Senin, 11 Mei 2026

Polisi Nganjuk Ubah Pekarangan Jadi Lumbung Hidup: Sawi, Kemerdekaan Pangan dan Udara Sejuk

Nganjuk kembali mencatatkan inovasi yang sederhana namun revolusioner. Bukan proyek infrastruktur raksasa atau program bantuan sosial berskala besar, tetapi gerakan memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami sawi. Pada Selasa (12/5/2026), Bhabinkamtibmas Desa Banjaranyar AIPTU Pramu Sandita turun langsung memantau program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di wilayah binaannya. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyebut langkah ini sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya menciptakan kemandirian pangan dari tingkat keluarga. Ia berharap masyarakat mampu memanfaatkan setiap lahan yang ada secara optimal, sekecil apa pun.

Mengapa sawi menjadi komoditas unggulan dalam program ini? Alasannya sangat praktis. Sawi memiliki siklus panen yang cepat, perawatannya tidak rumit, dan hampir semua keluarga Indonesia mengonsumsinya setiap hari. Dengan menanam sawi di pekarangan, warga tidak hanya menghemat pengeluaran belanja sayur, tetapi juga mendapatkan jaminan pasokan bahan pangan yang segar dan bebas pestisida berlebihan. Di lapangan, AIPTU Pramu Sandita tidak sekadar menjadi pengamat. Ia aktif berdialog dengan warga, memberikan arahan tentang perawatan tanaman, sekaligus mencatat kendala yang dihadapi agar segera dicarikan solusi bersama. Polisi dan masyarakat benar-benar bekerja sebagai tim.

Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong inisiatif serupa di desa-desa lain. Edukasi dan motivasi menjadi kunci agar program ini berkelanjutan. Jika setiap rumah di Banjaranyar dan sekitarnya memiliki pekarangan yang produktif, maka secara kolektif mereka telah membangun benteng ketahanan pangan yang kokoh. Tidak hanya itu, lingkungan rumah menjadi lebih hijau, lebih sejuk, dan lebih sehat. Tanaman sayur juga menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, sehingga selain kenyang, warga juga dapat menikmati udara yang lebih segar setiap hari.

Program Pekarangan Pangan Bergizi yang digerakkan oleh Bhabinkamtibmas Banjaranyar ini adalah contoh sempurna bahwa ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari kebun raya atau lumbung desa. Cukup dari pekarangan rumah, dengan tanaman sawi yang sederhana, dan seorang polisi yang mau turun tangan membimbing. Nganjuk membuktikan bahwa kemerdekaan pangan bisa dimulai dari langkah sekecil menanam benih dan merawatnya hingga panen. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar