Sebanyak 168 unit rumah tidak layak huni di Jawa Barat menjadi saksi bisu keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI. Program renovasi dan pembangunan rutilahu yang digagas Gubernur Dedi Mulyadi bersama Kapolda Irjen Rudi Setiawan dan Pangdam Siliwangi Mayjen TNI Kosasih ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam silaturahmi Ramadhan di Polda Jabar, Rabu (4/3/2026), Sigit menyebut program ini menjawab harapan masyarakat terhadap Polri.
Data terbaru menunjukkan, dari total 168 unit yang menjadi target, 67 unit telah berhasil diselesaikan dan 101 unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Program ini menyasar masyarakat kelas bawah yang selama ini tinggal di hunian dengan kondisi memprihatinkan. Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara Pemda Jabar, Polda Jabar, dan Kodam Siliwangi yang bersinergi dalam pendataan, pendanaan, hingga pelaksanaan di lapangan.
Kapolri menegaskan bahwa program seperti ini harus terus dikembangkan karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. "Polri harus bisa melaksanakan dan mendengar apa yang menjadi aspirasi dan harapan masyarakat sehingga institusi Polri bisa melaksanakan tugas sesuai dengan harapan masyarakat," ucapnya. Program rutilahu menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam pembangunan sosial.
Dalam kesempatan yang sama, Sigit juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika global yang tidak menentu. Program ketahanan pangan dan energi harus terus dikawal sebagai bagian dari antisipasi dampak global. Dengan gotong royong dan program yang menyentuh akar rumput seperti rutilahu, Indonesia diyakini mampu melewati berbagai tantangan dan terus tumbuh menuju kesejahteraan. (Avs)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar