Minggu, 10 Mei 2026

Bhabinkamtibmas Getas Beberkan Cara Mudah Bikin Greenhouse Sendiri Tanpa Biaya Mahal


Di sela-sela tugas menjaga keamanan kampung, BRIPKA Moch. Muhajir menemukan cara baru memberdayakan warga melalui tanaman sayur. Di Desa Getas, Nganjuk, ia mendampingi warga memanfaatkan greenhouse sederhana di atas lahan pekarangan yang sempit. Bukan greenhouse mewah dengan rangka besi, melainkan struktur sederhana dari bambu, kayu bekas, dan plastik UV yang harganya terjangkau. Pada Senin (11/5/2026), ia memantau langsung efektivitas greenhouse ini terhadap tanaman sayuran seperti bayam, kangkung, dan terong. Hasilnya luar biasa, tanaman tumbuh lebih sehat dan tidak mudah terserang hama.

Kunci keberhasilan greenhouse ini bukan pada mewahnya bahan, tetapi pada perawatan harian yang konsisten. Warga Getas diajarkan untuk mengecek kelembapan tanah setiap pagi, membuka sebagian plastik saat pagi hari agar tanaman mendapat sinar matahari langsung, lalu menutup kembali saat siang terik. Dengan cara ini, suhu di dalam greenhouse tetap stabil meskipun cuaca di luar berubah drastis. Bhabinkamtibmas juga mencatat pola pertumbuhan setiap jenis sayuran untuk mengetahui mana yang paling cocok ditanam di dalam ruang tertutup. Sawi dan selada menjadi juara karena tidak rewel dengan perubahan suhu.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengaku bangga melihat polisi di tingkat desa bisa merangkul warga dalam gerakan ketahanan pangan yang aplikatif. Kompol H. Ahmad Junaedi selaku Kapolsek Warujayeng juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memperluas program ini ke desa lain melalui pelatihan sederhana. Harapannya, setiap rumah memiliki setidaknya satu greenhouse mini untuk memenuhi kebutuhan sayur keluarga sendiri. Jika banyak yang melakukannya, maka secara kolektif kekuatan ketahanan pangan akan terbangun dari bawah secara perlahan namun pasti.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar