Selasa, 12 Mei 2026

Bukan Sekadar Sampah: Tong Bekas di Demangan Kini Jadi Kebun Buah Berkat Polisi


AIPDA Pujiono, Bhabinkamtibmas Desa Demangan, mengubah cara pandang warga tentang barang bekas pada Rabu (13/5/2026). Lewat program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), ia memantau langsung pemanfaatan tong bekas sebagai media tanam berbagai jenis buah-buahan milik warga binaannya. AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, menyampaikan bahwa kreativitas seperti ini adalah nafas sejati dari ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan, ketika masyarakat bisa memanfaatkan limbah menjadi sumber pangan, maka lingkungan pun ikut terjaga.

Di lapangan, AIPDA Pujiono tidak sekadar melihat-lihat. Ia melakukan monitoring mendetail tentang perkembangan tanaman, sekaligus berdialog dengan warga soal teknik perawatan yang tepat untuk media tanam alternatif. Dari cara menyiram hingga memilih bibit unggul, semua dibahas agar hasil panen maksimal. Kapolres menambahkan, pendampingan anggota diharapkan mampu menyuntik semangat inovasi tanpa henti. Tong bekas yang tadinya hanya memenuhi sudut rumah kini menjelma menjadi kebun buah yang produktif dan estetik.

Kompol H. Ahmad Junaedi, Kapolsek Warujayeng, menekankan bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan anggota yang mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan barang bekas produktif. Menurutnya, inovasi di Demangan ini adalah contoh sempurna bahwa solusi ketahanan pangan tidak selalu mahal dan rumit. Warga pun mulai berbondong-bondong mengikuti jejak tetangganya, mengubah tong bekas menjadi pot raksasa untuk menanam buah favorit keluarga.

Dari tong bekas yang nyaris berakhir di tempat pembuangan, warga Demangan berhasil menciptakan kebun buah yang hidup dan memberi manfaat. Polisi dan masyarakat berkolaborasi membuktikan bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari langkah sekecil apapun, asalkan dilakukan dengan konsisten dan penuh cinta. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar