Senin, 01 Juni 2026

AIPDA Suroto: Polisi yang Juga Menjadi Sahabat Peternak Sapi di Sumberkepuh


Siapa bilang polisi hanya pandai menangkap penjahat? AIPDA Suroto, Bhabinkamtibmas Desa Sumberkepuh, Polsek Warujayeng, membuktikan bahwa seragam cokelat juga bisa menjadi sahabat peternak sapi. Selasa (2/6/2026), ia menyambangi kandang-kandang warga binaannya untuk memantau mulai dari ketersediaan pakan hingga sistem keamanan ternak. Dengan langkah santai namun penuh perhatian, ia memeriksa kondisi jerami, memastikan air minum tersedia, dan berdialog hangat dengan para peternak tentang kendala yang mereka hadapi. Baginya, peternakan yang sehat adalah fondasi ketahanan pangan di tingkat desa, dan polisi harus hadir di sana.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir untuk memberikan pendampingan dan motivasi. "Sektor peternakan rakyat memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. Peternakan sapi, selain menjadi sumber protein hewani, juga menyimpan nilai ekonomi tinggi yang bisa mengangkat taraf hidup keluarga. Karena itu, kehadiran AIPDA Suroto di kandang-kandang bukan sekadar formalitas, melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan usaha warga berkembang secara aman dan produktif.

Dalam kunjungannya, AIPDA Suroto juga memberikan imbauan tentang keamanan. Ia mengingatkan bahwa sapi adalah aset yang sering menjadi incaran maling di malam hari. Ia menyarankan peternak untuk memasang gembok yang kuat, menyalakan lampu penerangan di sekitar kandang, serta berkoordinasi dengan tetangga untuk sistem ronda malam. Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong setiap Bhabinkamtibmas untuk aktif mendukung masyarakat di sektor pertanian dan peternakan produktif. "Kegiatan pendampingan ini memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional dari tingkat desa," tegasnya.

Para peternak Desa Sumberkepuh merasa terbantu dengan kehadiran AIPDA Suroto. Mereka mengaku lebih termotivasi untuk merawat sapi dengan baik karena merasa ada yang mengawal dan peduli. AIPDA Suroto berjanji akan melakukan pemantauan secara rutin, tidak hanya soal pakan dan kesehatan, tetapi juga perkembangan ekonomi dari hasil penjualan ternak. Polres Nganjuk optimis bahwa dengan pendampingan yang konsisten, peternakan sapi rakyat akan menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nganjuk, dimulai dari desa Sumberkepuh yang kini memiliki polisi sekaligus sahabat peternak.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar