Minggu (3/5/2026) tidak akan dilupakan oleh kontingen IBCA MMA Satuan Brimob Polda Jawa Timur. Di GOR Pancasila Surabaya, mereka menorehkan prestasi gemilang dengan meraih 4 medali emas, 6 perak, dan 2 perunggu dalam Kejuaraan Provinsi IBCA MMA Jatim 2026. Lucky Defriyan, Dhimas Fariz Sebastyan, Aghsa Sinar, dan Arya Eko Saputro adalah nama-nama yang kini terukir sebagai peraih emas dari Brigade Pratama Fighting Camp. Kombes Pol Suryo Sudarmadi, Komandan Satuan Brimob Polda Jatim, menyampaikan apresiasi yang dalam. Ia menilai bahwa capaian ini menunjukkan jika atlet Brimob yang mayoritas masih muda mampu bersaing dengan petarung berpengalaman dari berbagai klub di Jawa Timur.
Bripda Alexandro Tatim, Koordinator Tim MMA Sat Brimob Polda Jatim, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. Ia menyebut bahwa hasil maksimal ini adalah buah dari kerja keras tim yang tidak pernah kenal lelah, ditambah dengan dukungan penuh dari pimpinan. Selama berbulan-bulan, para atlet Brimob berlatih di Brigade Pratama Fighting Camp, menggabungkan teknik bela diri jarak dekat khas kepolisian dengan strategi MMA modern. Kegigihan mereka terbayar sudah ketika satu per satu lawan mereka jatuh di atas matras. 4 emas, 6 perak, dan 2 perunggu bukan sekadar medali, melainkan bukti bahwa Brimob Jatim adalah kekuatan baru yang patut diperhitungkan di dunia Mixed Martial Arts tanah air.
Kombes Pol Suryo Sudarmadi berharap kejuaraan seperti Kejurprov ini terus digelar karena menjadi ajang yang ideal untuk menjaring atlet-atlet potensial. Ia juga berpesan kepada para atlet muda Brimob untuk tidak cepat puas. Kesempatan untuk bersaing di tingkat nasional hingga internasional terbuka lebar, asalkan mereka terus berlatih dan memperbaiki kelemahan. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan atlet di lingkungan Brimob Jatim, baik dari sisi pelatih, peralatan, maupun kesempatan tanding. Dengan perhatian yang berkelanjutan, bukan hal mustahil jika kelak nama-nama seperti Lucky, Dhimas, Aghsa, dan Arya akan terdengar di ajang-ajang dunia.
Prestasi di GOR Pancasila ini menjadi titik balik bagi pembinaan olahraga di lingkungan Brimob Polda Jatim. Para atlet yang sebelumnya mungkin hanya dikenal di internal kepolisian, kini mulai dilirik oleh komunitas MMA yang lebih luas. Bripda Alexandro Tatim mengajak seluruh anggota Brimob yang memiliki bakat di bidang bela diri untuk tidak ragu bergabung dan berlatih. Karena prestasi tidak datang secara instan, tetapi melalui proses yang panjang, keringat, dan kadang air mata. Dengan 4 emas yang sudah diraih, Brimob Jatim membuktikan bahwa mereka siap menjadi lawan tangguh bagi siapapun. Kejurprov MMA Surabaya telah usai, tetapi perjalanan Brimob Jatim menuju puncak prestasi baru saja dimulai. (Avs)







.jpeg)




.jpeg)
.jpeg)