Rasa takut gagal dalam ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) sering kali membuat pemohon justru melakukan kesalahan-kesalahan teknis yang sebenarnya bisa dihindari dengan persiapan yang cukup. Satlantas Polres Nganjuk menjawab masalah ini dengan menggelar coaching clinic yang dipandu oleh Aiptu Harianto di Satpas SIM Polres Nganjuk pada Selasa (28/4/2026) melalui program Polantas Menyapa. Kegiatan ini didesain khusus untuk mengubah kegugupan menjadi kepercayaan diri, dengan memberikan pemahaman menyeluruh tentang setiap elemen ujian praktik. Para pemohon tidak hanya diajari cara berkendara, tetapi juga cara mengelola emosi dan konsentrasi saat dihadapkan pada tekanan ujian.
Dalam sesi pendampingan, Aiptu Harianto dengan sabar membimbing peserta satu per satu. Ia memulai dengan demonstrasi teknik dasar: posisi tubuh yang rileks namun siap, pandangan mata yang jauh ke depan bukan ke roda, serta koordinasi antara gas, rem, dan kopling yang halus. Untuk kendaraan roda dua, ia mengajarkan teknik pengereman darurat yang aman tanpa membuat ban selip. Untuk roda empat, ia membahas cara memeriksa titik buta sebelum berpindah lajur. Semua ini dilakukan di lintasan yang sama dengan yang akan digunakan pada ujian praktik, sehingga peserta benar-benar merasakan situasi yang sebenarnya. Peserta yang awalnya gemetar saat memegang kemudi, setelah beberapa kali latihan menjadi lebih tenang dan terukur.
AKP Ivan Danara Oktavian, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Lantas Polres Nganjuk, mengungkapkan bahwa coaching clinic ini adalah wujud komitmen Satlantas dalam menghadirkan pelayanan yang edukatif dan humanis. Menurutnya, keberhasilan seorang pemohon SIM tidak diukur hanya dari kelulusannya, tetapi dari kemampuannya menjadi pengendara yang aman dan bertanggung jawab setelah SIM tersebut diterbitkan. Oleh karena itu, materi yang diajarkan tidak hanya berfokus pada teknik lulus ujian, tetapi juga pada kebiasaan berkendara yang baik untuk jangka panjang, seperti selalu menggunakan helm SNI, tidak melawan arus, dan mematuhi batas kecepatan. Suasana coaching clinic yang interaktif memungkinkan peserta bertanya apa pun tanpa rasa sungkan.
Para peserta meninggalkan kegiatan dengan senyum lega dan rasa percaya diri yang melonjak. Satlantas Polres Nganjuk berharap melalui coaching clinic ini, kualitas pengendara di jalan raya semakin meningkat, sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk. Program ini juga menjadi bukti bahwa Polri terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bagi Anda yang akan mengikuti ujian praktik SIM, jangan ragu untuk mengikuti coaching clinic berikutnya. Ingat, persiapan yang matang hari ini adalah keselamatan Anda dan keluarga di jalan raya di masa depan.(Avs)

0 comments:
Posting Komentar