Saat arus balik Lebaran mulai bergerak, perhatian Polri tidak hanya terfokus pada jalur lalu lintas padat, tetapi juga pada destinasi wisata yang menjadi tujuan akhir perjalanan masyarakat. Sabtu (21/3/2026), Brigjen Pol. Tjahyono Saputro, Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, melakukan peninjauan di Taman Margasatwa Ragunan untuk memastikan bahwa aspek keselamatan di lokasi wisata mendapat perhatian yang sama seriusnya. Langkah ini menunjukkan bahwa pengamanan libur Lebaran bersifat holistik, mencakup perjalanan hingga saat masyarakat menikmati waktu bersama keluarga di tempat rekreasi.
Hasil pemantauan di Ragunan menunjukkan angka yang cukup fantastis: 43.348 pengunjung, 52 unit bus, 2.030 mobil, 5.519 sepeda motor, dan 36 sepeda. Namun di balik angka tersebut, Polri justru lebih fokus pada tidak adanya laporan anak terpisah maupun kejadian menonjol hingga siang hari, sebuah indikator bahwa sistem pengamanan dan kesadaran masyarakat mulai membaik. Brigjen Tjahyono memberikan apresiasi kepada pengelola atas kesiapan fasilitas, mulai dari ruang menyusui, akses disabilitas, hingga pemberdayaan UMKM yang turut menciptakan ekosistem wisata yang nyaman. Ia juga menyoroti penerapan SOP kategori kapasitas dengan kode warna sebagai langkah mitigasi yang patut dicontoh destinasi lain.
Di tengah apresiasi, Polri terus mengingatkan potensi risiko, terutama di wisata air yang memerlukan kewaspadaan ekstra. Masyarakat diminta untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik, serta tidak melakukan aktivitas berisiko tinggi di area terlarang. Bagi pengelola, Polri berpesan agar sarana dan prasarana keselamatan selalu siap sedia, termasuk petugas pertolongan pertama. Dengan sinergi yang terus dibangun antara petugas, pengelola, dan masyarakat, Polri optimistis seluruh rangkaian libur Lebaran—baik arus balik maupun aktivitas wisata—dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, memastikan bahwa setiap keluarga pulang dengan senyum, bukan dengan duka.(Avs)


0 comments:
Posting Komentar