Dedikasi Anggota Polri


Nganjuk – Polres Nganjuk menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polri Periode 1 Februari 2026 di Lapangan Apel Mapolres Nganjuk, Selasa (03/02/2026) pagi. Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa Timur tentang kenaikan pangkat pengabdian dari AKP ke Kompol sebagai bentuk penghargaan institusi Polri atas dedikasi, integritas, serta loyalitas anggota dalam melaksanakan tugas hingga akhir masa dinasnya.

Dalam sambutan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., yang dibacakan Wakapolres, disampaikan bahwa kenaikan pangkat pengabdian bukanlah hak rutin setiap periode, melainkan sebuah penghargaan yang diberikan kepada anggota yang dinilai layak melalui mekanisme dan penilaian ketat oleh pimpinan.

“Kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan institusi Polri atas pengabdian anggota yang dinilai patut dan layak, baik dari aspek etika, moral, maupun dedikasi dalam pelaksanaan tugas,” ujar Kompol Andria.

Lebih lanjut dijelaskan, proses pengusulan kenaikan pangkat pengabdian telah melalui tahapan sidang Dewan Pertimbangan Karier, verifikasi aplikasi E-UKP dari tingkat Polres hingga Mabes Polri, serta pemenuhan persyaratan administrasi dan tanda kehormatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Nganjuk melalui Wakapolres menyampaikan ucapan selamat kepada Kompol Santoso, S.H., Kapolsek Prambon, yang menerima kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi.

“Kami mengucapkan selamat kepada Kompol Santoso, S.H. atas kenaikan pangkat pengabdian ini. Prestasi ini menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh personel agar senantiasa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme,” lanjutnya.

Kapolres Nganjuk juga mendoakan agar Kompol Santoso, S.H. yang dalam waktu dekat akan memasuki masa purna bhakti, senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan bersama keluarga.

Di akhir sambutan, Kapolres Nganjuk berpesan kepada seluruh personel Polres Nganjuk agar selalu mawas diri, menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin, kode etik, maupun pidana, serta tetap menjaga marwah institusi Polri di tengah dinamika dan tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Laksanakan tugas dengan profesional, sesuai prosedur, dan selalu libatkan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap langkah pengabdian, agar setiap tugas yang kita jalankan bernilai ibadah,” tutupnya.

Ditemui usai upacara, Kompol Santoso, S.H. menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan apresiasi pimpinan serta seluruh rekan kerja. Ia mengungkapkan bahwa kurang beberapa bulan lagi dirinya akan kembali ke masyarakat seiring memasuki masa purna bhakti.

“Saya akan kembali ke masyarakat seiring memasuki masa purna bhakti, untuk itu saya berkomitmen mengakhiri masa pengabdian ini dengan tetap menjaga integritas, profesionalisme, serta memberikan teladan yang baik, baik sebagai anggota Polri maupun sebagai bagian dari masyarakat,” ujar Kompol Santoso.(acha)

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk Berikan Teguran Presisi kepada Pengendara Tanpa Helm


Nganjuk – Satlantas Polres Nganjuk kembali melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa dengan memberikan teguran kepada pengendara atau penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm saat berkendara, Selasa (03/02/2026).


Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati sejumlah pengendara atau penumpang roda dua yang melanggar aturan keselamatan dengan tidak mengenakan helm standar. Terhadap pelanggaran tersebut, petugas melakukan tindakan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif melalui Teguran Presisi.


Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penggunaan helm merupakan faktor utama dalam keselamatan pengendara.


“Helm bukan sekadar kewajiban, tetapi pelindung utama kepala yang dapat mengurangi risiko fatalitas apabila terjadi kecelakaan. Melalui Polantas Menyapa, kami mengajak masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan,” ujarnya.


Teguran Presisi kepada pengendara tanpa helm tersebut dilaksanakan oleh Aipda Arif. Ia menjelaskan bahwa selain dilakukan pencatatan pelanggaran secara elektronik, petugas juga memberikan pemahaman langsung kepada pengendara.


“Kami memberikan teguran secara humanis dan edukatif agar pengendara memahami risiko berkendara tanpa helm serta tidak mengulangi pelanggaran yang sama,” jelasnya.


Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, Satlantas Polres Nganjuk berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat, khususnya penggunaan helm demi terciptanya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk. (acha)

Ops Keselamatan Semeru 2026 Digelar 14 Hari, Polres Batu Fokus Tertibkan Lalu Lintas


KOTA BATU - Selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, jajaran Polda Jawa Timur menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 sebagai langkah awal pengamanan lalu lintas menjelang Operasi Ketupat Semeru Idulfitri 1447 Hijriah. 


Di Kota Batu, kesiapan pelaksanaan operasi tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang digelar Polres Batu di Lapangan Apel Polres Batu, pada Senin, 2 Januari 2026.


Apel dipimpin Wakapolres Batu Kompol Anton Widodo, dan diikuti personel Polres Batu bersama unsur instansi terkait. 


Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Semeru 2026 yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026”.


Wakapolres Batu, Kompol Anton Widodo menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung penuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026.


“Operasi ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026," ujarnya usai memimpin apel.


Menurut Kompol Anton, pelaksanaan operasi ini tetap mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas melalui strategi preemtif, preventif, dan represif.


Pada aspek preemtif, Polri memaksimalkan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi dan penyuluhan, termasuk kepada pengusaha otobus terkait penerapan sistem manajemen keselamatan.


"Kampanye tertib berlalu lintas juga kami gencarkan melalui media cetak, elektronik, dan media sosial," ungkapnya.


Untuk langkah preventif, Polres Batu akan melakukan ramp check terpadu bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan, meliputi pemeriksaan teknis kendaraan serta kesehatan pengemudi, termasuk tes urine di terminal dan pool bus.


"Pada operasi ini kami fokus untuk tertibkan lalu lintas demi keamanan dan keselamatan bersama," pungkasnya. (*)

Polres Sumenep Ungkap Penganiayaan di Lenteng Tersangka Ditangkap di Sampang


SUMENEP - Pelarian pria berinisial L, terduga pelaku penganiayaan sadis yang menewaskan pria bersarung inisial M di Desa Lenteng Barat, akhirnya kandas.


Tim Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya di wilayah Kabupaten Sampang, Sabtu (31/01/2026) malam.


Penangkapan yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Agus Rusdiyanto ini berlangsung dramatis, namun tanpa perlawanan.


Pelaku hanya bisa pasrah saat petugas mengepung persembunyiannya sekitar pukul 23:30 WIB.


Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa pelaku melakukan perbuatannya secara sengaja dengan menggunakan senjata tajam karena sakit hati setelah merasa diejek oleh korban. 


Selain itu, motif lain yang melatarbelakangi perbuatan tersebut diduga karena rasa cemburu, menyusul adanya isu hubungan asmara antara korban dan istri pelaku.


Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa pihaknya akan menangani perkara ini secara profesional dan tuntas.


AKBP Anang menegaskan, pengungkapan ini merupakan komitmen Polres Sumenep Polda Jatim dalam menindak tegas setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat. 


"Pelaku telah kami amankan dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”kata AKBP Anang Hardiyanto.,S.I.K


Barang bukti yang berhasil diamankan sebilah celurit milik pelaku, sepasang sandal jepit milik pelaku, sepasang sandal selop milik korban, sebuah songkok warna abu abu milik korban dan sebuah sarung warna hitam milik pelaku.


Atas perbuatannya, tersangka L dijerat dengan Pasal 459 sub Pasal 458 ayat (1) jo Pasal 469 ayat (2) sub Pasal 468 ayat (2) KUHP Nasional, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. 


Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Sumenep Polda Jatim masih terus melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umumnya guna proses hukum lebih lanjut. (*)

Polres Jember Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 Ciptakan Budaya Tertib Lalin


JEMBER, – Polres Jember Polda Jatim resmi menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama 14 hari mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026.


Wakapolres Jember, Kompol Ferry Darmawan menerangkan, operasi tersebut menyasar pengendara roda dua maupun roda empat yang kerap melakukan pelanggaran lalu lintas.


"Sasaran operasi ini antara lain pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, hingga menerobos lampu merah," ujarnya usia pimpin apel, Senin (2/2/2026).


Selain itu, lanjut Kompol Fery penggunaan handphone saat berkendara dan pengemudi kendaraan dalam pengaruh alkohol juga akan menjadi sasaran dalam operasi ini.


Bukan hanya itu, pengemudi roda 4 atau lebih yang tidak menggunakan sabuk pengaman, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis juga menjadi perhatian petugas selama operasi berlangsung.


Namun demikian, dalam pelaksanaan kegiatan ini, petugas tetap mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, tanpa mengesampingkan penegakan hukum yang bersifat humanis. 


"Langkah ini diambil agar masyarakat tidak merasa tertekan, namun tetap disiplin dalam berkendara," terang Kompol Fery.


Ia mengatakan Operasi ini menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.


Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernadus Bagas Simarmata mengungkapkan, melalui operasi ini diharapkan masyarakat memperhatikan keselamatan saat berkendara.


"Menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, sehingga keamanan dan keselamatan di jalan raya dapat terwujud secara berkelanjutan," ujar AKP Bagas.


Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini, Polres Jember Polda Jatim berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga budaya tertib berlalu lintas bisa terwujud dan keselamatan di jalan raya benar-benar menjadi prioritas bersama. (*)

Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polres Malang Fokus Tekan Angka Kecelakaan


MALANG – Polres Malang Polda Jawa Timur resmi menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. 


Operasi ini menyasar langsung berbagai pelanggaran lalu lintas yang dinilai berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan.


Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, operasi ini merupakan langkah cipta kondisi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, sekaligus persiapan menuju Operasi Ketupat Semeru 2026.


“Operasi ini bertujuan mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat. Fokus kami adalah menekan pelanggaran yang berisiko fatal di jalan,” kata AKP Chelvib, Senin (2/2/2026).


Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Malang Polda Jatim bersama seluruh jajaran dan instansi terkait akan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif secara humanis. 


Pendekatan tersebut dipadukan dengan langkah represif yang terukur guna meningkatkan kesadaran serta keselamatan masyarakat.


Adapun sasaran prioritas pelanggaran dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 meliputi:


1. Menggunakan handphone saat mengemudi

2. Pengendara di bawah umur

3. Sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang

4. Tidak menggunakan helm SNI

5. Mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau narkoba

6. Melawan arus dan menerobos lampu merah

7. Pengemudi kendaraan roda empat atau lebih tanpa safety belt

8. Mengemudi secara ugal-ugalan

9. Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong)


AKP Chelvin menegaskan, sasaran tersebut ditetapkan berdasarkan hasil analisis dan evaluasi pelaksanaan operasi sebelumnya, termasuk Operasi Lilin Semeru 2025, serta fenomena pelanggaran yang marak di masyarakat.


“Jenis pelanggaran ini paling sering menjadi pemicu kecelakaan. Karena itu, kami akan bertindak tegas namun tetap mengedepankan sisi edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.


Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Malang Polda Jatim menargetkan terjadinya peningkatan disiplin berlalu lintas, penurunan angka kecelakaan, serta berkurangnya fatalitas korban di jalan raya.


“Harapannya, tercipta kondisi lalu lintas yang aman dan tertib, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Keselamatan adalah kebutuhan bersama, bukan sekadar aturan,” pungkas AKP Chelvin. (*)

Akhiri Praktik Pasung, Polres Ponorogo Evakuasi ODGJ dan Kirim ke RSJ


PONOROGO – Polres Ponorogo Polda Jawa Timur menunjukkan langkah tegas dan humanis dalam menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masih dipasung di wilayah Kota Reog. 


Setelah mengevakuasi Kirno (59), ODGJ yang dikurung dalam kerangkeng di Dukuh Temon, Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Rabu (28/1/2026), jajaran Polres Ponorogo langsung bergerak cepat melakukan pendataan dan identifikasi kasus serupa di seluruh wilayah.


Tak berhenti di situ, upaya berkelanjutan juga dilakukan melalui kegiatan asesmen dan edukasi pelepasan ODGJ pasung yang digelar di Kecamatan Jambon pada Senin (2/2/2026).


Kegiatan ini melibatkan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur bersama Polres Ponorogo, Dinsos Kabupaten Ponorogo, serta Dinas Kesehatan Ponorogo.


Kabag Ops Polres Ponorogo Kompol Edi Suyono mengungkapkan, berdasarkan data, terdapat dua ODGJ pasung di Kecamatan Jambon.


“Yang pertama dipasung sejak sekitar tahun 2015 dan yang kedua dipasung sejak sekitar tahun 2017,” jelasnya.


Dari hasil asesmen, keluarga menyatakan bersedia untuk dilakukan rehabilitasi di RSJ Menur Surabaya. 


“Rencana penjemputan akan dilakukan oleh Tim Dinsos Provinsi Jawa Timur, menunggu penjadwalan lebih lanjut,” imbuh Kompol Edi.


Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran Polsek untuk aktif mendata dan melaporkan keberadaan ODGJ yang membutuhkan bantuan.


“Kami berharap para penderita ini bisa mendapatkan pengobatan dan penanganan yang lebih layak dan manusiawi. Dengan begitu, beban keluarga juga dapat berkurang, dan praktik pasung bisa benar-benar dihapuskan dari Ponorogo,” pungkas Kapolres AKBP Andin. (*)

Pasang Alarm Gratis di Polsek Wonocolo Sepuluh Pendaftar Pertama Diberi Bonus Buah Durian


SURABAYA – Upaya preventif untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor terus dilakukan jajaran Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur.


Kali ini, Polsek Wonocolo yang juga merupakan jajaran Polrestabes Surabaya menghadirkan layanan pemasangan alarm kendaraan bermotor secara gratis bagi masyarakat. 


Program ini disambut hangat warga yang sejak pagi mendatangi halaman Mapolsek Wonocolo, Jalan Margorejo Indah XIX Nomor 1 Surabaya, yang dimulai hari Senin (2/2/26).


Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam hal ini Polrestabes Surabaya bersama Polsek jajarannya untuk memberikan rasa aman sekaligus pelayanan langsung yang menyentuh kebutuhan masyarakat sehari-hari.


Kapolsek Wonocolo Surabaya, Kompol Haryoko Widhi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan pemasangan alarm kendaraan gratis ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan. 


"Program tersebut difokuskan pada langkah pencegahan dini terhadap maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Wonocolo," tutur Kompol Haryoko, pada Senin (02/02/2026).


Kapolsek Wonocolo menyebut “sedia payung sebelum hujan" menjadi landasan utama kegiatan ini. 


"Dengan memasang alarm pada kendaraan, masyarakat diharapkan memiliki perlindungan tambahan sehingga potensi terjadinya tindak kejahatan dapat diminimalkan sejak awal," ungkap Kompol Haryoko.


Mantan Kasi Humas Polrestabes Surabaya tersebut juga menyampaikan, dalam kegiatan ini, Polsek Wonocolo menyiapkan sebanyak 100 unit alarm yang dipasang langsung oleh petugas kepada kendaraan milik warga.


Selain memberikan layanan gratis, Polsek Wonocolo juga menghadirkan suasana keakraban sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat. 


Kompol Haryoko Widhi mengatakan bahwa sepuluh warga pertama yang mendaftar dan memasang alarm mendapatkan sajian buah durian secara gratis.


Langkah ini, menurutnya, bukan sekadar bentuk hiburan, tetapi juga sarana mempererat hubungan emosional antara Polri dengan masyarakat. 


Dengan pendekatan yang humanis dan penuh keakraban, diharapkan kepercayaan publik terhadap Polri semakin kuat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan.


Antusiasme warga terlihat dari jumlah pendaftar yang terus berdatangan, mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap keamanan kendaraan mereka.


Hingga siang hari, kegiatan pemasangan alarm kendaraan gratis di halaman Polsek Wonocolo masih berlangsung. (*)

SPPG Polres Pasuruan Kota Layani 1.635 Penerima Manfaat MBG di 11 Sekolah


KOTA PASURUAN - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pasuruan Kota Polda Jatim memulai program penyaluran makanan bergizi gratis (MBG) untuk pelajar di Kota Pasuruan Jawa Timur.


SPPG yang resmi dilaunching oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uli bersama Bhayangkari Cabang Kota Pasuruan pada Rabu (28/01/2026) bulan lalu tersebut, mampu mendistribusikan MBG untuk 1.635 penerima manfaat di 11 sekolah.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uli mengatakan, Program MBG ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesehatan generasi muda


"Dengan diluncurkannya program MBG dari Polres Pasuruan Kota Polda Jatim ini, menjadi langkah konkret Kepolisian dalam memperkuat pelayanan humanis, khususnya pada aspek kesehatan generasi muda," ujar AKP Titus, Senin (2/2/26).


Pada pelaksanaan perdana, penyaluran pertama diberikan kepada pelajar SMP Islam Kota Pasuruan yang berlokasi di Jalan KH. Abd. Hamid. 


Para pelajar tampak antusias menerima paket makanan bergizi yang dibagikan oleh tim SPPG.


"Kami berharap melalui SPPG Polres Pasuruan Kota ini, para pelajar dapat memperoleh asupan gizi yang lebih baik sehingga mampu menunjang prestasi dan semangat belajar,"ujar AKBP Titus.


Selain meningkatkan kualitas kesehatan pelajar, AKBP Titus menyebut kegiatan ini juga dapat memperkuat hubungan humanis antara Polres Pasuruan Kota dan masyarakat. 


"Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah membuka ruang komunikasi positif dan edukatif yang memberi kesan hangat bagi para pelajar," tambah AKBP Titus.


Polres Pasuruan Kota Polda Jatim memastikan bahwa program SPPG akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan merata dan tetap dalam pengawasan ketat dari ahli gizi. (*)

Polresta Malang Kota Dorong Rehabilitasi Korban Narkoba


MALANG KOTA – Polresta Malang Kota Polda Jatim tidak hanya fokus pada penindakan hukum terhadap peredaran narkotika, tetapi juga mengedepankan rehabilitasi bagi masyarakat yang terpapar penyalahgunaan narkoba.


Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan,langkah ini menjadi bagian dari strategi humanis untuk menyelamatkan korban.


"Selain dengan penindakan hukum tegas bagi pengedar, kami juga mendorong rehabilitasi bagi pengguna narkoba," ujar Kombes Putu Kholis, Senin (2/2/26).


Menurutnya, kebijakan rehabilitasi merupakan tindak lanjut arahan pemerintah, bahwa pengguna narkotika khususnya korban, harus lebih diutamakan pemulihan dibanding pemidanaan.


“Mereka para korban, maka kami mengupayakan rehabilitasi agar mereka bisa sembuh dan kembali produktif di masyarakat,” ujar Kombes Pol Putu Kholis.


Ia menjelaskan, rehabilitasi bukan sekadar pengobatan, tetapi bagian dari upaya strategis Polresta Malang Kota Polda Jatim dalam memutus rantai permintaan narkoba.


Dengan memulihkan korban dari ketergantungan, potensi pasar narkotika dapat ditekan sehingga peredaran ikut melemah.


“Dengan rehab penyalahguna narkotika, diharapkan bisa memutus rantai permintaan (demand reduction), selain menyembuhkan juga mencegah korban terlibat Narkoba.”tambah Kombes Putu.


Dalam pelaksanaannya, Polresta Malang Kota Polda Jatim bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN), pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga unsur sosial-keagamaan. 


Polresta Malang Kota juga membentuk tim asesmen terpadu yang bertugas menilai apakah seorang pengguna layak mendapatkan rehabilitasi.


“Tim asesmen terpadu yang melibatkan berbagai pihak dan menjadi rujukan kami. Lokasi rehab termasuk pondok pesantren yang memiliki pendekatan rohani dan religi untuk memulihkan korban narkoba,” jelas Putu Kholis.


Selain rehabilitasi, Polresta Malang Kota Polda Jatim juga memperkuat langkah edukasi dan sosialisasi sebagai bagian dari memutus rantai distribusi (supply reduction).


Kampanye anti narkoba digencarkan di lingkungan kampus, sekolah, serta melalui kegiatan sambang kampung di wilayah yang dinilai rawan peredaran narkotika.


“Warga Kota Malang ini majemuk. Kami tingkatkan kerja sama dan mengajak kampus-kampus untuk edukasi serta kampanye anti narkoba," terang Kombes Putu.


Di beberapa titik rawan, Polresta Malang Kota juga menyentuh dengan kegiatan yang menggugah kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba.


Kapolresta Malang Kota mengajak seluruh elemen masyarakat aktif berperan dalam pemberantasan narkoba, termasuk melaporkan ke layanan cepat Polri 110 atau di Jogo Malang Presisi 0811-1272-000 apabila ada anggota keluarga atau lingkungan yang membutuhkan rehabilitasi.


“Ayo laporkan jika menemukan penyalahgunaan narkotika agar bisa kita tindaklanjuti dengan pendekatan yang tepat, tidak selalu penjara, tetapi juga pemulihan,” pungkasnya.(*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap Peredaran Narkoba Amankan Residivis Pengedar


TANJUNGPERAK - Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kota Surabaya kembali membuahkan hasil. 


Seorang residivis kasus narkoba berinisial SR kembali harus berhadapan dengan hukum setelah ditangkap aparat kepolisian karena diduga kuat berperan sebagai bandar narkotika jenis shabu.


Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Adik Agus Putrawan SH MH mengungkapkan penangkapan dilakukan pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Jalan Bogen, Surabaya. 


"Dari lokasi tersebut kami mengamankan SR (58) beserta sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan aktivitas peredaran narkotika golongan I," kata AKP Putra, Sabtu (31/1/26)


Tersangka SR diketahui bukan kali pertama terlibat dalam perkara serupa. 


Ia tercatat sebagai residivis kasus narkotika pada tahun 2011 dan sempat menjalani hukuman penjara selama empat tahun sebelum bebas pada 2014. 


"SR kembali terlibat dalam jaringan peredaran shabu di lingkungan tempat tinggalnya," tutur AKP Putra.


Selain tersangka SR, anggota juga mengamankan Tiga tersangka lain masing-masing berinisial NR, BP, dan AF yang seluruhnya berdomisili di Jalan Bogen Surabaya. 


Ketiganya diduga sebagai pembeli sekaligus pengguna narkotika yang memperoleh shabu dari SR secara patungan.


"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 17 plastik klip berisi shabu dengan total berat bruto sekitar 31,62 gram," terang AKP Putra.


Selain itu Polisi juga menemukan timbangan digital, uang tunai hasil penjualan sebesar Rp500 ribu, sebuah skrop dari sedotan, satu unit telepon genggam, serta sepeda motor Honda Beat warna hijau yang digunakan tersangka dalam aktivitasnya.


AKP Putra menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, saabu tersebut diperoleh SR dari seorang pemasok berinisial RA yang kini masuk dalam daftar pencarian orang. 


Barang haram itu kemudian dipaketkan ulang ke dalam puluhan klip kecil dengan variasi berat dan harga sebelum diedarkan kepada para pembeli.


Untuk menghindari kecurigaan, SR menyimpan seluruh paket shabu di dalam jok sepeda motornya. 


"Setiap kali ada pembeli, ia langsung mengambil paket tersebut dari kendaraan yang digunakannya sehari-hari," jelas AKP Putra.


AKP Putra mengungkapkan bahwa SR telah menerima pasokan shabu dari pemasok yang sama sebanyak tiga kali sejak Desember 2025. 


Dalam setiap gram shabu yang berhasil diedarkan, SR meraup keuntungan berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp400 ribu.


Sementara itu, terhadap NR, BP, dan AF, petugas melakukan tes urine melalui Dokkes Polres Pelabuhan Tanjung Perak. 


Hasilnya menunjukkan ketiganya positif mengandung methamphetamine, menandakan telah mengonsumsi narkotika jenis shabu.


"Untuk Tiga tersangka pengguna, dilakukan  asesmen terpadu di Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya untuk di lakukan rehabilitasi," pungkasnya. (*)

Minggu, 01 Februari 2026

Polres Nganjuk Gelar Apel Operasi Keselamatan Semeru 2026, Cipta Kondisi Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026


Nganjuk – Polres Nganjuk menggelar apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Nganjuk, Senin (02/02/2026).

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., dan diikuti personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta BPBD Kabupaten Nganjuk sebagai bentuk sinergitas lintas sektor dalam menjaga ketertiban berlalu lintas.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Nganjuk.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Wakapolres Nganjuk, menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung dengan penegakan hukum secara humanis.

“Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara,” ujarnya.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan bermotor dinas, alat pendukung operasi, serta kelengkapan pribadi personel yang akan melaksanakan Operasi Keselamatan Semeru 2026. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung di lapangan.

Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polda Jawa Timur menetapkan 10 sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas, meliputi:
1. Berboncengan lebih dari satu orang.
2. Pengendara kendaraan bermotor di bawah umur.
3. Melebihi batas kecepatan.
4. Pengemudi kendaraan roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt).
5. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar SNI.
6. Menggunakan telepon seluler saat berkendara.
7. Melawan arus lalu lintas.
8. Berkendara dalam pengaruh alkohol.
9. Menggunakan knalpot tidak standar (knalpot brong).
10. Menerobos lampu lalu lintas (traffic light).

Polres Nganjuk mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku sebagai upaya menciptakan keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya.

Diharapkan melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan serta tercipta budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk.(acha)

Habiburokhman Tegaskan Narasi Posisi Polri di Bawah Kementerian Justru Melemahkan Kepemimpinan Presiden Prabowo


Jakarta – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan bahwa narasi yang berkembang belakangan mengenai wacana menempatkan Polri di bawah kementerian bukan hanya tidak tepat, tetapi berpotensi melemahkan kekuasaan Presiden Prabowo Subianto sebagai pemegang otoritas tertinggi institusi kepolisian nasional.  


Menurut Habiburokhman, narasi tersebut tampaknya sengaja digelorakan oleh pihak-pihak yang pernah berseberangan secara politik dengan Presiden Prabowo, dengan tujuan untuk mereduksi peran dan pengaruh presiden dalam mengendalikan kebijakan strategis penegakan hukum dan keamanan.  


“Kemungkinan besar narasi Polri di bawah kementerian merupakan narasi yang sengaja dibuat untuk melemahkan Presiden Prabowo dan juga negara Indonesia,” tegas Habiburokhman dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).  


Habiburokhman menjelaskan bahwa jika institusi Polri tidak berada langsung di bawah Presiden, maka efektivitas pelaksanaan kebijakan dan komando institusi akan berkurang dan menghambat koordinasi strategis.  


Lebih jauh, ia menegaskan bahwa posisi Polri langsung di bawah Presiden bukanlah sekadar pilihan administrasi, tetapi sebuah amanat reformasi yang tertuang dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 dan TAP MPR Nomor VII/MPR/2000. Hal ini merupakan hasil evaluasi terhadap pengalaman masa lalu ketika kepolisian diposisikan hanya sebagai aparatur represif kekuasaan.  


Habiburokhman menekankan bahwa narasi perubahan struktur tersebut adalah narasi yang ahistoris, sesat, dan tidak relevan dengan solusi substansial yang dibutuhkan institusi Polri maupun masyarakat. Menurutnya, persoalan yang sering dikritisi masyarakat lebih kepada kultur oknum tertentu yang melakukan pelanggaran, namun penyelesaiannya tidak cukup hanya mengubah posisi institusional.  


Siaran pers ini disampaikan guna memastikan publik memahami posisi strategis Polri dalam struktur pemerintahan Indonesia serta mendukung semangat Transformasi Polri yang konsisten dengan reformasi dan pelayanan kepada masyarakat.