Selasa, 12 Mei 2026

Berlari Bersama Gajah Sumatera: Riau Bhayangkara Run 2026 Bukan Sekadar Marathon, Tapi Perlawanan Terhadap Karhutla

Pekanbaru, Minggu (10/5/2026), menjadi saksi lahirnya sebuah gerakan baru. Bukan demonstrasi, bukan kampanye politik, melainkan Riau Bhayangkara Run 2026 yang resmi diluncurkan di area Car Free Day. Event lari terbesar di Sumatera ini mengusung tagline “Run With Purpose, Move Forward With Riau”, dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dengan tegas menyebutnya sebagai momentum membangun solidaritas manusia dan etika lingkungan. Di tengah ancaman Super El Nino yang diprediksi BMKG akan melanda pada Juni-Agustus 2026, acara lari ini menjadi lebih dari sekadar olahraga—ia adalah seruan kolektif untuk melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang setiap tahun menghantui Provinsi Riau.

Mengapa ancaman karhutla begitu serius? Karena setiap musim kemarau panjang, Riau menjadi salah satu daerah paling rentan. Asap menyesakkan mengganggu kesehatan, sekolah diliburkan, dan ekonomi terganggu. Irjen Herry menegaskan bahwa melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri ingin mengajak seluruh masyarakat menyiapkan kesadaran ekologis. “Bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya,” ujarnya. Riau Bhayangkara Run 2026 hadir sebagai medium untuk menyampaikan pesan itu, bukan dengan kata-kata kosong, tetapi dengan tindakan nyata: berlari bersama untuk menyelamatkan lingkungan.

Ketua Pelaksana Kombes Daniel Widya Mucharam menambahkan bahwa Riau memiliki isu strategis lain yang tak kalah penting, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga kelestarian satwa khas seperti gajah Sumatera. Karena itu, event ini dirancang tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga memiliki nilai sosial yang dalam. Tiga kategori lomba—Half Marathon 21K, 10K, dan 5K—dengan start dan finish di Mapolda Riau menjadi wadah bagi ribuan peserta untuk menunjukkan kepedulian mereka. Pendaftaran daring melalui riaubhayangkararun.com sudah dibuka, dan race pack bisa diambil di Gelanggang Remaja Pekanbaru pada 17-18 Juli 2026.

Dengan sertifikasi World Athletics yang menjamin standar internasional, serta penyempurnaan teknis seperti parkir luas, pos medis tambahan, dan simulasi crowd flow, Riau Bhayangkara Run 2026 siap menjadi event yang aman, nyaman, dan profesional. Wakil Ketua Pelaksana Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang menegaskan bahwa keselamatan peserta adalah prioritas utama. Tahun lalu, 13 ribuan pelari membanjiri event ini. Tahun ini, Polda Riau ingin lebih besar, lebih tertata, dan yang terpenting: membawa pulang pesan bahwa berlari bisa menjadi bentuk perlawanan terhadap krisis iklim. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar