Selasa, 31 Maret 2026

Ketika Polisi Menjadi Sahabat Pemohon SIM: Cerita dari Satpas Nganjuk


Mengurus SIM sering kali menjadi pengalaman yang melelahkan bagi sebagian orang. Namun, Satlantas Polres Nganjuk mencoba menghadirkan pengalaman berbeda. Melalui program "Polantas Menyapa", Rabu (1/4/2025) menjadi hari di mana ruang pelayanan Satpas SIM berubah menjadi tempat yang hangat dan bersahabat. Personel Satlantas, dipimpin Aiptu Didik, tidak hanya sibuk dengan tumpukan formulir dan mesin cetak, tetapi juga meluangkan waktu untuk menyapa, tersenyum, dan berdialog dengan setiap pemohon yang datang. Pendekatan ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang humanis bisa dimulai dari hal-hal sederhana.

AKP Ivan Danara Oktavian, Kasat Lantas Polres Nganjuk, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak boleh terasa kaku dan jauh. Ia ingin Polantas hadir sebagai mitra yang membantu masyarakat memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui Polantas Menyapa, setiap interaksi di Satpas dimanfaatkan sebagai ruang diskusi. Petugas aktif mendengarkan saran dan masukan, sekaligus memberikan pemahaman tentang disiplin berkendara dengan cara yang santai dan tidak menggurui. Ini adalah bentuk nyata dari pelayanan publik yang mengedepankan kenyamanan masyarakat.

Aiptu Didik yang menjadi ujung tombak kegiatan ini menunjukkan bahwa keramahan bisa menjadi senjata utama dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Dengan senyum dan sapaan hangat, ia membantu para pemohon SIM merasa dihargai dan diperhatikan. AKP Ivan berharap pendekatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi budaya di lingkungan Satlantas Polres Nganjuk. Ketika polisi hadir sebagai sahabat, ia optimistis kesadaran tertib berlalu lintas akan tumbuh secara alami, dan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar dapat terwujud di Kabupaten Nganjuk.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar