Meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan mendorong aparat bergerak cepat menjaga stabilitas harga bahan pokok. Satgas Pangan Polres Bojonegoro melakukan pemantauan intensif sejak pertengahan Februari 2026.
Tim gabungan yang dipimpin Ipda A. Zaenan Na’im melakukan inspeksi langsung ke pusat perdagangan dan gudang distribusi. Kolaborasi ini melibatkan Bapanas, Disperindagkop, Perum Bulog, dan DKPP.
Pasar Kota Bojonegoro dan Bravo Swalayan menjadi lokasi utama pengecekan harga. Selain itu, tim juga memastikan stok di gudang Bulog dalam kondisi aman.
Dari hasil pemantauan, harga sembako masih dalam batas wajar tanpa lonjakan signifikan. Persediaan beras tercatat 6.200 ton, Minyakita 250 karton, serta gula Maniskita 10 ton.
Langkah pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi serta menjaga daya beli masyarakat.
Satgas Pangan memastikan pemantauan akan terus dilakukan hingga Idul Fitri, demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Bojonegoro.

0 comments:
Posting Komentar