Senin, 30 Maret 2026

Inovasi Seleksi di Bawah Naungan Wakapolri: Mencetak Pemimpin Global dari Semarang


Siang itu, Gedung Paramartha di Kompleks Akademi Kepolisian Semarang berubah menjadi pusat evaluasi strategis. Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, secara langsung meninjau Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sebuah agenda yang menjadi simbol komitmen Polri dalam mencetak generasi pemimpin global. Bukan sekadar melihat, ia turun mengecek setiap detail proses seleksi yang menggunakan metode Nusantara Standardized Test (NST).

Dalam peninjauan yang berlangsung ketat itu, Wakapolri didampingi oleh Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana dan As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar. Mereka mengamati bagaimana metode NST, yang dirancang untuk mengukur kemampuan secara adaptif dan presisi, diterapkan kepada 399 siswa terbaik yang berasal dari 28 provinsi. Para peserta ini telah melewati proses panjang dan kini difasilitasi penuh oleh panitia di Mess Werving Akpol.

Proses ini adalah puncak dari seleksi yang diikuti ribuan peserta. Awalnya, lebih dari 3.000 siswa mengikuti tahap awal, kemudian disaring menjadi 2.644 peserta untuk NST Tahap II, hingga akhirnya 400 talenta terbaik nasional melaju ke tahap terpusat. Selama lima hari, mereka menjalani ujian yang komprehensif, mulai dari simulasi IELTS, tes kesamaptaan jasmani, hingga seminar kebangsaan dan Leaderless Group Discussion (LGD).

Kolaborasi Polri dengan YPKBI menjadi kekuatan utama dalam seleksi ini. Mereka bersama-sama merancang sistem berbasis meritokrasi yang tidak hanya mengedepankan nilai akademik, tetapi juga karakter dan integritas. Inisiatif ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun SDM Indonesia yang berdaya saing global.

Di akhir proses, hanya 180 peserta terbaik yang akan terpilih. Wakapolri menegaskan bahwa seleksi ketat ini adalah investasi jangka panjang. Mereka yang lolos tidak hanya akan unggul dalam ujian, tetapi akan dibekali dengan jiwa kepemimpinan dan disiplin yang kokoh, siap menghadapi tantangan masa depan sebagai generasi penerus bangsa. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar