Anda punya dinding kosong di samping rumah? Jangan biarkan sia-sia. Warga Kelurahan Tanjunganom, Nganjuk, di bawah pendampingan AIPTU Saktian Suryani (Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng), telah mengubah dinding-dinding tersebut menjadi kebun vertikal yang hijau dan produktif. Pada Kamis (7/5/2026), ia memantau perkembangan urban farming dengan polybag dan vertikultur. Konsep ini membuktikan bahwa setiap sentimeter ruang bisa memberi makan keluarga.
AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, menyebut metode ini sebagai solusi nyata untuk kawasan permukiman padat. "Keterbatasan lahan bukan hambatan, justru tantangan untuk lebih kreatif," ujarnya. Dengan polybag, beban tanah tidak terlalu berat sehingga aman untuk lantai atas. Dengan vertikultur, sirkulasi udara dan sinar matahari tetap optimal. Warga pun belajar bahwa menanam sayur tak perlu rumit.
AIPTU Saktian dalam pemantauannya juga mencatat jenis tanaman paling cocok, seperti kangkung, sawi, dan cabai rawit. Kapolsek Warujayeng, Kompol H. Ahmad Junaedi, berharap model ini ditiru kelurahan lain. "Dari dinding rumah yang tadinya gersang, kini tumbuh pangan bergizi. Itulah kekuatan urban farming," pungkasnya. Jadi, lihatlah dinding rumah Anda. Saatnya berkebun.(Avs)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar