Slide # 1

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 2

INFINIX

FTo put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 3

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 4

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 5

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Sabtu, 31 Oktober 2026

Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan Rumah Warga Pandantoyo

Nganjuk- Ketahanan pangan bisa dimulai dari halaman sendiri. Warga Desa Pandantoyo, Kecamatan Kertosono, membuktikannya. Mereka menanami lahan sela dengan tanaman produktif. Jagung dan terong jadi pilihannya.

Bripka Heru Setyo menyambangi warga tersebut. Bhabinkamtibmas Desa Pandantoyo itu melihat langsung hasil budidayanya. Menurut petani, lahan yang dulu tak terpakai kini bermanfaat. Hasilnya bisa dikonsumsi sendiri maupun dijual.

Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Ketahanan pangan menjadi perhatian Polri. Masyarakat diajak peduli potensi lingkungan sekitar. Lahan kosong pun sebaiknya dimanfaatkan.

Heru mengapresiasi inisiatif warga. Ia menyarankan lahan kosong tidak dibiarkan terbengkalai. Setiap jengkal tanah bisa ditanami tanaman produktif. Manfaatnya bisa dirasakan keluarga.

Heru mengajak warga terus berinovasi. Pekarangan dan tanah kosong bisa dioptimalkan. Langkah ini sederhana namun berdampak nyata. Kemandirian pangan di desa pun semakin kuat. (Cecil)

Green Policing di Nganjuk: Tanaman Buah sebagai Investasi Masa Depan

Nganjuk- Menanam pohon buah bukan sekadar kegiatan hobi. Bripka Mahendra Aris S. menilainya sebagai investasi. Bhabinkamtibmas Desa Kedungombo itu menyambangi warga yang mengembangkan bibit jambu air. Lokasinya di Kecamatan Warujayeng.

Warga tersebut memanfaatkan lahan untuk pembibitan. Kegiatan ini mengisi waktu luang secara produktif. Potensi penghasilannya juga terbuka. Bibit yang dirawat bisa menjadi aset keluarga di masa depan.

Mahendra mengapresiasi langkah itu. Menurutnya, tanaman produktif punya nilai jangka panjang. Selain menghijaukan lingkungan, buahnya bisa dimanfaatkan. Nilai ekonominya pun ikut berkembang.

Kegiatan ini mendukung program Green Policing. Program baru Polri itu gencar disosialisasikan ke masyarakat. Generasi muda jadi sasaran utamanya. Kepedulian lingkungan perlu ditumbuhkan sejak dini.

Mahendra berharap semakin banyak pemuda berkontribusi. Menanam pohon buah jadi langkah nyata. Manfaatnya bisa dirasakan di kemudian hari. Ketahanan pangan masyarakat juga ikut terdukung. (Cecil)

Panen Bawang Merah Gerakkan Ekonomi Desa Bungur, Polri Ikut Awasi

Nganjuk- Sektor pertanian terbukti menggerakkan ekonomi desa. Panen bawang merah di Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro, jadi contohnya. Hasil melimpah tidak hanya dinikmati petani. Warga sekitar ikut merasakan dampaknya.

Bhabinkamtibmas Desa Bungur Aipda Heru Purwanto memantau aktivitas pritil. Kegiatan ini bagian dari kepedulian Polri terhadap warga. Ia melihat langsung manfaat panen bagi perekonomian. Warga yang membantu pritil mendapat penghasilan tambahan.

Seorang warga mengaku mendapat Rp100.000 hingga Rp200.000 per hari. Uang itu digunakan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurut warga, kuota tenaga kerja masih tersedia. Kesempatan itu terbuka bagi masyarakat lain.

Heru mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap pertanian seperti ini terus berkembang. Selain mendukung ketahanan pangan, sektor ini membuka lapangan kerja. Kesejahteraan warga sekitar pun meningkat.

Heru mengajak warga memanfaatkan setiap peluang ekonomi. Semangat gotong royong perlu terus dijaga. Pemantauan seperti ini diharapkan berlanjut. Polri ingin hadir di tengah aktivitas warga. (Cecil)

Respons Cepat Kepolisian: Bantu Warga Tamanayu Pulih Pascabencana

Lumajang- Pascabencana longsor, warga Desa Tamanayu butuh bantuan segera. Polres Lumajang merespons dengan menerjunkan personel. Sat Samapta bersama Polsek Pronojiwo turun ke lokasi. Kegiatan berlangsung Sabtu (31/10/2026).

Kasat Samapta AKP Agus Sugiharto memimpin langsung aksi tersebut. Sepuluh personel dikerahkan sejak pagi. Mereka membantu membersihkan material tanah di permukiman warga. Fokusnya mempercepat pemulihan kondisi lingkungan.

Ipda Eko Budi Laksono dari Sihumas Polres Lumajang menyampaikan penjelasan. Aksi gotong royong ini wujud respons cepat kepolisian. Kehadiran personel menjadi bentuk kepedulian. Pelayanan prima Polri pun ditunjukkan di lapangan.

Percepatan pembersihan rumah jadi prioritas utama. Kondisi psikologis warga terdampak perlu dipulihkan. Kenyamanan tempat tinggal juga harus segera kembali. Penanganan cepat diharapkan mengurangi beban mereka.

Polres Lumajang terus memantau potensi ancaman susulan. Cuaca di kawasan lereng pegunungan masih dinamis. Warga diminta waspada terhadap kemungkinan bencana lanjutan. Situasi pascapembersihan disebut aman dan terkendali. (Cecil)

Keamanan Bukan Tugas Polri Semata: Peran Satpam dalam Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Semarang- Keamanan bukan tanggung jawab Polri semata. Pesan itu ditegaskan Brigjen M. Rudy Syafirudin dalam Rakernas APSI 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Novotel, Semarang, Jumat (30/10/2026). Satpam disebut sebagai elemen penting dalam pemeliharaan ketertiban.

Rudy menjelaskan posisi Satpam yang unik. Mereka setiap hari berada di lingkungan kerja. Interaksi langsung dengan masyarakat juga rutin terjadi. Kondisi itu membuat peran mereka sangat strategis.

Menurutnya, tantangan keamanan semakin kompleks. Satpam perlu meningkatkan kompetensi dan integritas. Kemampuan beradaptasi dengan zaman jadi tuntutan. Tugas mereka kini mencakup pencegahan dini, bukan hanya penjagaan fisik.

Rudy juga menyoroti aspek kesejahteraan. Di balik seragam Satpam ada tanggung jawab besar. Loyalitas mereka dalam menjaga ketertiban patut dihargai. Perlindungan hukum dan peningkatan kompetensi harus berjalan seiring.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat menempatkan partisipasi semua elemen sebagai kunci. Satpam termasuk di dalamnya. Rudy berharap APSI terus memperkuat konsolidasi organisasi. Program nyata bagi anggotanya juga dinantikan. (Cecil)

Jumat, 30 Oktober 2026

Menekan Fatalitas Kecelakaan Remaja: Langkah Preventif Polres Jember di Sekolah

Jember- Kecelakaan remaja di jalan raya masih menjadi persoalan serius. Polres Jember memilih langkah preventif lewat edukasi sekolah. Program Polisi Jogo Sekolah digelar di SMKN 5 Jember. Kegiatan berlangsung Jumat (30/10/2026) di Kecamatan Sukorambi.

Wakapolres Jember Kompol A. Effan Sulaiman memimpin langsung sosialisasi tersebut. Ratusan pelajar menjadi pesertanya. Mereka mendapat imbauan Kamtibmas secara langsung. Fokusnya menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini.

Para siswa diingatkan soal helm berstandar SNI. Rambu dan marka jalan harus dipatuhi. Surat-surat kendaraan wajib lengkap. Balap liar dan aksi ugal-ugalan diminta ditinggalkan.

Edukasi ini berjalan seiring Operasi Patuh Semeru 2026. Polda Jatim dan Polres Jember tengah menggencarkan operasi itu. Tujuannya meningkatkan disiplin masyarakat. Angka pelanggaran dan kecelakaan ingin ditekan.

Polres Jember menilai sekolah bukan hanya tempat belajar akademik. Sekolah juga ruang membangun karakter dan kedisiplinan. Pelajar diharapkan jadi agen perubahan. Keselamatan berkendara harus jadi kebutuhan utama. (Cecil)

Dari Ngasem untuk Pangan: Warga Mulai Gemar Menanam Buah

Nganjuk- Kesadaran warga Desa Ngasem, Kecamatan Jatikalen, terhadap pemanfaatan lahan mulai tumbuh. Mereka tidak hanya menanam komoditas pokok. Tanaman buah kini ikut dikembangkan melalui pembibitan.

Aiptu Yoga, Bhabinkamtibmas Desa Ngasem, memantau kegiatan pembibitan milik warga. Sebagai penggerak ketahanan pangan, ia memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, lahan sela bisa dioptimalkan untuk tanaman buah.

Pembibitan warga menyebut minat masyarakat membeli bibit buah semakin meningkat. Mereka berharap pendampingan dari Bhabinkamtibmas terus berlanjut. Dengan begitu, kegiatan ini bisa berkembang dan memberi manfaat ekonomi.

Aiptu Yoga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan secara produktif. Ia menyarankan agar warga memilih bibit berkualitas dan merawat tanaman secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga. (Zulis)

DIALOG DI LADANG: CARA BHABINKAMTIBMAS BLONGKO DUKUNG PETANI

Blongko- Dialog di ladang menjadi cara Bhabinkamtibmas Desa Blongko mendukung petani. Aipda Aries menyambangi petani kacang panjang di wilayah binaannya. Ia melihat tanaman yang berusia sekitar satu bulan. Kegiatan ini bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Aipda Aries menjalin komunikasi dengan para petani. Ia ingin mengetahui perkembangan tanaman secara langsung. Keluhan, kendala, dan aspirasi warga pun diserap. Sinergi Polri dan petani dinilai sangat penting bagi keberhasilan program pangan.

Seorang petani mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas. Ia merasa diperhatikan oleh aparat. Harapannya, pendampingan dan komunikasi terus dilakukan. Kendala perawatan tanaman, pupuk, dan hama bisa dicarikan solusi bersama-sama.

Aipda Aries menyatakan Polri siap mendukung pengembangan pertanian. Ia mengimbau petani merawat tanaman secara optimal. Kualitas hasil pertanian harus dijaga. Petani diminta tidak ragu menyampaikan kendala agar sinergi berkelanjutan terwujud. (Alea)

Polsek Ngluyu Ajak Petani Tingkatkan Hasil Panen Jagung

Nganjuk- Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Polsek Ngluyu aktif mendampingi petani di wilayahnya. Aiptu Bambang Okta, S.H., selaku penggerak ketahanan pangan, memantau hasil panen jagung warga Desa Ngluyu. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap sektor pertanian.

Dari hasil pemantauan, panen jagung warga diketahui mengalami peningkatan. Para petani menyambut baik capaian tersebut. Mereka merasakan dampak positifnya terhadap pendapatan serta semangat bertani.

Seorang petani menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan. Ia menilai kehadiran Bhabinkamtibmas memberikan motivasi bagi para petani. Harapannya, informasi soal cara bercocok tanam yang baik dan pemilihan bibit unggul terus ditingkatkan.

Aiptu Bambang Okta mengajak petani terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Ia berkomitmen mendampingi masyarakat mengoptimalkan potensi pertanian di Kecamatan Ngluyu. Kerja sama yang erat diharapkan mewujudkan kemandirian pangan secara berkelanjutan. (Lia)

Seribu Personel Dikerahkan: Strategi Polri Menekan Karhutla dari Hulu ke Hilir

Pontianak- Penanganan karhutla tidak hanya soal penindakan. Polri juga mengerahkan 1.000 personel BKO dari berbagai unsur, termasuk Korps Brimob. Sebanyak 403 personel lainnya mendukung edukasi pencegahan kepada masyarakat. Dukungan tenaga medis juga diberikan bagi warga terdampak dan petugas lapangan.

Langkah ini disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Menurutnya, karhutla butuh keterlibatan seluruh pihak. Penegakan hukum harus berjalan seiring pencegahan di tingkat masyarakat. Kehadiran Kabareskrim di Kalimantan Barat merupakan tindak lanjut arahan Kapolri.

Di sisi penindakan, Bareskrim Polri telah menetapkan 245 tersangka perorangan. Sebanyak 20 korporasi juga menyandang status tersangka. Untuk perkara perorangan, tercatat 287 laporan polisi dengan luas lahan terbakar 5.859,12 hektare. Polda Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan laporan terbanyak, yakni 68 laporan.

Perkara korporasi mencakup 104 laporan polisi. Luas lahan terbakar mencapai 29.168,78 hektare. Empat dari 20 korporasi tersangka adalah perusahaan penanaman modal asing. Penyidik juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi.

Trunoyudo menegaskan karhutla adalah tanggung jawab bersama. Polri mendorong pencegahan melalui edukasi dan keterlibatan masyarakat. Dukungan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan TNI ikut diperlukan. Harapannya, kejadian serupa tidak terus berulang. (Cecil)

Enam Ratus Paket, Satu Pesan: Jogo Omah Bukan Slogan Belaka

Surabaya- Polda Jatim menyalurkan 600 paket sembako dalam kegiatan Jumat Berkah. Sasaran kali ini adalah komunitas pengemudi ojek online. Penyerahan berlangsung di Lapangan Mapolda Jatim, Jumat (30/10/2026). Kapolda Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin langsung acara tersebut.

Kegiatan ini disebut sebagai implementasi semangat Jogo Omah. Masyarakat ditempatkan sebagai mitra strategis Polri. Menjaga keamanan bukan tugas aparat semata. Lingkungan yang kondusif lahir dari kolaborasi semua pihak.

Kapolda menyampaikan apresiasi kepada komunitas ojol. Mereka dinilai aktif membangun komunikasi dengan kepolisian. Informasi yang mereka berikan membantu menjaga situasi tetap aman. Peran itu disebut sangat berarti bagi Kamtibmas di Jawa Timur.

Bantuan sembako sendiri merupakan bentuk kepedulian. Polda Jatim ingin meringankan kebutuhan sehari-hari para pengemudi. Kegiatan ini juga direncanakan menjadi agenda rutin tiap Jumat. Pembagiannya akan dilakukan bergantian agar lebih merata.

Pesan yang ingin dibawa jelas: polisi harus dekat dengan warga. Kedekatan itu dibangun lewat kegiatan sosial dan komunikasi sehari-hari. Ojol diajak terus menjadi mitra dalam menjaga ketertiban. Jogo Omah, Jogo Jawa Timur bukan sekadar slogan. (Cecil)

Kamis, 29 Oktober 2026

6.000 Kartu SIM dan 13 Ponsel: Isi Penggerebekan yang Mengungkap Jaringan Judi Online

Surabaya- Angka 6.000 kartu SIM bukan jumlah kecil. Itulah salah satu barang bukti yang diamankan Ditressiber Polda Jatim dalam penggerebekan di Sidoarjo. Kartu-kartu itu berasal dari operator XL, Axis, dan By.U. Sebuah komputer rakitan dan 13 ponsel juga ikut disita.

Barang bukti tersebut menjelaskan skala operasi tersangka DS. Ia mendaftarkan kartu SIM memakai data orang lain. NIK dan KK korban dipakai tanpa izin. Dari situ ia membangun akun WhatsApp dan Telegram untuk dijual.

Bisnis akun bodong itu berjalan sejak 2023. Harganya bervariasi, dari Rp500 hingga Rp5.000 per akun. Total keuntungannya ditaksir mencapai Rp100 juta. Namun DS tidak berhenti sampai di situ.

Sejak November 2025, ia mengembangkan layanan blasting iklan judi. Website sengmanda.com dibuat sendiri untuk keperluan itu. Pelanggan cukup mengirim materi promosi dan daftar nomor WhatsApp. Sistem akan otomatis membanjiri nomor-nomor tersebut dengan iklan judi.

Atas perbuatannya, DS dijerat UU ITE, UU Perlindungan Data Pribadi, dan KUHP terkait perjudian. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara atau denda Rp12 miliar. Ditressiber Polda Jatim juga membuka hotline 08811043007 dan membentuk tim asset tracing. (Cecil)

Gurami Butuh Telaten, Bhabinkamtibmas Blitaran Siap Dampingi Warga

Nganjuk- Merawat gurami membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Mulai dari air hingga pakan, semuanya harus diperhatikan. Inilah yang membuat sebagian warga Desa Blitaran lebih memilih lele.

Meski begitu, Aiptu Yuli Widodo tetap mendorong pengembangan gurami. Bhabinkamtibmas Desa Blitaran ini memantau kolam warga di Kecamatan Sukomoro. Ia berharap produksi gurami terus meningkat dan nilai ekonominya naik.

Pembudidaya menyadari tantangan merawat gurami cukup besar. Pemantauan kondisi ikan secara berkala menjadi keharusan. Mereka berharap usaha ini berkembang dan menambah penghasilan keluarga.

Aiptu Yuli Widodo mengajak warga tidak ragu berkoordinasi dengan petugas terkait. Pengetahuan dan keterampilan budidaya perlu terus diasah. Dengan pendampingan berkelanjutan, gurami Blitaran diharapkan semakin berkembang dan mendukung ketahanan pangan nasional. (Zulis)

DIALOG PETERNAK DAN APARAT NGRONGGOT: KUNCI PANGAN BERKELANJUTAN

Ngronggot- Dialog menjadi kunci dalam membangun pangan berkelanjutan di Desa Ngronggot. Bhabinkamtibmas Aiptu Subkhan Anas bersama Babinsa menemui peternak sapi. Mereka berdiskusi santai sambil mendengar aspirasi warga. Pendekatan ini mempererat hubungan aparat dan masyarakat.

Aiptu Subkhan Anas menyampaikan bahwa peternak berperan menjaga ketersediaan pangan. Pesan ini sejalan dengan arahan Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. Ia meminta personel aktif berkunjung dan mendengar keluhan. Dukungan melalui koordinasi dengan pihak terkait juga ditekankan.

Seorang peternak mengapresiasi perhatian aparat terhadap usaha mereka. Ia berharap kegiatan ini terus dilakukan. Menurutnya, dialog langsung memudahkan penyampaian kendala usaha. Pakan, kesehatan hewan, dan pemasaran menjadi persoalan yang perlu solusi bersama.

Aiptu Subkhan Anas mengingatkan pentingnya kebersihan kandang dan pakan cukup. Kesehatan hewan harus diperhatikan secara rutin. Peternak diminta segera berkoordinasi jika menemukan masalah pada ternak. Sinergi ini diharapkan memperkuat sektor peternakan dan kesejahteraan peternak. (Alea)

Kehadiran Polisi di Sawah Campur Bikin Petani Lebih Tenang

Nganjuk- Suasana persawahan Desa Campur tampak berbeda saat Aiptu Agus K. hadir di tengah petani. Ia berdialog sambil berpatroli memantau area pertanian. Kehadirannya disambut hangat oleh warga yang sedang mengolah lahan.

Ia menjelaskan bahwa patroli ini untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Petani diimbau lebih waspada terhadap peralatan dan hasil panen. Jika ada hal mencurigakan, warga diminta segera melapor.

Seorang petani mengaku merasa lebih aman dengan adanya patroli tersebut. Ia berharap kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, rasa tenang membuat pekerjaan di sawah lebih lancar.

Aiptu Agus K. menekankan pentingnya kerja sama antara Polri dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, lingkungan pertanian tetap kondusif dan produktif. (Lia)

Serap Aspirasi Pekerja Pasar, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Cangkrukan

Surabaya- Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan AZ menggelar cangkrukan bersama pekerja pasar. Kegiatan berlangsung di Pasar Pabean Cantian pada Rabu (28/10/2026). Belasan perwakilan kuli panggul, juru parkir, dan pedagang hadir. Kapolres menyerap langsung keluhan dan aspirasi mereka.

Kehadiran AKBP Irwan di tengah riuhnya pasar tradisional menjadi wujud pendekatan humanis Polri. Komunikasi dua arah pun terjalin lebih erat. Kapolres menegaskan pekerja pasar punya posisi strategis. Mereka membantu aparat menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Cangkrukan dinilai sebagai sarana efektif mempererat silaturahmi. Kegiatan ini juga membangun komunikasi dan memperkuat sinergisitas Polri dengan masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mensosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2026. Kapolres mengimbau pekerja pasar dan jukir menaati peraturan lalu lintas.

Keselamatan saat berkendara di jalan raya harus diutamakan. Edukasi ini diharapkan diteruskan kepada keluarga di rumah demi menekan angka kecelakaan. AKBP Irwan juga meminta warga tidak ragu melapor jika menemui potensi gangguan kejahatan. Layanan darurat bebas pulsa Call Center 110 siaga 24 jam. (Lia)

Rabu, 28 Oktober 2026

Tiga Lokasi Jadi Sasaran Pengungkapan Sabu di Nganjuk

Nganjuk- Satresnarkoba Polres Nganjuk mengungkap tiga kasus sabu di tiga lokasi berbeda. Pengungkapan berlangsung pada 18 dan 23 Oktober 2026, kurang dari sepekan. Tiga orang diamankan, termasuk seorang anak. Total sabu yang disita mencapai 15,65 gram bruto.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan pengungkapan ini bagian dari komitmen kepolisian. Pemberantasan narkotika dilakukan melalui penindakan dan pencegahan. Masyarakat diajak aktif memberikan informasi kepada kepolisian. Langkah ini untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Pengungkapan pertama dilakukan Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Lokasinya kamar mandi area kolam renang Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono. Petugas mengamankan SI (36), warga Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang. Dari lokasi disita pipet kaca berisi sisa sabu 1,53 gram, seperangkat alat isap, korek api gas, dan telepon genggam.

Kasus kedua terungkap pada hari yang sama sekitar pukul 17.30 WIB. Lokasinya rumah di Dusun Balekambang, Desa Tanjungkalang, Kecamatan Ngronggot. Petugas mengamankan MB (17), warga Kecamatan Ngronggot. Polisi menyita 12 paket sabu seberat 3,15 gram bruto, telepon genggam, dan perlengkapan pembungkus. Sabu itu diduga titipan seseorang yang kini masuk DPO. (Lia)

Polres Nganjuk Pastikan Keberangkatan 150 Mahasiswa ke Polda Jatim Lancar

Nganjuk- Polres Nganjuk memastikan keberangkatan sekitar 150 mahasiswa menuju Polda Jawa Timur berjalan tertib dan lancar. Mereka mengikuti apel kebangsaan peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026. Pelepasan berlangsung di Mapolres Nganjuk pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan langsung memimpin prosesnya.

Mahasiswa yang berangkat berasal dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi. UPMS mengirim 64 orang, STIKES Satria Bhakti 50 orang, PMII 19 orang, GMNI 9 orang, IMM 5 orang, dan HMI 3 orang. Keikutsertaan mereka menjadi wujud semangat generasi muda. Nilai-nilai Sumpah Pemuda terus dihidupkan melalui kegiatan ini.

Kapolres Nganjuk menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bagi generasi muda. Persatuan dan semangat kebangsaan perlu terus diperkuat. Mahasiswa diminta berperan aktif menjaga keutuhan NKRI. Mereka juga didorong memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

AKBP Suria Miftah Irawan berharap apel kebangsaan memperkuat rasa cinta Tanah Air. Semangat persaudaraan di kalangan pemuda juga diharapkan tumbuh. Ia mengingatkan mahasiswa mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Rangkaian kegiatan apel harus diikuti dengan tertib. (Lia)

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Patianrowo Aktif di Area Persawahan

Nganjuk- Dukungan terhadap ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Polsek Patianrowo. Bhabinkamtibmas Aiptu Wawan Sugiantoro aktif menjalin komunikasi dengan para petani. Kehadirannya di area persawahan tidak hanya untuk patroli kamtibmas. Ia juga menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan petani terkait kegiatan pertanian.

Seorang petani menyampaikan perlunya kecermatan memilih jenis tanaman. Lahan harus tetap produktif, terutama saat musim kemarau. Ia menanam jagung di sela-sela tanaman cabai sebagai solusi. Kedua tanaman itu dinilai relatif aman dibudidayakan saat kemarau.

Aiptu Wawan mengapresiasi inisiatif petani tersebut. Ia menilai pola tanam beragam mampu memaksimalkan pemanfaatan lahan. Petani diimbau memperhatikan kondisi tanah dan ketersediaan air. Perawatan tanaman juga harus dijaga agar hasil panen optimal.

Aiptu Wawan menegaskan sinergi Polri dan petani sangat penting. Kerja sama ini menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan. Petani diajak tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun kendala. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan bisa dicarikan solusi dan kamtibmas tetap kondusif. (Lia)

Polri Dampingi Peternak Domba Ngadipiro Menuju Kemandirian Ekonomi

Nganjuk- Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat membawa manfaat nyata. Bripka Yuli Priyanto dari Polsek Wilangan menyambangi peternakan domba warga Desa Ngadipiro. Peternakan tersebut tengah menggunakan kandang baru berkapasitas sekitar 20 ekor. Kunjungan ini bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Kandang baru itu diharapkan menjadi sarana pengembangan usaha yang lebih tertata. Usaha peternakan warga diharapkan lebih produktif dan bernilai ekonomis. Bripka Yuli memberikan dukungan serta motivasi kepada peternak. Ia mengajak peternak terus mengembangkan usahanya sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.

Kebersihan kandang menjadi salah satu pesan penting Bripka Yuli. Kesehatan ternak juga harus diperhatikan dengan baik. Ketersediaan pakan perlu dipastikan agar domba tumbuh optimal. Pesan-pesan ini disampaikan agar hasil peternakan maksimal.

Peternak menyambut baik kunjungan dan perhatian tersebut. Dengan kandang baru, ia berharap pemeliharaan domba lebih mudah. Hasilnya pun diharapkan semakin baik. Apabila menghadapi kendala, ia siap berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk mencari solusi. (Lia)

Bhabinkamtibmas Ngluyu Ajak Petani Pisang Tingkatkan Kualitas Panen

Nganjuk- Peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung ketahanan pangan tampak nyata di Desa Lengkong Lor. Aiptu Suwarno dari Polsek Ngluyu memantau lahan P2B yang ditanami pisang milik warga. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026. Tujuannya mendorong masyarakat mengoptimalkan lahan pekarangan agar produktif dan bernilai ekonomis.

Dari hasil pemantauan, budidaya pisang warga menunjukkan produktivitas yang cukup baik. Peluang pemasaran buahnya juga menjanjikan. Permintaan buah pisang semakin meningkat. Kebutuhan pasokan buah untuk program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu penyebabnya.

Salah seorang petani mengaku hasil kebunnya cukup membantu meningkatkan pendapatan keluarga. Hasil panen dapat dipasarkan kepada pembeli. Ia berharap budidaya pisang ini terus berkembang. Permintaan pasar yang semakin meningkat diharapkan membuat petani lebih bersemangat mengelola lahan.

Aiptu Suwarno mengimbau warga agar terus menjaga kualitas tanaman. Perawatan dan pemupukan perlu diperhatikan. Waktu panen juga harus diatur agar hasil produksi tetap terjaga. Ia mendorong petani memperkuat kerja sama pemasaran hasil panen untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan warga. (Lia)

Bukan Korban Lokal, Target Penipuan WNA Vietnam Justru Warga Negaranya Sendiri

Sidoarjo- Fakta menarik muncul dari pengungkapan kasus penipuan daring di Sidoarjo. Para pelaku yang merupakan WNA Vietnam ternyata tidak menyasar warga Indonesia. Korban mereka adalah masyarakat di Vietnam yang percaya pada tawaran bantuan emisi kendaraan.

Para pelaku memanfaatkan kesamaan bahasa dan budaya untuk membangun kepercayaan. Korban dihubungi dan diyakinkan bahwa mereka berurusan dengan petugas resmi. Setelah percaya, korban diminta mentransfer sejumlah uang.

Penyidik menyebut modus ini cukup efektif karena korban merasa berkomunikasi dengan orang senegara. Laporan korban di Vietnam kemudian menjadi pintu masuk penyelidikan di Indonesia. Kerja sama antarlembaga pun dilakukan untuk mengungkap peran masing-masing tersangka.

Hingga kini, penyidik masih mendalami apakah ada pihak lain yang terlibat. Delapan tersangka sudah ditahan di Mapolresta Sidoarjo. Kasus ini menjadi contoh nyata bahwa kejahatan digital tidak mengenal batas wilayah. (Lia)

Kapolda Jatim: Aspirasi Buruh Bukan Perlawanan, tapi Hak yang Harus Dikawal

Surabaya- Aspirasi buruh kerap disalahartikan. Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono meluruskan hal itu. Menurutnya, pekerja yang menyampaikan aspirasi bukanlah lawan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan ke Kantor KSPSI AGN Jawa Timur. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kapolda didampingi jajaran pejabat utama Polda Jatim.

Kedatangan mereka disambut Ketua KSPSI AGN Jatim Ahmad Fauzi beserta pengurus. Kunjungan ini memperkuat sinergi. Hubungan industrial yang harmonis terus dijaga.

Kapolda menegaskan bahwa pekerja bagian dari masyarakat. Hak-hak mereka harus dikawal secara humanis. Ruang dialog terbuka menjadi caranya.

Untuk memperkuat komunikasi di daerah, Kapolda merencanakan agenda rutin bulanan. Para Kapolres akan menggelar acara ngopi bareng dengan serikat pekerja. Kegiatan ini digelar di wilayah masing-masing.

Ahmad Fauzi menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut. Atensi Kapolda terhadap isu pengangguran dinilai penting. Persoalan buruh dan stabilitas dunia usaha diharapkan dicarikan jalan keluar bersama. (Dean)

Selasa, 27 Oktober 2026

Gerak Cepat URC Jaka Tingkir, Truk Curian di Lamongan Kembali Diamankan

Lamongan- Gerak cepat tim kepolisian membuahkan hasil. Tim URC Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan mengungkap pencurian truk. Kasus bermula dari parkiran homestay di Desa Tunggul, Kecamatan Paciran.

Korban EJF (25) kehilangan truk Mitsubishi FE104 bernomor polisi L 9629 BD. Kendaraan raib sekitar pukul 06.50 WIB pada Senin, 26 Oktober 2026. Korban memarkir truk dengan kunci kontak masih terpasang.

Sebelumnya, korban tiba bersama pelaku dan seorang rekan. Mereka beristirahat sekitar pukul 02.00 WIB. Saat terbangun, pelaku sudah tidak ada di kamar.

Korban memeriksa rekaman CCTV homestay. Terlihat pelaku membawa kabur truk tanpa izin. Korban pun melapor ke Polsek Paciran.

Tim URC Jaka Tingkir yang dipimpin Ipda Moh Fatihul Ihsan melakukan penyelidikan. Analisis CCTV di sekitar TKP dilakukan. Sekitar pukul 13.00 WIB, pelaku terdeteksi di Kabupaten Blora.

Tim URC Lamongan berkoordinasi dengan Resmob Polres Blora. Petugas gabungan mencegat pelaku tanpa perlawanan. AF (24) warga Surabaya diamankan bersama truk curian. (Dean)

Bhabinkamtibmas Jetis Hadir di Tengah Petani, Beri Perlindungan

Nganjuk- Perlindungan bagi petani menjadi prioritas Bhabinkamtibmas. Aiptu Slamet Riyadi mewujudkannya melalui patroli. Bhabinkamtibmas Desa Jetis, Kecamatan Pace, ini hadir di kawasan persawahan pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut untuk menjaga kamtibmas tetap kondusif. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian memberi rasa aman. Petani dapat bekerja dengan lebih tenang.

Dalam patroli, Aiptu Slamet memberikan imbauan kamtibmas. Petani diminta waspada terhadap potensi gangguan keamanan. Barang-barang milik mereka juga harus dijaga.

Ia juga aktif menjalin komunikasi dengan petani. Aspirasi dan keluhan mereka diserap dengan baik. Kepedulian Polri terhadap sektor pertanian pun ditunjukkan.

Seorang petani menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bhabinkamtibmas. Ia merasa lebih aman dan nyaman saat bekerja. Patroli seperti ini diharapkan terus dilaksanakan.

Aiptu Slamet menegaskan bahwa Polri akan terus hadir. Perlindungan dan pelayanan diberikan kepada masyarakat. Setiap aspirasi petani akan ditampung dan diteruskan kepada instansi terkait. (Dean)

Bhabinkamtibmas Betet Beri Motivasi Petani lewat Program P2B

Nganjuk- Motivasi menjadi penyemangat bagi petani. Aiptu Munib memberikannya melalui pendampingan. Bhabinkamtibmas Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, ini memantau lahan Pekarangan Pangan Bergizi pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut wujud dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional. Optimalisasi lahan produktif menjadi fokusnya. Penguatan sektor pertanian di tingkat desa juga menjadi sasaran.

Aiptu Munib bersinergi dengan kelompok tani setempat. Pengelolaan lahan secara produktif didorong bersama. Komoditas jagung menjadi salah satu pengembangannya.

Sinergi ini diharapkan meningkatkan hasil pertanian. Potensi lahan yang tersedia dapat dioptimalkan. Ketersediaan pangan bagi masyarakat pun lebih terjamin.

Seorang petani menyampaikan apresiasi atas pendampingan tersebut. Ia berharap pendampingan seperti ini terus berlanjut. Petani semakin bersemangat mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas jagung.

Aiptu Munib mengajak kelompok tani menjaga sinergi. Pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal terus didorong. Semangat gotong royong diharapkan memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat desa. (Dean)

Bhabinkamtibmas Ngadiboyo Dorong Warga Produktif lewat Pembibitan Mangga

Nganjuk- Produktivitas warga menjadi perhatian Bhabinkamtibmas. Aiptu Seno Susanto mendorong warga Desa Ngadiboyo memanfaatkan lahan kosong. Pembibitan mangga menjadi salah satu caranya.

Kegiatan pemantauan berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026. Aiptu Seno selaku penggerak ketahanan pangan mendampingi warga. Dukungan Polri terhadap ketahanan pangan pun ditunjukkan.

Bibit mangga yang dikembangkan warga berkualitas unggul. Teknik persilangan dan okulasi diterapkan dalam pembibitannya. Tanaman diharapkan berbuah lebih cepat.

Pohon tidak perlu menunggu besar seperti tanaman dari biji. Peluang memperoleh hasil optimal pun lebih besar. Warga diharapkan memanfaatkannya dengan baik.

Seorang petani menyampaikan apresiasi atas perhatian Bhabinkamtibmas. Ia berharap semakin banyak warga tertarik menanam mangga. Lahan kosong dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif.

Aiptu Seno mengimbau warga memanfaatkan lahan kosong secara optimal. Perawatan tanaman yang berkelanjutan juga diperlukan. Masyarakat diharapkan semakin mandiri dan produktif mendukung ketahanan pangan desa. (Dean)

Polri Sebut Kepatuhan Lalu Lintas Bentuk Tanggung Jawab Bersama

Jakarta- Kepatuhan lalu lintas bukan sekadar kewajiban. Polri menyebutnya sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Hal ini ditegaskan dalam Operasi Patuh 2026.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan hal itu di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas membutuhkan keterlibatan semua pihak. Polri dan masyarakat harus bersinergi.

Kepatuhan bertujuan melindungi diri sendiri dan orang lain. Bukan hanya untuk memenuhi ketentuan yang berlaku. Pemahaman ini perlu ditumbuhkan di masyarakat.

Pelanggaran tertentu meningkatkan risiko kecelakaan. Melawan arus dan tidak memakai helm menjadi contohnya. Menerobos lampu merah juga berbahaya.

Penggunaan telepon genggam saat berkendara turut membahayakan. Melanggar batas kecepatan juga meningkatkan risiko. Karena itu, operasi diprioritaskan pada perilaku berbahaya.

Trunoyudo menegaskan bahwa pendekatan edukatif dan humanis dikedepankan. Penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif dan profesional. Polri mengajak masyarakat berperan aktif mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan. (Dean)

Senin, 26 Oktober 2026

Bijak Bermedia Sosial, Pesan Kadiv Humas Polri Jaga Ruang Demokrasi

Jakarta- Media sosial menjadi ruang demokrasi yang perlu dijaga. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyoroti hal itu. Masyarakat diminta bijak dalam bermedia sosial.

Pesan tersebut disampaikan di Jakarta pada Selasa, 27 Oktober 2026. Menurut Johnny, kebenaran informasi harus diperiksa sebelum disebarkan. Langkah ini mencegah kesalahpahaman di masyarakat.

Polri menghormati setiap aspirasi masyarakat. Kritik dan perbedaan pendapat dinilai bagian dari demokrasi. Masyarakat diharapkan menyampaikannya secara damai dan bertanggung jawab.

Polri mengedepankan pelayanan humanis melalui komunikasi persuasif. Pendekatan ini agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan baik. Partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga ketertiban.

Johnny menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya soal keberanian berpendapat. Kedewasaan dalam menghormati perbedaan juga menjadi kuncinya. Ruang demokrasi harus dijaga bersama, baik di dunia nyata maupun digital.

Polri bersama masyarakat diharapkan menjaga agar aspirasi tersampaikan. Pelayanan berjalan baik dan kehidupan bermasyarakat tetap aman. Kondisi damai menjadi tujuan bersama yang harus dirawat. (Dean)

Kapolres Lumajang Duduk Bareng Warga di Warkop, Bahas Kamtibmas

Lumajang- Pendekatan humanis ditunjukkan Kapolres Lumajang. AKBP Riki Yariandi duduk bareng warga di Warung Kopi Cak Syukur. Kegiatan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026.

Curhat Kamtibmas ini menjadi sarana komunikasi dua arah. Kapolres mendengarkan keluhan masyarakat secara langsung. Ia didampingi Kasat Lantas dan Kasat Binmas.

Menurut Kapolres, kegiatan ini meruntuhkan sekat antara kepolisian dan masyarakat. Polri hadir bukan hanya untuk mendengarkan. Setiap aspirasi harus mendapatkan solusi nyata.

Suasana penuh keakraban terlihat dalam pertemuan itu. Jajaran perwira duduk melingkar bersama warga. Sambil menikmati kopi, mereka berdialog tanpa sekat birokrasi.

Berbagai masukan warga disampaikan dalam dialog. Ketaatan berlalu lintas dan kesadaran hukum menjadi topik. Potensi gangguan keamanan lingkungan juga dibahas.

Kapolres menegaskan pentingnya koordinasi lintas fungsi. Aspirasi tentang titik rawan lalu lintas telah dicatat. Patroli terjadwal dan edukasi langsung ke komunitas warga akan ditingkatkan. (Dean)

Operasi Patuh Semeru 2026 di Nganjuk, Edukasi Jadi Prioritas

Nganjuk- Edukasi menjadi prioritas dalam Operasi Patuh Semeru 2026. Polres Nganjuk mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif. Penindakan menjadi langkah akhir yang terukur.

Apel gelar pasukan digelar di Lapangan Apel Polres Nganjuk. Kegiatan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026. Personel gabungan TNI-Polri, Dishub, dan Satpol PP turut serta.

Operasi berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Tema yang diusung adalah Polisi Bersama Masyarakat, Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan memimpin apel tersebut.

Dalam pelaksanaannya, operasi menerapkan tiga pendekatan. Preemtif 20 persen, preventif 50 persen, dan represif 30 persen. Penindakan dilakukan melalui ETLE maupun tilang manual.

Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir menyampaikan kesiapan jajarannya. Edukasi, pengaturan lalu lintas, dan patroli akan dioptimalkan. Penindakan terhadap pelanggaran berbahaya tetap dilakukan.

Masyarakat diimbau mematuhi aturan lalu lintas. Pengendara motor wajib memakai helm berstandar SNI. Pengemudi mobil harus memakai sabuk pengaman. Penggunaan ponsel saat berkendara dan berkendara dalam pengaruh alkohol juga dilarang. (Dean)

Polisi Bersama Masyarakat: Korsabhara Baharkam Polri Sambangi SD Cilangkap 8

Depok- Kehadiran polisi di sekolah membawa pesan positif. Korsabhara Baharkam Polri menyambangi SD Negeri Cilangkap 8, Depok. Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan dan Cinta Lingkungan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026.

Acara ini merupakan implementasi arahan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi landasannya. Kepedulian terhadap pendidikan, kesehatan anak, dan lingkungan diwujudkan dalam kegiatan.

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Mokhamad Ngajib menegaskan bahwa anak-anak adalah masa depan bangsa. Kehadiran polisi bukan hanya untuk edukasi keamanan. Nilai kepedulian, kedisiplinan, dan kecintaan lingkungan juga ditanamkan.

Kegiatan diawali dengan upacara pagi yang dipimpin AKBP Helminingsih. Edukasi tentang tugas kepolisian disampaikan oleh Iptu Dian Anggraini dan Iptu Lis Irmayanti. Para siswa menerima 550 paket makanan bergizi.

Suasana semakin interaktif melalui sesi tanya jawab. Siswa mendapat kesempatan mengenal lebih dekat tugas kepolisian. Personel bersama siswa dan guru juga menanam bibit pohon mangga di lingkungan sekolah.

Ngajib menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal pengetahuan. Pembentukan kepedulian dan tanggung jawab sosial juga penting. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan benar-benar dirasakan melalui tindakan nyata. (Dean)

Sinergi Polri dan Petani Ketawang Perkuat Ketahanan Pangan

Nganjuk- Sinergi menjadi fondasi ketahanan pangan. Aipda Heru membangun kemitraan dengan petani bawang merah Desa Ketawang. Bhabinkamtibmas Polsek Gondang ini mendampingi mereka pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Kegiatan berlangsung dari area persawahan hingga hasil panen dibawa ke rumah. Aipda Heru terlibat langsung dalam proses tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap aktivitas pertanian.

Harga bawang merah sedang mengalami penurunan. Sebagian hasil panen diprioritaskan menjadi bibit. Langkah ini diambil agar usaha pertanian tetap berlanjut dan ketersediaan bibit terjaga.

Seorang petani berharap harga kembali membaik. Hasil panen diharapkan memberikan keuntungan lebih optimal. Kondisi pasar yang stabil menjadi dambaan mereka.

Aipda Heru menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas siap memberikan dukungan. Petani tidak perlu menghadapi kendala sendirian. Keamanan dan fasilitasi penyelesaian masalah menjadi bagian dari perannya.

Setiap kendala yang muncul diminta segera dikomunikasikan. Solusi bersama akan dicarikan. Sinergi Polri dan petani diharapkan memperkuat ketahanan pangan, menjaga kamtibmas tetap kondusif, serta mendorong kesejahteraan masyarakat. (Dean)

Kekeringan Tak Patahkan Semangat Petani Cabai Bungur, Polri Hadir Mendampingi

Nganjuk- Kekeringan tidak mematahkan semangat petani cabai Desa Bungur. Mereka tetap merawat tanaman dengan tekun. Polri hadir mendampingi melalui Bhabinkamtibmas.

Aipda Heru P. menyambangi petani pada Selasa, 27 Oktober 2026. Cuaca panas berkepanjangan menyebabkan lahan mengalami kekeringan. Produktivitas tanaman cabai pun terdampak.

Meski hasil panen menurun, petani tetap memanen cabai yang masih layak jual. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha. Kebutuhan konsumen pun tetap terpenuhi.

Aipda Heru menyerap aspirasi petani terkait kendala pengairan. Pasokan air yang belum lancar menjadi persoalan utama. Ia berjanji berkoordinasi dengan dinas pengairan agar masalah segera ditangani.

Seorang petani berharap pengairan kembali lancar. Tanaman diharapkan tumbuh optimal dan hasil panen meningkat. Pendapatan keluarga pun tetap terjaga.

Aipda Heru menegaskan program ketahanan pangan tidak boleh terhenti. Kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan. Komitmen Polri untuk hadir mendampingi masyarakat demi kesejahteraan petani pun terus ditunjukkan. (Dean)

Petani Sumberwindu Tetap Tanam Padi Meski Kemarau, Ini Peran Bhabinkamtibmas


Nganjuk- Kemarau panjang tidak menyurutkan semangat petani. Desa Sumberwindu tetap menanam padi di tengah kondisi tersebut. Aipda Agus Sutikno berperan aktif mendampingi mereka.

Bhabinkamtibmas Polsek Berbek ini menyambangi petani pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kegiatan menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Sinergi Polri dan masyarakat terus diperkuat.

Dalam dialog, diketahui ketersediaan air masih mencukupi. Aliran irigasi lancar sehingga petani tetap menanam padi. Kondisi tanaman yang subur menjadi bukti pengelolaan yang baik.

Padi sebentar lagi memasuki masa panen. Dukungan sumber air membantu menjaga produktivitas pangan. Hal ini menunjukkan bahwa kemarau bukan penghalang jika dikelola dengan tepat.

Seorang petani menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pengairan. Ia berharap hasil panen kali ini memuaskan. Kebutuhan keluarga dan perekonomian pun diharapkan semakin baik.

Aipda Agus mengimbau petani menjaga saluran irigasi. Koordinasi dianjurkan jika menghadapi kendala. Pola tanam yang tepat sesuai kondisi cuaca juga perlu diterapkan agar ketahanan pangan di Desa Sumberwindu semakin kuat. (Dean)

Bhabinkamtibmas Genjeng Serap Aspirasi Petani Kacang Tanah

Nganjuk- Aspirasi petani perlu didengar dengan baik. Aiptu Andi Prabowo melakukannya melalui dialog humanis. Bhabinkamtibmas Desa Genjeng, Polsek Loceret, ini menyambangi petani kacang tanah pada Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan berlangsung di wilayah binaannya. Aiptu Andi berbincang akrab dengan para petani. Berbagai persoalan pertanian dibahas bersama.

Harga jual kacang tanah menjadi perhatian utama. Kondisi pasar serta kuota hasil panen turut dibicarakan. Semua faktor pemasaran komoditas menjadi bahan diskusi.

Seorang petani menyampaikan harapannya. Ia ingin harga jual tetap stabil. Akses pemasaran yang lebih mudah juga sangat dibutuhkan agar hasil panen menguntungkan.

Aiptu Andi juga mengingatkan antisipasi musim penghujan. Kondisi lahan dan saluran drainase perlu dijaga. Genangan air yang mengganggu tanaman harus diwaspadai.

Masyarakat diimbau menjaga kerukunan dan kewaspadaan. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dianjurkan jika menemukan permasalahan. Polri siap mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan dan sinergi bersama petani. (Dean)

Bhabinkamtibmas Genjeng Jaga Sinergi dengan Petani Kacang Tanah

Nganjuk- Sinergi antara Polri dan petani terus dijaga. Aiptu Andi Prabowo membuktikannya dengan menyambangi petani kacang tanah. Bhabinkamtibmas Desa Genjeng, Polsek Loceret, ini berdialog pada Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan berlangsung secara humanis. Aiptu Andi menyerap aspirasi petani di wilayah binaannya. Kondisi pertanian dan situasi kamtibmas juga dipantau.

Harga jual kacang tanah menjadi pembahasan utama. Kondisi pasar serta kuota hasil panen turut dibicarakan. Semua faktor yang memengaruhi pemasaran komoditas diperhatikan.

Seorang petani menyampaikan harapannya. Harga jual diharapkan tetap stabil. Akses pemasaran yang lebih mudah juga sangat dibutuhkan agar keuntungan layak diperoleh.

Aiptu Andi juga mengingatkan soal musim penghujan. Kondisi lahan dan saluran drainase perlu diperhatikan. Genangan air yang mengganggu tanaman harus diantisipasi.

Masyarakat diimbau menjaga kerukunan dan kewaspadaan. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dianjurkan jika ada permasalahan. Polri siap mendukung ketahanan pangan melalui komunikasi, pendampingan, dan sinergi bersama petani. (Dean)

Cegah Prostitusi dan Narkoba, Polres Pacitan Gelar Razia Gabungan

Pacitan- Pencegahan pelanggaran hukum dilakukan secara preventif. Polres Pacitan menggelar razia gabungan pada Sabtu malam. Operasi menyasar rumah kos, penginapan, dan tempat hiburan malam.

Razia berlangsung pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Kegiatan ini digelar pada 24 Oktober 2026. Tujuannya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menjelaskan bahwa lokasi tersebut rawan. Potensi kerawanan kamtibmas menjadi pertimbangan utama. Penyalahgunaan tempat hingga peredaran minuman keras diantisipasi.

Praktik prostitusi dan aktivitas meresahkan juga menjadi sasaran. Operasi dipimpin KBO Satresnarkoba Polres Pacitan Iptu Sirat. Personel gabungan dari Polres Pacitan diterjunkan ke lapangan.

Tiga perwira remaja dan anggota Subdenpom V/1-4 Pacitan turut serta. Satpol PP Kabupaten Pacitan juga terlibat dalam operasi. Dari empat lokasi yang diperiksa, petugas menjaring 10 pasangan bukan suami istri.

Satu pasangan di antaranya masih di bawah umur. Petugas mendata identitas mereka dan menggelar tes urine di tempat. AKBP Ayub memastikan seluruh rangkaian razia berjalan aman dan kondusif. (Dean)

Minggu, 25 Oktober 2026

Atasi Krisis Air, Polres Sampang Kerahkan Truk Tangki hingga Water Cannon

Sampang- Kekeringan panjang membuat warga Sampang kesulitan air bersih. Polres Sampang merespons dengan mengerahkan berbagai kendaraan. Puluhan truk tangki dan mobil pick-up diterjunkan membawa air.

Bantuan sebanyak 120.000 liter disalurkan pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Mubarok Lanbulan. Lokasinya di Desa Barorasang, Kecamatan Tambelangan.

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto menjelaskan bahwa mobil AWC juga dikerahkan. Kendaraan water cannon itu menyuplai air langsung ke lingkungan pesantren. Distribusi menyebar ke titik-titik yang ditentukan pengasuh pondok.

KH. Ahmad Ghozali Mf menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Bantuan air bersih dinilai sangat berguna bagi ribuan santri. Kebutuhan harian mereka terbantu dengan pasokan tersebut.

AKBP Anang menegaskan bahwa kegiatan ini wujud nyata kepedulian Polri. Polisi Bersama Masyarakat bukan hanya hadir menjaga keamanan. Polri juga aktif memberi solusi saat warga menghadapi kesulitan atau bencana.

Bakti sosial ini menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Krisis air bersih di Sampang mendapat perhatian serius. Semangat kepedulian terus diwujudkan dalam tindakan nyata. (Dean)

Sabtu, 24 Oktober 2026

Aipda Suratin Sambangi Warga Sawahan, Dukung Pertanian Rumah Tangga

Nganjuk- Pertanian rumah tangga mendapat perhatian dari kepolisian. Aipda Suratin menyambangi warga Desa Duren, Kecamatan Sawahan, yang menanam sayuran di pekarangan. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Bhabinkamtibmas Polsek Sawahan ini mengapresiasi kreativitas warga. Menurutnya, langkah positif itu perlu terus dikembangkan. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, menanam sayuran bisa menghemat pengeluaran.

Manfaat ekonomi bagi keluarga pun ikut dirasakan. Karena itu, Aipda Suratin mendorong warga terus berinovasi. Ia menyarankan penerapan metode penanaman sederhana yang mudah dilakukan.

Barang bekas seperti pipa paralon, galon air mineral, dan botol plastik bisa dimanfaatkan. Keterbatasan lahan bukan lagi penghalang untuk menghasilkan pangan mandiri. Warga diajak memanfaatkan apa yang tersedia di rumah.

Seorang warga mengaku semakin termotivasi dengan pendampingan tersebut. Ia bisa menanam sayuran tanpa harus memiliki lahan luas. Hasilnya pun dapat digunakan untuk kebutuhan keluarga.

Melalui kegiatan ini, Polsek Sawahan berharap semakin banyak inovasi pertanian rumah tangga. Kegiatan produktif dan ramah lingkungan terus tumbuh. Ketahanan pangan nasional pun mendapat dukungan dari tingkat keluarga. (Dean)

Bhabinkamtibmas Drenges Dampingi Petani Panen Jagung, Beri Motivasi

Nganjuk- Pendampingan kepada petani menjadi tugas penting Bhabinkamtibmas. Bripka Yuli P. menjalankannya dengan penuh semangat. Ia turun langsung membantu panen jagung di Desa Drenges pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Bripka Yuli ikut memetik jagung bersama para petani. Kehadirannya di area persawahan disambut antusias. Pendampingan humanis ini menjadi wujud kepedulian Polri.

Di sela kegiatan, ia menyampaikan bahwa kerja keras petani menginspirasinya. Bripka Yuli ingin selalu hadir di tengah masyarakat. Mendengarkan kebutuhan mereka menjadi prioritasnya.

Jagung termasuk komoditas pangan strategis. Tanaman ini berperan penting dalam ketahanan pangan nasional. Pendampingan kepada petani menjadi bagian dari upaya mendukung program tersebut.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan pentingnya peran Bhabinkamtibmas. Seluruh anggotanya diminta mendampingi petani secara aktif. Keluhan dan aspirasi mereka harus diserap dengan baik.

Seorang petani mengaku senang dengan kehadiran Pak Bhabin. Ia merasa terbantu dan lebih bersemangat. Pendampingan seperti ini diharapkan terus berlanjut ke depannya.

Polsek Kertosono berkomitmen memperkuat sinergi dengan masyarakat. Kamtibmas tetap terjaga dengan baik. Ketahanan pangan nasional pun terus didukung secara nyata. (Dean)

Brigpol Akdhom Dialog dengan Petani Tebu Oro-Oro Ombo, Bahas Keamanan dan Panen

Nganjuk- Dialog kamtibmas menjadi cara efektif mendekatkan Polri dengan masyarakat. Brigpol Akdhom menerapkannya saat menyambangi petani tebu Desa Oro-Oro Ombo. Kegiatan berlangsung di area persawahan pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Para petani tengah melakukan panen tebu saat kedatangannya. Brigpol Akdhom langsung menyapa dan berbincang akrab. Suasana dialog berlangsung santai dan penuh kehangatan.

Pesan kamtibmas menjadi topik utama pembicaraan. Petani diimbau menjaga keamanan lingkungan. Kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan perlu ditingkatkan.

Peralatan pertanian juga menjadi perhatian. Brigpol Akdhom meminta petani memastikan alat-alat mereka aman selama panen. Ia menegaskan bahwa kehadirannya untuk memberi rasa nyaman.

Dialog juga membahas hasil panen tebu. Brigpol Akdhom menekankan pentingnya sektor pertanian bagi ketahanan pangan nasional. Petani diminta terus menjaga produktivitas lahan dan merawat tanaman dengan baik.

Seorang petani menyambut positif kehadiran Bhabinkamtibmas. Ia merasa lebih tenang saat bekerja. Melalui kegiatan ini, Polsek Ngetos berharap sinergi dengan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kamtibmas dan mendukung ketahanan pangan nasional. (Dean)

Jauhi Judol, Kapolres Bojonegoro Bekali Santri Al-Fatimah Kesadaran Hukum

Bojonegoro- Perjudian daring semakin marak menyasar kalangan muda. Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty mengambil langkah preventif. Ia menyambangi Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah untuk memberi edukasi hukum kepada para santri.

Kegiatan berlangsung di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kapolres datang bersama sejumlah Pejabat Utama Polres Bojonegoro. Kedatangan mereka disambut pengasuh ponpes KH. Tamam Syaifuddin beserta para pelajar.

Dalam arahannya, AKBP Yenni meminta santri menjauhi judi online dan bullying. Tawuran dan narkoba juga menjadi perhatian serius. Ia menegaskan bahwa tindakan merugikan diri sendiri akan menghambat pendidikan dan merusak masa depan.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Santri tidak boleh mengendarai motor sebelum cukup umur. Penggunaan helm standar saat berkendara wajib dipatuhi.

Program Polisi Peduli Pendidikan menjadi wadah bagi Polri untuk mendekatkan diri dengan pelajar. Korps Bhayangkara ingin hadir sebagai sahabat pelajar. Lingkungan belajar yang aman dan kondusif menjadi tujuan bersama.

Selain edukasi hukum, Kapolres memotivasi siswa untuk tekun belajar. Semangat meraih mimpi dan mengembangkan potensi diri terus didorong. Kolaborasi kepolisian, pesantren, dan orang tua diharapkan menghasilkan generasi disiplin dan taat hukum. (Dean)

Dua Perampok Toko Emas Jember Ditangkap saat Hendak Kabur ke Bali

Jember- Niat dua pelaku perampokan tokoh emas untuk kabur ke Bali berhasil digagalkan. Polres Jember meringkus mereka di Banyuwangi pada Kamis, 22 Oktober 2026 malam. Penangkapan terjadi kurang dari 24 jam setelah aksi mereka.

Kedua tersangka berinisial DBM dan DS ditangkap sekitar pukul 22.30 WIB. Mereka diduga hendak melarikan diri menggunakan kendaraan umum. Kapolres Jember AKBP Alaiddin menyampaikan hal itu dalam konferensi pers.

Perampokan terjadi di Toko Emas Murni, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Pelaku datang menggunakan mobil Toyota Yaris putih bernopol G-1217-EG. Mereka masuk ke toko yang baru saja buka.

Di dalam toko, pelaku menyerang pemilik dan anaknya menggunakan pisau. Korban TLT (72) mengalami luka sayatan terbuka di kepala. Anaknya, AK (50), menderita luka di tangan dan kaki.

Pelaku menggasak satu tas berisi valuta asing senilai sekitar Rp300 juta. Barang bukti yang disita antara lain pisau, pakaian, mobil, dan rekaman CCTV. Salah satu tersangka nekat merampok karena terlilit utang pinjol.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 479 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukuman mencapai 9 hingga 12 tahun penjara. Polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka. (Dean)

Jumat, 23 Oktober 2026

Aipda Anggit Jaga Rasa Aman Petani Sumberjo lewat Patroli Sambang

Nganjuk- Rasa aman menjadi modal penting bagi petani dalam bekerja. Aipda Anggit menjadikan hal itu sebagai perhatian utama. Bhabinkamtibmas Desa Sumberjo ini rutin melakukan patroli sambang.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Aipda Anggit menyusuri wilayah desa binaannya. Ia menemui petani dan menyampaikan imbauan kamtibmas.

Pencurian kendaraan bermotor dan peralatan pertanian menjadi fokus imbauan. Aipda Anggit menyarankan kunci pengaman ganda. Mesin diesel dan alat lain harus disimpan di tempat aman.

Seorang petani mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran Pak Bhabin. Arahan yang diberikan membuatnya lebih waspada. Kesadaran menjaga sarana pertanian pun tumbuh.

Aipda Anggit menegaskan bahwa keamanan mendukung produktivitas. Situasi kondusif membuat petani bekerja tanpa waswas. Ketahanan pangan pun lebih mudah terwujud. (Dean)

Pekarangan Jadi Ladang: Bhabinkamtibmas Ngadipiro Ajak Warga Bercocok Tanam

Nganjuk- Lahan kosong di sekitar rumah sering kali dibiarkan tanpa manfaat. Bripka Yuli Priyanto melihat peluang besar dari kebiasaan itu. Bhabinkamtibmas Desa Ngadipiro ini rutin mendampingi warga yang menggarap pekarangan.

Warga Desa Ngadipiro mulai menanam sayuran dan buah di lahan yang dulu tidak terpakai. Hasilnya cukup membantu kebutuhan sehari-hari. Pengeluaran rumah tangga pun ikut berkurang.

Seorang warga mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, hasil panen bisa mencukupi kebutuhan dapur. Jika panen berlebih, ia bisa menjualnya untuk tambahan penghasilan.

Bripka Yuli Priyanto mengapresiasi inisiatif warga tersebut. Ia mengimbau warga merawat tanaman dengan baik. Pemilihan komoditas yang sesuai kondisi lahan juga dinilai penting.

Kegiatan sambang ini sekaligus menjadi ajang penyampaian pesan kamtibmas. Patroli dialogis turut dilakukan di wilayah desa binaan. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan memberi rasa aman bagi warga. (Dean)

Bhabinkamtibmas Munung Ajak Petani Olah Singkong Jadi Produk Bernilai

Nganjuk- Pendekatan humanis sering kali lebih efektif dalam membangun kesadaran warga. Aipda Iswandi menerapkan cara ini saat menemui petani singkong Desa Munung. Ia ingin mendorong perubahan cara pengelolaan hasil panen.

Singkong dikenal sebagai komoditas pangan yang familiar dan mudah dijumpai. Tanaman ini bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan. Selain itu, singkong juga berpotensi mendukung ketahanan pangan jika dikelola optimal.

Dalam kesempatan itu, seorang petani menyampaikan keluhan soal harga jual singkong mentah. Ia berharap singkong bisa diolah menjadi produk makanan yang lebih menarik. Harapan ini disampaikan dengan penuh antusias.

Aipda Iswandi merespons dengan imbauan agar petani terus berinovasi. Ia menekankan pentingnya kreativitas dan semangat belajar. Menurutnya, singkong dapat menjadi produk bernilai tambah yang membantu perekonomian keluarga.

Sambang ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan. Polri hadir untuk mendukung kesejahteraan petani. Sinergi antara aparat dan masyarakat terus dibangun. (Dean)

Polda Jatim Soroti Anak di Bawah Umur Mengendarai Motor

Surabaya- Anak usia sekolah yang mengendarai sepeda motor menjadi sorotan Polda Jatim. Wadir Lantas Polda Jatim AKBP Wawan Andi Susanto menyoroti maraknya fenomena tersebut. Banyak anak belum memiliki SIM tetapi sudah mengendarai motor. Hal ini menjadi perhatian dalam Operasi Patuh Semeru 2026.

Operasi kewilayahan ini berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Kegiatan menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa operasi tetap mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Pendekatan persuasif dan humanis juga diutamakan.

Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran utama dalam operasi ini. Di antaranya penggunaan TNKB yang tidak sesuai ketentuan dan melawan arus. Menggunakan ponsel saat berkendara serta tidak mengenakan sabuk keselamatan juga menjadi target. Petugas juga membidik pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI.

AKBP Wawan menegaskan bahwa orang tua memegang peran krusial. Mereka diminta membatasi akses kendaraan bagi anak yang belum cukup umur. "Kami mengimbau orang tua agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang belum memenuhi syarat," tegasnya. Ditlantas Polda Jatim akan menggandeng Bhabinkamtibmas untuk mengoptimalkan edukasi kepada orang tua dan sosialisasi ke sekolah-sekolah. (Angel)

Lingkungan Asri Jadi Harapan dari Aksi Tanam Pohon di Nganjuk

Nganjuk- Lingkungan asri menjadi harapan dari aksi tanam pohon di Taman Pandan Wilis. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan bersama jajaran dan masyarakat melaksanakan penanaman pohon. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026. Aksi ini dalam rangka Commander Wish Kapolri bertajuk Green Policing.

Kegiatan berlangsung pukul 09.30 hingga 10.00 WIB. Peserta terdiri dari Kapolsek Nganjuk Kota dan sejumlah pejabat utama Polres Nganjuk. Camat Nganjuk Kota, Lurah Werungotok, Babinsa, dan perangkat kelurahan turut hadir. Anggota PKK serta masyarakat setempat juga berpartisipasi.

Kapolres bersama peserta menanam bibit pohon mahoni dan tabebuya. Penanaman dilakukan di kawasan Taman Pandan Wilis, Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk. Kegiatan ini diharapkan mendukung penghijauan dan menciptakan lingkungan lebih asri. Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam juga diharapkan meningkat.

Kapolres Nganjuk menyampaikan bahwa Green Policing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan. Kepedulian itu perlu diwujudkan melalui aksi nyata. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat juga menjadi kunci. Polres Nganjuk mengajak masyarakat menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam. (Angel)

Kunjungan Kapolres Nganjuk ke SDN Kedondong Berlangsung Aman

Nganjuk- Kunjungan Kapolres Nganjuk ke SDN Kedondong berlangsung aman dan lancar. AKBP Suria Miftah Irawan mengunjungi sekolah tersebut pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini dalam rangka Commander Wish Polisi Peduli Pendidikan. Kunjungan menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres dan sejumlah pejabat utama Polres Nganjuk. Kapolsek Bagor juga turut mendampingi. Rombongan disambut kepala sekolah dan para guru SDN Kedondong. Selain bersilaturahmi, Kapolres bersama rombongan membagikan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa.

Kegiatan dilanjutkan dengan tatap muka dan pemberian arahan. Arahan itu mengenai pentingnya menjalankan kewajiban sebagai seorang pelajar. Kapolres menekankan bahwa disiplin, kepatuhan kepada guru, serta kesungguhan dalam belajar merupakan kunci penting. Hal itu untuk meraih cita-cita para siswa.

Kehadiran Kapolres diharapkan memberikan motivasi bagi para siswa. Mereka didorong menjadi generasi yang berprestasi dan berkarakter. Generasi muda juga diharapkan memiliki masa depan yang lebih baik. Melalui program Commander Wish Polisi Peduli Pendidikan, Polres Nganjuk berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat. (Angel)