Sahur kali ini nyaris berubah menjadi mimpi buruk bagi warga sekitar Jalan Gajah Mada jika patroli Pamapta tidak segera tiba di lokasi. Sekelompok remaja yang diduga hendak tawuran berhasil digagalkan aksinya berkat laporan cepat warga melalui Call Center 110 yang langsung ditindaklanjuti tim Siaga Cipkon Harkamtibmas. Kejadian dini hari itu menjadi pengingat bahwa potensi gangguan keamanan tetap ada meski suasana Ramadan seharusnya membawa ketenangan.
Sesampainya tim di depan Pos Benteng, petugas yang dipimpin Ipda I Made P langsung mengamankan enam orang remaja yang terlibat cekcok setelah saling memotong kendaraan di jalan raya. Mereka yang masih remaja itu terlihat bingung ketika tiba-tiba dikepung aparat, seolah tidak menyangka bahwa laporan warga bisa secepat itu direspons. Proses pengamanan berlangsung tanpa perlawanan berarti karena para pelaku memang tidak sempat mengorganisir diri untuk melarikan diri.
Hasil pemeriksaan awal membuka fakta mengejutkan bahwa keenam remaja tersebut mengkonsumsi alkohol sebelum beraksi, menjelaskan mengapa mereka nekat melakukan tindakan berisiko tinggi di malam hari. Mereka kini harus berurusan dengan proses tipiring di Mapolres Mojokerto Kota sebagai konsekuensi dari perbuatannya. Kapolres AKBP Herdiawan Arifianto mengapresiasi peran aktif masyarakat yang melapor dan mengimbau orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak di malam hari. (Avs)
.jpeg)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar