Jumat, 10 April 2026

Bukan Hanya Lancar, Survei Indikator: 85,3 Persen Pemudik 2026 Juga Merasa Aman


Lebaran 2026 akan dikenang sebagai tahun di mana masyarakat mudik dengan hati yang lebih tenang. Survei Indikator Politik Indonesia mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 85,3 persen, dengan 79,8 persen responden meyakini penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik. Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan bahwa angka kepuasan di kalangan pemudik sama tingginya, mencerminkan penilaian positif terhadap kelancaran, keselamatan, dan berbagai aspek penyelenggaraan mudik. Ini adalah bukti nyata bahwa sistem yang bekerja secara kolaboratif mampu menghasilkan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Apa yang membuat mudik tahun ini berbeda? Devie Rahmawati, pengamat sosial dari Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari bekerjanya ekosistem keselamatan yang terkoordinasi, tidak hanya bergantung pada satu atau dua aktor. Ia menyebut tiga faktor utama: kebijakan infrastruktur terpadu antara Polri dan Kementerian Perhubungan, kehadiran negara lewat Operasi Ketupat 2026 di titik-titik strategis, serta meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat dalam berlalu lintas. Devie juga menyoroti pemanfaatan teknologi oleh Polri yang menyediakan informasi real time, membantu pemudik mengambil keputusan perjalanan lebih aman dan efisien.

Kesimpulan dari Devie sangat jelas: keselamatan dan kelancaran mudik bukan hanya hasil kerja negara, tetapi gotong royong antara kebijakan yang tepat, kehadaran negara di lapangan, serta kesadaran masyarakat. Dengan angka kepuasan 85,3 persen, mudik Lebaran 2026 menjadi tolok ukur bahwa transformasi sistem transportasi nasional sedang bergerak ke arah yang benar. Tantangan ke depan adalah menjaga momentum ini dan terus berinovasi agar setiap mudik berikutnya tidak hanya lancar, tetapi juga semakin aman dan menyenangkan bagi seluruh pemudik.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar