Di tengah hamparan sawah Desa Nglundo, sebuah monumen kebanggaan sedang berdiri kokoh. Kunjungan para pejabat tinggi Polri ke lokasi pembangunan Tugu dan Museum Marsinah baru-baru ini mengungkapkan progres signifikan yang telah dicapai. Pada Selasa (10/3/2026), Wakapolda Jatim bersama rombongan menyempatkan diri untuk melihat langsung bagaimana bangunan memorial ini mulai menunjukkan wujud aslinya, menjanjikan sebuah destinasi baru yang sarat makna.
Kehadiran Wakapolda Brigjen Pol. Pasma Royce didampingi langsung oleh Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menunjukkan betapa seriusnya proyek ini digarap. Mereka mengecek detail demi detail, dari pembangunan tugu hingga rumah singgah yang kelak akan berfungsi sebagai museum. Tak hanya soal fisik bangunan, kunjungan ini juga memastikan bahwa nilai-nilai perjuangan almarhumah Marsinah akan tersampaikan dengan baik melalui museum ini, sebagai bagian dari sejarah perjuangan buruh nasional.
Pihak kepolisian, melalui pernyataan resmi Kapolres Nganjuk, memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan museum ini. Dukungan tersebut didasari pandangan bahwa museum bukan hanya tempat mengenang masa lalu, tetapi juga sarana edukasi masa depan. Polres Nganjuk percaya bahwa dengan hadirnya museum ini, masyarakat bisa belajar tentang sejarah secara lebih hidup, sekaligus menikmati manfaat ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan ke Nganjuk.
Rombongan yang hadir tampak kompak, mulai dari jajaran Bareskrim Polri, Wakapolres, hingga perwakilan PUPR dan perangkat desa. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan museum ini. Dengan target penyelesaian akhir Maret, tak lama lagi masyarakat bisa berkunjung dan menyaksikan sendiri bagaimana sebuah ikon baru lahir di tengah-tengah mereka, menjadikan sejarah Marsinah tak lekang dimakan waktu.(Avs)

0 comments:
Posting Komentar