Slide # 1

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 2

INFINIX

FTo put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 3

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 4

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 5

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Rabu, 30 September 2026

Kolam Lele Warga Kapas Jadi Bukti, Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah

Kapas- Ketahanan pangan bisa dimulai dari kolam kecil di belakang rumah. Warga Kelurahan Kapas membuktikannya melalui budidaya ikan lele yang cukup produktif. Aipda David Fajar S. selaku Bhabinkamtibmas setempat melakukan pemantauan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan.

Peternak setempat menyampaikan bahwa budidaya lelenya berjalan cukup baik. Hasil panen mampu memenuhi kebutuhan pasar sekitar. Namun kendala pakan dan kualitas air kolam masih dirasakan. Meski begitu, ia tetap semangat karena lele membantu perekonomian keluarga.

Aipda David Fajar S. memberikan respons positif dan sejumlah saran. Ia meminta peternak menjaga kebersihan kolam secara rutin. Pola pakan juga perlu diatur berkala. Budidaya lele dinilai prospektif jika dikelola dengan disiplin.

Bhabinkamtibmas juga mengajak petani memanfaatkan pekarangan untuk budidaya perikanan skala rumah tangga. Sinergi petani dan peternak dinilai memperkuat kemandirian pangan. Produksi tidak hanya untuk konsumsi sendiri. Potensinya juga meningkatkan pendapatan warga.

Melalui pemantauan ini, produksi lele di Kelurahan Kapas diharapkan semakin meningkat. Bhabinkamtibmas berkomitmen terus mendampingi warga binaannya. Upaya bersama ini diyakini membawa manfaat besar. Kesejahteraan masyarakat pun tumbuh dari langkah kecil di rumah. (Avs)

Bhabinkamtibmas Lambangkuning Ajak Warga Garap Lahan Sela dan Pekarangan

Lambangkuning- Kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan terus digaungkan di Desa Lambangkuning, Kecamatan Kertosono. Aipda Iswandi, Bhabinkamtibmas setempat, menyambangi warga yang mengelola lahan sela di samping rumahnya. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 1 Oktober 2026. Sambang tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus dukungan terhadap program pangan nasional.

Lahan sempit itu ternyata dikelola dengan sangat baik. Aneka sayuran segar dan subur tumbuh di atasnya. Petani setempat mengaku hasil kebunnya cukup untuk keluarga. Bahkan, produksi lebihnya dijual kepada tetangga sekitar.

Aipda Iswandi memberikan apresiasi atas usaha keras petani. Ia menyarankan agar pola tanam terus dikembangkan secara efisien. Pekarangan rumah dinilai bisa menjadi lahan produktif. Warga lain diharapkan meniru keberhasilan ini.

Pesan serupa juga disampaikan kepada peternak setempat. Mereka diajak memanfaatkan lahan kosong untuk budidaya ternak skala rumah tangga. Sinergi pertanian dan peternakan di pekarangan dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan. Semangat kemandirian pangan pun terus dipupuk.

Melalui kegiatan sambang ini, harapan besar disematkan pada warga Desa Lambangkuning. Bhabinkamtibmas berkomitmen mendampingi masyarakat secara berkelanjutan. Upaya sederhana ini diyakini membawa manfaat luas. Ketahanan pangan nasional pun dimulai dari langkah kecil di desa. (Avs)

Siswa Polri Dibekali Kemampuan Digital dan Pendataan Perlinsos

Jakarta- Polri menyiapkan siswa dari berbagai lembaga pendidikan untuk mendukung program Perlinsos digital. Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mendorong Lemdiklat Polri mempersiapkan mereka. Siswa berasal dari SIP, Sepolwan, SPN, serta Taruna Akpol. Program ini menjadi bagian dari latihan kerja di tengah masyarakat.

Siswa akan dilatih menggunakan perangkat digital sebagai alat pelayanan. Mereka memahami proses pendaftaran dan pemutakhiran data. Mereka juga melakukan verifikasi sesuai prosedur serta menjaga keamanan NIK dan data pribadi. Selain itu, mereka harus mampu menjelaskan program dengan bahasa sederhana. Mereka juga membantu warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan digital.

"Yang kita ajarkan bukan hanya bagaimana mengoperasikan aplikasi," jelas Wakapolri. Mereka harus memahami proses pendataan, menjaga keamanan data masyarakat, dan mampu menjelaskan kepada warga dengan bahasa yang mudah dipahami. Wakapolri menegaskan bahwa siswa hanya membantu proses registrasi, pendataan, dan pemutakhiran data. Mereka tidak memiliki kewenangan menentukan kelayakan seseorang sebagai penerima bantuan.

Menteri Sosial sebelumnya mengingatkan bahwa digitalisasi Perlinsos harus mewujudkan prinsip data akurat dan sasaran tepat. Ia juga menekankan bahwa keterbatasan teknologi tidak boleh membuat masyarakat tidak terdata. Luhut menilai jaringan TNI-Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat membantu mempercepat pendataan. "Kita minta dorongan teman-teman TNI, Polri, untuk memobilisasi para agen bekerja sama dengan pemerintah daerah." (Avs)

Sembilan Siswa Sepolwan Berlaga di Ajang Internasional

Jakarta- Talenta siswa Sepolwan Lemdiklat Polri terlihat dari prestasi di berbagai bidang. Sebanyak 9 siswa mengikuti kompetisi olahraga internasional. Delapan siswa mengikuti ASEAN Games di Jepang. Satu siswa mengikuti Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di China dan Chili.

Di cabang tinju, ada Nabila dengan Nosis 648, Kelas 2F. Cabang hockey diikuti Fatma Sri Hapsari, Dea Destian, Natasya Naiborhu, Richa Azlia, Asri Dewi Prasasti, dan Innes Aditiya. Cabang balap sepeda diikuti Ayustina Delia Priatna dengan Nosis 338, Kelas 4C. Sementara panjat tebing diikuti Kadek Adi Asih dengan Nosis 066, Kelas 3A.

Keberadaan para siswa tersebut menunjukkan bahwa pendidikan Polwan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan prestasi. Di bidang bahasa asing terdapat siswa yang menguasai Bahasa Inggris, Arab, Turki, dan Spanyol. Di bidang olahraga terdapat pengalaman internasional dalam cabang downhill, kabaddi, judo, futsal, dayung, karate, panjat tebing, bulutangkis, hockey, menembak, dan kick boxing.

Prestasi nasional juga tercatat dalam Karate, Taekwondo, Pencak Silat, Voli, Kempo, Bulutangkis, Selam, dan Hockey Indoor. Di bidang seni, siswa memiliki kemampuan memainkan gitar, keyboard, biola, flute, dan saxophone. Sementara di bidang komunikasi terdapat siswa dengan kemampuan public speaking, MC formal, moderator, talkshow, hingga stand-up comedy. (Avs)

Kapolrestabes Surabaya Tegaskan Nol Toleransi Pungli di Tilang Manual

Surabaya- Polrestabes Surabaya Polda Jatim resmi memberlakukan kembali penindakan tilang manual. Kebijakan ini untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas. Tujuannya juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Kota Pahlawan. Langkah tegas ini diambil menyusul masih tingginya pelanggaran kasat mata di jalan raya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan kebijakan ini menekankan penegakan ketertiban. Bukan semata-mata pemberian sanksi kepada pengendara. Keputusan ini juga didorong banyaknya keluhan masyarakat, tokoh agama, hingga instansi pemerintahan. Mereka menyoroti situasi jalanan yang kian tidak tertib.

Pelanggaran yang kerap ditemukan meliputi menerobos lampu merah dan berhenti melebihi marka jalan. Sejumlah pengendara juga melakukan manuver berbahaya di jalan. Bahkan ada yang sengaja menghindari tilang elektronik (ETLE) dengan melepas pelat nomor. Ada pula yang menutupinya menggunakan lakban hingga memakai pelat palsu.

Untuk memastikan profesionalisme, penindakan di lapangan hanya dilakukan oleh personel Satlantas pilihan. Mereka telah memiliki sertifikasi resmi dan rekam jejak yang baik. Setiap lembar surat tilang wajib diketahui serta ditandatangani perwira penanggung jawab. Proses penilangan di lapangan juga wajib direkam dalam format video. (Avs)

TalentDNA dan Agentic AI Dorong Pembinaan SDM Polri Lebih Personal

Jakarta- Polri terus memperkuat sistem pembinaan karier personel dengan pendekatan yang lebih modern. Berbagai instrumen seperti TalentDNA, Assessment Center, rekam jejak, Satu Data Polri, dan Artificial Intelligence (AI) kini diintegrasikan. Langkah ini untuk membangun sistem SDM yang utuh dan objektif. Potensi serta integritas personel menjadi fokus utama.

Hal ini dibahas dalam pertemuan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. bersama Pendiri ESQ Prof. Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian. Pertemuan berlangsung di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan integritas dalam pembinaan SDM. Termasuk pada jenjang Perwira Tinggi (Pati) Polri.

Dalam pertemuan tersebut dipaparkan hasil Assessment Center terhadap 100 Pati Polri. Sebanyak 96 Pati mengikuti assessment tersebut. Proses penilaian dilakukan secara objektif dan berbasis data. Berbagai aspek kompetensi, pengalaman, kinerja, serta rekam jejak personel menjadi pertimbangan.

Wakapolri menegaskan bahwa hasil assessment tidak boleh dibaca secara terpisah. Gambaran seorang personel harus dilihat dari berbagai sisi. Mulai dari kompetensi, kinerja, perjalanan karier, rekam jejak, pemetaan psikologi, hingga catatan integritas. "Assessment adalah salah satu instrumen," jelas Dedi. (Avs)

Operasi Gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Awasi Emisi Kendaraan Barang

Surabaya- Kualitas udara kota menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak. Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim bersama Dishub Kota Surabaya menggelar operasi gabungan. Kegiatan berlangsung di ruas Jalan Pegirian pada Selasa (29/9/2026). Penertiban ini fokus pada administrasi kendaraan barang dan pengujian emisi gas buang.

Operasi intensif ini menerjunkan personel gabungan dari berbagai jajaran. Kanit Kamsel Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak memimpin langsung koordinasi lapangan. Ia bersama anggota Satlantas dan tim teknis Dishub Kota Surabaya bekerja sama di lokasi. Kasat Lantas AKP Imam Syafudin Rodji melalui Kasi Humas Iptu Suroto menjelaskan tujuan operasi tersebut.

Menurut Iptu Suroto, operasi ini untuk memastikan seluruh armada angkutan niaga memenuhi regulasi hukum. Aspek kelayakan jalan juga menjadi perhatian utama. Ia menyatakan kegiatan ini merupakan langkah nyata mewujudkan kamseltibcarlantas. "Kami ingin memastikan para pemilik dan pengemudi angkutan barang taat terhadap aturan administrasi," ujarnya.

Pengujian emisi gas buang menjadi sasaran krusial dalam penertiban kali ini. Petugas langsung mengecek tingkat kepekatan asap knalpot kendaraan. Iptu Suroto menegaskan bahwa pengendalian emisi sangat penting untuk menjaga kualitas udara kota. Ia juga mengimbau pemilik angkutan barang rutin melakukan perawatan berkala. (Avs)

Kemarau Panjang, Polres Bondowoso Pasok Air Bersih ke Taman Krocok

Bondowoso- Krisis air bersih mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bondowoso seiring puncak musim kemarau. Warga Dusun Nyambungan, Desa Kemuningan, Kecamatan Taman Krocok, menjadi salah satu yang paling terdampak. Polres Bondowoso Polda Jatim merespons dengan menggelar aksi kemanusiaan. Bantuan air bersih disalurkan pada Rabu (30/9/2026).

Kegiatan ini sekaligus dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-24 Propam Polri tahun 2026. Jalannya pendistribusian dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. Ia didampingi Wakapolres Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., serta jajaran Pejabat Utama Polres Bondowoso. Sejumlah armada mobil tangki dikerahkan menyisir pemukiman warga.

Ratusan warga Dusun Nyambungan tampak sangat antusias mengantre dengan tertib. Mereka membawa jeriken dan ember untuk menampung bantuan air bersih. Kapolres Bondowoso menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri. Ia berharap pasokan tersebut meringankan beban warga untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Kapolres menegaskan bahwa aksi sosial ini tidak akan berhenti di satu titik saja. Polres Bondowoso Polda Jatim berkomitmen terus memetakan wilayah krisis air dan menyalurkan bantuan serupa secara berkala. Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga wajib hadir memberikan solusi nyata. Seluruh proses distribusi berjalan aman, lancar, tertib, dan penuh keakraban. (Avs)

Kolaborasi Polri dan Petani Bawang Merah Bagor Jaga Pasokan Pangan

Nganjuk- Sektor pertanian menjadi tulang punggung ketahanan pangan di berbagai daerah. Di Kecamatan Bagor, para petani bawang merah terus berjuang meski kemarau panjang melanda. Aiptu Prayitno, Bhabinkamtibmas Kelurahan Paron, hadir mendampingi mereka secara rutin. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut petunjuk Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan.

Dalam sambangnya, Aiptu Prayitno berdialog langsung dengan para petani. Ia mendengar berbagai cerita dan keluhan mereka di lapangan. Meski cuaca ekstrem, para petani tetap bersyukur karena irigasi masih lancar. Kondisi ini membuat mereka lebih tenang menjalani musim tanam.

Salah seorang petani mengaku lega karena air masih tersedia untuk sawahnya. Ia menyebut pendampingan Bhabinkamtibmas memberi dorongan moral tersendiri. Aiptu Prayitno pun berpesan agar pengelolaan air dilakukan secara bijak. Ia juga meminta warga menjaga kebersihan saluran irigasi.

Sinergi antara aparat dan petani ini diharapkan terus terjalin erat. Hubungan yang harmonis menjadi fondasi penting bagi pembangunan sektor pertanian. Dengan kerja sama yang solid, kesejahteraan masyarakat tani di Bagor dapat terus meningkat. (Avs)

Selasa, 29 September 2026

Bhabinkamtibmas Ngronggot Dampingi Petani, Ketahanan Pangan Diperkuat

Gambar Artikel
Nganjuk- Ketahanan pangan nasional menjadi salah satu fokus perhatian Bhabinkamtibmas Polsek Ngronggot. Mereka secara rutin melaksanakan sambang kepada warga yang berprofesi sebagai petani. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. Melalui sambang tersebut, imbauan sekaligus dukungan kepada masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian terus disampaikan.



Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut terjun langsung ke lahan pertanian dan membantu petani memanen jagung. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat komunikasi serta memberikan motivasi kepada para petani. Mereka didorong agar terus produktif dalam mendukung ketahanan pangan. Semangat para petani pun semakin meningkat berkat pendampingan langsung dari aparat.



Salah seorang petani menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Bhabinkamtibmas. "Kami merasa terbantu dan semakin semangat bertani karena Bhabinkamtibmas ikut hadir serta memberikan dukungan secara langsung," ujar petani tersebut. Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani dan peternak untuk terus menjaga semangat gotong royong. Mereka diminta menyampaikan setiap kendala yang dihadapi di lapangan agar bisa segera ditangani.



"Kami siap mendukung dan membantu sesuai dengan tugas kami, sekaligus mendorong masyarakat agar terus mengembangkan potensi pertanian dan peternakan di wilayahnya," ungkap Bhabinkamtibmas. Sinergi antara Bhabinkamtibmas dengan petani dan peternak menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kehadiran Polri di tengah masyarakat, diharapkan tercipta kerja sama yang semakin kuat. Lingkungan yang aman serta sektor pertanian dan peternakan yang terus berkembang demi kesejahteraan masyarakat pun dapat terwujud. (Avs)

Dukung Sukses Muktamar Muhammadiyah, Polri Siapkan Pengamanan Maksimal

Gambar Artikel
Medan- Polri menyatakan kesiapannya mengawal Muktamar Muhammadiyah agar berjalan aman dan sukses. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan pengecekan dan persiapan pengamanan dilakukan secara menyeluruh. Hal ini disampaikan usai memberikan Kuliah Umum pada PKKMB Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Tahun 2026. Acara berlangsung di Kampus Utama UMSU, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (28/9/2026).



Kapolri mengatakan Polri akan mengawal pelaksanaan Muktamar sebagai bagian dari komitmen memberikan rasa aman. Keamanan menjadi prioritas utama agar peserta dan masyarakat merasa nyaman selama kegiatan. "Tentunya kita saat ini akan mengecek dan kita mengharapkan agar perjalanan Muktamar bisa berjalan dengan aman, lancar, dan sukses," ujar Kapolri. Pernyataan ini menegaskan keseriusan Polri dalam mengawal agenda besar organisasi Islam tersebut.



Selain memastikan aspek keamanan, Kapolri berharap Muktamar Muhammadiyah melahirkan pimpinan-pimpinan yang mampu menjadi teladan. Ia menilai Muhammadiyah memiliki rekam jejak panjang dalam membangun bangsa, termasuk melalui peran pendidikan. Banyak tokoh dan pemimpin nasional lahir dari organisasi ini. Karena itu, keberlangsungan organisasi dan proses konsolidasinya diharapkan senantiasa memperkuat pengabdian kepada masyarakat.



Kapolri juga menilai mahasiswa Muhammadiyah memiliki modal penting untuk menjadi generasi penerus dan calon pemimpin masa depan. Selain memperoleh ilmu pengetahuan, mahasiswa dibekali nilai keimanan dan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk isu lingkungan. Pada tahun akademik 2026/2027, UMSU mencatat 6.027 mahasiswa melakukan registrasi dan herregistrasi pada semester ganjil. Kapolri mengajak mahasiswa memanfaatkan masa pendidikan untuk membangun kemampuan, karakter, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.



Kapolri berharap seluruh unsur dapat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Dengan begitu, Muktamar Muhammadiyah dapat berjalan tertib dan membawa manfaat bagi organisasi maupun bangsa Indonesia. Polri terus berkoordinasi dengan panitia dan stakeholder terkait untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar agenda besar ini sukses tanpa hambatan berarti. (Avs)

Satu Emas Dua Perak, Kontingen Terjun Payung Polri Cetak Sejarah di Bogor

Gambar Artikel
Bogor- Kontingen Terjun Payung Polri yang memperkuat Tim Nasional Indonesia berhasil mencetak sejarah di 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026. Satu medali emas dan dua medali perak berhasil dibawa pulang dari kejuaraan bergengsi tersebut. Prestasi ini menjadi capaian penting bagi Indonesia sekaligus menunjukkan kontribusi PTP Polri dalam pembinaan atlet. Nama Merah Putih pun kembali berkibar di tingkat Asia.



Kejuaraan berlangsung pada 17 hingga 20 September 2026 di Gedung Soemardhi Simulator Terjun Payung, Wind Tunnel Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ajang ini merupakan FAI Category 1 dan menjadi salah satu kejuaraan tertinggi olahraga dirgantara di dunia. Indonesia sebelumnya menjadi tuan rumah kejuaraan FAI pada 1991 dan 1996. Kini, kepercayaan itu kembali datang berkat dukungan Wind Tunnel Korbrimob Polri yang memenuhi persyaratan internasional FAI.



Ketua Komite Terjun Payung PB FASI Irvan Zuladry menilai kejuaraan FAI ini memiliki arti penting bagi Indonesia. Ia mengibaratkan nilainya dengan cabang olahraga pada Asian Games. Bedanya, Asian Games merupakan multi-event sedangkan kejuaraan FAI merupakan single-event. Capaian tahun ini meningkat dibandingkan 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2024 di Makau yang hanya menghasilkan satu perak dan satu perunggu. Medali emas 2026 diraih setelah Tim Indonesia mengungguli Tim China yang sebelumnya dikenal sebagai juara dunia.



Medali emas diraih pada nomor 4 Way Formation Skydiving Open. Dua medali perak dipersembahkan dari nomor 4 Way Formation Skydiving Female dan 4 Way Vertical Formation Skydiving. Para atlet yang bertanding merupakan personel Polri yang tergabung dalam Tim Nasional Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Kapolri, PTP Polri, dan Korbrimob Polri. Irvan menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus melakukan continuous improvement, baik dari perolehan medali maupun penyelenggaraan.



Untuk dua tahun ke depan, program latihan akan ditingkatkan lebih intensif, termasuk mendatangkan pelatih berprestasi dunia. Irvan juga mengapresiasi dukungan Polri dalam penyelenggaraan serta pembinaan atlet. "Kami berkolaborasi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah olahraga indoor skydiving," ungkapnya. Selain kejuaraan FAI, Indonesia juga menyelenggarakan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup II Tahun 2026 yang diikuti 382 peserta dalam 156 tim. Pada Kelas Nasional, tim-tim Polri mendominasi podium dengan raihan empat medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu. Sementara pada Kelas International Open, tim Polri meraih tiga medali emas dan satu medali perak. (Avs)



Judul: Wind Tunnel Cikeas Jadi Saksi, Timnas Indoor Skydiving Indonesia Rajai Asia



Bogor- Wind Tunnel Korbrimob Polri di Cikeas, Kabupaten Bogor, menjadi saksi bisu keberhasilan Tim Nasional Indonesia di 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026. Tim Terjun Payung Polri yang memperkuat Timnas berhasil meraih satu medali emas dan dua medali perak. Prestasi ini menjadi capaian penting bagi Indonesia di kancah olahraga dirgantara Asia. Kontribusi PTP Polri dalam pembinaan atlet pun semakin diakui.



Kejuaraan berlangsung pada 17 hingga 20 September 2026 di Gedung Soemardhi Simulator Terjun Payung, Wind Tunnel Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ajang ini merupakan FAI Category 1 dan menjadi salah satu kejuaraan tertinggi olahraga dirgantara di dunia. Indonesia sebelumnya menjadi tuan rumah kejuaraan FAI pada 1991 dan 1996. Kini, kepercayaan itu kembali datang berkat dukungan Wind Tunnel Korbrimob Polri yang memenuhi persyaratan internasional FAI.



Ketua Komite Terjun Payung PB FASI Irvan Zuladry menilai kejuaraan FAI ini memiliki arti penting bagi Indonesia. Ia mengibaratkan nilainya setara dengan cabang olahraga pada Asian Games. Bedanya, Asian Games merupakan multi-event sedangkan kejuaraan FAI merupakan single-event. Capaian tahun ini meningkat dibandingkan 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2024 di Makau yang hanya menghasilkan satu perak dan satu perunggu. Medali emas 2026 diraih setelah Tim Indonesia mengungguli Tim China yang sebelumnya dikenal sebagai juara dunia.



Medali emas diraih pada nomor 4 Way Formation Skydiving Open. Dua medali perak dipersembahkan dari nomor 4 Way Formation Skydiving Female dan 4 Way Vertical Formation Skydiving. Para atlet yang bertanding merupakan personel Polri yang tergabung dalam Tim Nasional Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Kapolri, PTP Polri, dan Korbrimob Polri. Irvan menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus melakukan continuous improvement, baik dari perolehan medali maupun penyelenggaraan.



Untuk dua tahun ke depan, program latihan akan ditingkatkan lebih intensif, termasuk mendatangkan pelatih berprestasi dunia. Irvan juga mengapresiasi dukungan Polri dalam penyelenggaraan serta pembinaan atlet. "Kami berkolaborasi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah olahraga indoor skydiving," ungkapnya. Selain kejuaraan FAI, Indonesia juga menyelenggarakan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup II Tahun 2026 yang diikuti 382 peserta dalam 156 tim. Pada Kelas Nasional, tim-tim Polri mendominasi podium dengan raihan empat medali emas, lima medali perak, dan lima medali perunggu. Sementara pada Kelas International Open, tim Polri meraih tiga medali emas dan satu medali perak. (Avs)

Residivis Curanmor di Gresik Kembali Beraksi, Kali Ini Polisi Tak Beri Ampun

Gambar Artikel
Gresik- Dua residivis curanmor asal Surabaya kembali berurusan dengan hukum setelah beraksi di wilayah Kecamatan Kebomas, Gresik. Satreskrim Polres Gresik yang menerima laporan langsung bergerak cepat dan berhasil meringkus keduanya dalam hitungan menit. Penangkapan ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan untuk berkeliaran. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution pun menegaskan komitmennya dalam memberantas curanmor di wilayah hukum Polres Gresik.



Kasus ini bermula dari laporan Amilia, seorang warga yang kehilangan Honda Beat miliknya saat diparkir di sebuah minimarket di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung. Aksi pencurian tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (25/9/2026) antara pukul 10.50 WIB hingga 11.10 WIB. Setelah menyadari motornya raib usai bertransaksi top-up, korban langsung melapor ke polisi. Satreskrim Polres Gresik kemudian melakukan penyelidikan dengan menganalisis rekaman CCTV di lokasi kejadian.



Hasilnya, kurang dari dua jam setelah menerima laporan, tepatnya sekitar pukul 13.30 WIB, dua tersangka berinisial SH dan MP berhasil diringkus di sekitar Jalan Usman Sadar, Kecamatan Gresik. Karena sempat melakukan perlawanan saat ditangkap, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada kedua pelaku. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti kejahatan yang meliputi delapan mata kunci, dua kunci L, satu magnet, satu kunci pas ring, dan tiga kunci motor palsu. Polisi juga menyita satu unit Honda Beat milik korban, satu unit Honda Beat Street yang digunakan pelaku, dua ponsel, jaket, topi, helm, serta rekaman CCTV minimarket.



Petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap keterangan kedua tersangka. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa komplotan ini diduga kuat terlibat dalam rentetan aksi curanmor di enam lokasi lain di wilayah Kabupaten Gresik. Enam TKP yang kini tengah didalami meliputi Minimarket Randuagung, depan Kantor Kecamatan Kebomas, toko di Jalan Sunan Giri, Minimarket Jalan Jawa GKB, Toko Elektronik Pangsud, dan Toko Roti GKB. Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman, verifikasi TKP, pemeriksaan saksi dan korban, serta menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain atau jaringan penadah yang terlibat. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun atau denda kategori V.



Sebagai bentuk pelayanan prima, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution langsung menyerahkan kembali sepeda motor curian tersebut kepada para pemiliknya di Mapolres Gresik tanpa dipungut biaya sepeser pun. Selain Amilia, Kapolres juga menyerahkan empat kendaraan lain kepada para korban curanmor dari TKP Balongpanggang, Kedamean, Panceng, dan Kebomas. Para korban menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran kepolisian. "Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Gresik yang sukses menangkap pelaku dan mengembalikan motor kami," tukas mereka kompak. Di akhir kesempatan, AKBP Ramadhan Nasution mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menjadi korban kejahatan. (Avs)

Bhabinkamtibmas Gondang Jadi Sahabat Petani Jagung dan Peternak Lele

Gambar Artikel
Menjadi Bhabinkamtibmas berarti siap dekat dengan warga. Aiptu Rahmad Riyanto membuktikannya di Desa Gondang, Kecamatan Pace. Ia rutin mendampingi petani jagung di wilayah binaannya. Kehadirannya membawa semangat baru bagi warga.



Saat sambang, ia berdialog langsung dengan para petani. Berbagai keluhan dan aspirasi ia tampung dengan sabar. Ia berpesan agar petani terus mengembangkan usahanya. Sebab ketahanan pangan dimulai dari desa.



Usai dari lahan jagung, ia menyambangi peternak lele. Para peternak mengaku sangat terbantu dengan perhatian tersebut. Mereka sering mendapat masukan saat menghadapi kendala. Baik soal perawatan maupun pemasaran hasil.



Aiptu Rahmad menekankan bahwa tugasnya bukan hanya menjaga kamtibmas. Ia juga menjadi bagian dari upaya mendukung ekonomi warga. Setiap masalah bisa disampaikan untuk dicari solusi bersama. Dengan begitu, warga tidak merasa berjalan sendiri.



Melalui pendampingan ini, petani dan peternak merasa lebih aman dan diperhatikan. Sinergi Polri dan masyarakat pun semakin terjalin erat. Langkah kecil ini mendukung ketahanan pangan dari tingkat desa. (Avs)