Slide # 1

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 2

INFINIX

FTo put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 3

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 4

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 5

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Rabu, 04 November 2026

Dari Kasus Pencurian ke Kejadian Humanis, Polres Jember Beri Sun Jalan Baru

Jember-
Sebuah kasus pencurian beras di Jember berakhir tak biasa. Pelakunya seorang ibu bernama Sun (45), janda tiga anak asal Kecamatan Ajung. Ia nekat mengambil beras di minimarket pada 25 Oktober 2026. Desakan ekonomi jadi latar belakang perbuatannya.

Sun tak punya pekerjaan dan penghasilan tetap. Ia harus memberi makan ketiga anaknya. Kisah itu menyentuh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Ia pun tergerak memberikan bantuan modal usaha. Harapannya, Sun bisa memulai lembaran baru.

Polres Jember menyelesaikan kasus ini melalui keadilan restoratif. Perkara dihentikan, sembako pun disalurkan. Bantuan diberikan pada Selasa (3/11/2026). Kasat Lantas Polres Jember menyerahkan langsung kepada keluarga Sun.

Kapolres Jember AKBP Alaiddin menyebut intervensi ini sebagai bentuk kepedulian. Setiap persoalan hukum selalu punya sisi kemanusiaan yang perlu ditimbang. Bantuan modal usaha dari Kapolda Jatim diharapkan menjadi langkah awal bagi Sun. Ia bisa membuka usaha mandiri dan menafkahi anak-anaknya.

AKBP Alaiddin juga menegaskan pesan moral dari kasus ini. Seseorang yang salah karena terdesak keadaan tak boleh kehilangan kesempatan memperbaiki masa depan. Bagi Sun, bantuan ini menjadi secercah harapan baru. Ia ingin menjalani hidup lebih baik dan bermartabat.

Polri hadir bukan sekadar menegakkan hukum. Ada kemanusiaan yang harus dijaga. Harapan layak diberikan kepada siapa pun yang ingin bangkit. Hati yang peduli tetap ada di balik seragam pengabdian. (Ronan)

Polisi Sambangi Peternak Ngadirejo, Kebersihan Kandang Jadi Kunci Pencegahan Penyakit

Nganjuk- Bhabinkamtibmas Desa Ngadirejo, Polsek Warujayeng, BRIGPOL Risky Munfarida turun langsung memantau peternakan lembu yang dikelola warga di pekarangan rumah. Selain melihat kondisi ternak, kunjungan tersebut bertujuan mengetahui perkembangan usaha dan kendala yang dihadapi peternak. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pemanfaatan lahan produktif untuk ketahanan pangan.

Peternak menyampaikan bahwa usaha tersebut memberikan manfaat bagi kebutuhan keluarga dan masih terus dikembangkan. Ia berharap ternak dapat tumbuh sehat sehingga usaha yang dirintis mampu memberikan hasil lebih baik. Dalam pertemuan itu, petugas juga mendengarkan aspirasi warga terkait pengelolaan peternakan.

BRIGPOL Risky mengingatkan bahwa kebersihan kandang menjadi perhatian penting dalam menjaga kesehatan lembu. Tempat pakan dan minum perlu dirawat, sementara kondisi hewan harus dipantau secara berkala. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap PMK dan menyarankan peternak segera meminta pemeriksaan tenaga kesehatan hewan apabila ternak mengalami gejala sakit.

Melalui kegiatan tersebut, Polri mendorong masyarakat menjalankan usaha peternakan secara produktif dan bertanggung jawab. Peternak diharapkan terus menjaga kesehatan hewan serta memanfaatkan lahan pekarangan dengan baik. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga di Desa Ngadirejo. (Lia)

Polsek Warujayeng Dorong Pembibitan Tanaman, Warga Tanjunganom Diajak Peduli Lingkungan

Nganjuk- Upaya membangun kepedulian lingkungan terus didorong melalui kegiatan sambang Bhabinkamtibmas di Kelurahan Tanjunganom. AIPTU Saktian Suryani mengunjungi warga yang tengah merintis pembibitan berbagai tanaman buah dan sayuran. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memberikan motivasi kepada petani agar terus mengembangkan usaha.

Warga yang mengelola pembibitan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut masih dalam tahap awal. Meski begitu, ia bertekad memperluas pengetahuan dan meningkatkan kualitas tanaman yang dibudidayakan. Bibit yang dihasilkan diharapkan dapat digunakan masyarakat serta menjadi tambahan penghasilan keluarga.

AIPTU Saktian menilai usaha pembibitan memiliki manfaat bagi lingkungan dan perekonomian warga. Ia mengajak masyarakat membudayakan kegiatan menanam pohon serta memanfaatkan lahan yang tersedia untuk tanaman produktif. Menurutnya, semangat Green Policing dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.

Polri akan terus hadir melalui komunikasi dan sambang untuk mengetahui perkembangan kegiatan warga. Dukungan terhadap pembibitan diharapkan mendorong masyarakat semakin aktif menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan usaha mandiri. Langkah tersebut juga diharapkan memberi kontribusi terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (Lia)

Dukung Ketahanan Pangan, Polisi Sambangi Peternak Lele di Ngadipiro dan Pantau Kondisi Kolam

Nganjuk- Bripka Yuli Priyanto selaku Bhabinkamtibmas Desa Ngadipiro, Polsek Wilangan, mengunjungi peternak lele untuk memastikan usaha warga tetap berjalan di tengah kemarau. Kegiatan sambang pada Rabu (4/11/2026) tersebut diisi dengan dialog mengenai kebutuhan air dan kondisi budidaya. Polisi ingin mengetahui secara langsung situasi yang dihadapi masyarakat di wilayah binaannya.

Dalam perbincangan tersebut, peternak menyebutkan bahwa debit air mengalami penurunan, tetapi masih cukup untuk memenuhi kebutuhan kolam. Ia menjelaskan bahwa penggantian air perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi ikan. Karena itu, penggunaan air harus diatur agar kualitas kolam tetap terjaga.

Bripka Yuli mengapresiasi warga yang tetap berusaha menjaga produktivitas meski menghadapi tantangan cuaca. Ia menyarankan agar peternak rutin memperhatikan kebersihan kolam dan menjaga kualitas air. Apabila persediaan mulai berkurang, langkah antisipasi perlu segera dilakukan supaya budidaya tidak terganggu.

Peternak berharap kondisi sumber air tetap mendukung hingga masa panen tiba. Sementara itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan bahwa Polri akan terus melakukan sambang untuk mendengar keluhan dan memberikan motivasi kepada warga. Perhatian terhadap usaha budidaya lele tersebut diharapkan mampu mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus ketahanan pangan nasional. (Lia)

Selasa, 03 November 2026

Polres Nganjuk Dalami Asal Sabu yang Disita dari DS, Seorang Pemasok Masih Diburu

Nganjuk- Satresnarkoba Polres Nganjuk terus mengembangkan kasus dugaan peredaran sabu setelah mengamankan seorang pria berinisial DS. Terduga berusia 29 tahun tersebut ditangkap di depan SPBU Desa Pacekulon, Kecamatan Pace, pada Rabu (28/10/2026). Dalam penindakan itu, polisi menemukan dua paket narkotika dengan berat bruto keseluruhan 1,92 gram.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengungkapkan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut. Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan DS. Kapolres mengajak warga tetap aktif menyampaikan informasi demi membantu pemberantasan narkotika.

Kasatresnarkoba AKP Hafid Dian Maulidi menjelaskan, masing-masing paket sabu yang disita memiliki berat 0,96 gram. Barang bukti ditemukan tersimpan dalam bekas bungkus minuman yang berada di dalam bungkus rokok. Selain dua paket sabu, petugas juga mengamankan dua plastik klip kosong dan satu unit telepon genggam.

Dalam pemeriksaan awal, DS mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seseorang berinisial D alias DK. Polisi kini melakukan pencarian terhadap orang yang disebut sebagai sumber sabu tersebut. Pengembangan perkara masih berlangsung untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat.

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar menjauhi narkoba dan tidak membiarkan peredarannya berkembang di lingkungan sekitar. Informasi dari warga dinilai dapat membantu petugas melakukan penindakan secara tepat. Polres Nganjuk berharap sinergi dengan masyarakat terus terjaga untuk mewujudkan wilayah yang aman dan bebas narkotika. (Lia)

Kapolda Jatim Tekankan Respons Cepat Bencana, Koordinasi dan Mitigasi Diperkuat

Surabaya- Keselamatan warga menjadi fokus utama Polda Jawa Timur dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menyampaikan hal tersebut saat memimpin apel kesiapsiagaan di Mapolda Jatim, Rabu (4/11/2026). Apel melibatkan Forkopimda serta berbagai instansi yang memiliki peran dalam penanggulangan bencana.

Kapolda menyebut kesiapan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan negara hadir saat masyarakat membutuhkan pertolongan. Ia meminta seluruh personel memeriksa kondisi sarana dan prasarana agar dapat digunakan sewaktu-waktu. Kecepatan respons dan kemampuan bekerja secara terpadu juga menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana.

Polda Jatim meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi akibat cuaca ekstrem, termasuk banjir, longsor, dan angin kencang. Pemetaan daerah rawan serta evaluasi pengalaman penanganan bencana sebelumnya menjadi bagian dari langkah antisipasi. Peristiwa di Kabupaten Lumajang turut menjadi bahan pembelajaran untuk memperkuat kesiapan petugas, akses bantuan, dan dukungan kepada warga terdampak.

Selain itu, koordinasi lintas instansi akan diperkuat melalui simulasi Tactical Floor Game bersama BPBD dan pihak terkait. Kegiatan ini diharapkan membantu setiap unsur memahami tugas serta pola komunikasi ketika menghadapi kondisi darurat. Kapolda juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur, Pangdam, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi kebutuhan operasional. Dengan kesiapan yang terus ditingkatkan, Polda Jatim berkomitmen mendukung mitigasi dan penanganan bencana demi keselamatan masyarakat. (Lia)

Dialog Bersama Petani Sugihwaras, Polri Dorong Pertanian Lancar dan Lingkungan Kondusif

Nganjuk- Bhabinkamtibmas Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, Aiptu Lilik Purwono, menggelar dialog dengan petani saat memasuki musim penghujan. Pertemuan pada Rabu (4/11/2026) tersebut membahas kesiapan warga memulai penanaman padi. Petani menyebut hujan deras yang telah turun tiga kali menjadi awal persiapan musim tanam.

Dalam kesempatan itu, Aiptu Lilik mendengarkan berbagai informasi mengenai kondisi lahan dan hambatan yang mungkin dihadapi petani. Ia ingin memastikan komunikasi dengan masyarakat tetap berjalan baik. Warga menyambut positif kehadiran Bhabinkamtibmas yang memberikan perhatian terhadap kegiatan pertanian.

Petani berharap apabila muncul persoalan di sawah, mereka dapat segera menyampaikan dan membahasnya bersama. Aiptu Lilik mengajak masyarakat mengedepankan dialog serta menjaga sinergi dalam mencari penyelesaian. Ia juga menekankan pentingnya keamanan lingkungan selama aktivitas pertanian berlangsung.

Aiptu Lilik menyampaikan bahwa kerja sama antara petani dan kepolisian menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran kegiatan warga. Ia mengajak masyarakat terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan nyaman. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan pertanian semakin produktif dan ketahanan pangan nasional dapat terus diperkuat. (Lia)