Kamis, 09 April 2026

Sukses Mudik 2026 Terkonfirmasi 85,3%, Ki Darmaningtyas: Jangan Puas Diri, Ini PR ke Depan


Angka 85,3 persen tingkat kepuasan pemudik berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia terhadap 1.200 responden pada 29 Maret hingga 4 April 2026 adalah pencapaian yang sangat membanggakan, tetapi pengamat transportasi Ki Darmaningtyas mengingatkan bahwa ini bukanlah titik akhir. Dalam wawancara di Jakarta, Selasa (8/4), ia menyatakan bahwa keberhasilan Mudik Lebaran 2026 harus menjadi pijakan untuk inovasi yang lebih besar lagi di masa mendatang, bukan alasan untuk berpuas diri. Dengan margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen, survei ini memberikan gambaran akurat bahwa masyarakat merasakan kelancaran arus mudik dan balik, terutama bagi pengguna kendaraan bermotor baik pribadi maupun umum.

Darmaningtyas mengakui bahwa penerapan contraflow dan one way berbasis data real time, koordinasi lintas sektor yang solid antara Polri, Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, hingga Jasa Raharja, serta penggunaan teknologi seperti command center dan drone telah membawa hasil nyata. Namun, ia juga mencatat bahwa masih ada pekerjaan rumah, seperti mengatasi penumpukan di rest area yang meskipun tidak signifikan mengganggu kelancaran, tetap perlu dicarikan solusi jangka panjang. Ia menegaskan bahwa dua indikator keberhasilan Operasi Ketupat, yaitu kelancaran lalu lintas dan penurunan angka kecelakaan dibanding tahun sebelumnya, telah tercapai, tetapi tantangan ke depan adalah bagaimana mempertahankan dan melampaui capaian ini.

Pendekatan humanis dan edukasi yang dilakukan petugas di lapangan dinilai sebagai kekuatan yang harus terus diasah, karena rekayasa kemanusiaan sama pentingnya dengan rekayasa lalu lintas. Darmaningtyas berharap semua pemangku kepentingan tidak berhenti berinovasi, karena kebutuhan dan perilaku pemudik terus berubah setiap tahun. Ke depan, ia menantikan terobosan-terobosan baru yang dapat membuat perjalanan mudik dan arus balik semakin lancar, nyaman, dan aman, menjadikan tradisi tahunan ini sebagai kebanggaan bersama bangsa Indonesia.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar