Selasa, 31 Maret 2026

Saat Bhabin Menyapa Tanaman: Pendampingan Polri untuk Ketahanan Pangan di Nganjuk


Pagi itu, Brigpol Al Hanib memilih tempat yang sedikit berbeda dari biasanya. Alih-alih berada di pos ronda atau balai desa, Bhabinkamtibmas Desa Sonobekel ini menyusuri lahan pekarangan milik warga yang ditanami terong. Rabu (1/4/2026) menjadi hari di mana ia menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak melulu soal penegakan hukum. Ia hadir untuk memastikan bahwa tanaman Pekarangan Pangan Bergizi yang digalakkan pemerintah tumbuh dengan baik, sekaligus memberikan pendampingan agar hasil panen bisa optimal. Langkah kecil ini menjadi bukti bahwa Polri hadir dalam setiap aspek kehidupan masyarakat.

Kompol Ahmad Junaedi, Kapolsek Warujayeng, menjelaskan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari visi besar Polri untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia menekankan bahwa keamanan dan kesejahteraan adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Ketika masyarakat memiliki kecukupan pangan, stabilitas keamanan pun cenderung lebih terjaga. Oleh karena itu, pendampingan terhadap program seperti P2B ini menjadi investasi jangka panjang bagi terciptanya kondisi yang aman dan sejahtera di wilayah Nganjuk.

Brigpol Al Hanib sendiri menyampaikan bahwa kehadirannya di kebun warga bukan sekadar formalitas. Ia ingin memastikan bahwa setiap kendala yang dihadapi petani bisa segera dicarikan solusi. Dialog yang ia bangun dengan warga menjadi ajang tukar pikiran tentang cara terbaik merawat tanaman agar hasil panen melimpah. Harapannya, melalui pendampingan yang konsisten, warga semakin termotivasi untuk mengelola lahan pekarangan mereka. Dengan begitu, program P2B tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Sonobekel.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar