Rabu, 17 Juni 2026

Air dan Tanaman Sama Penting: AIPTU Sarwadi Pantau Bawang Merah dan Irigasi di Gampeng


Nganjuk- Ada dua hal yang selalu diperhatikan oleh AIPTU Sarwadi saat mengunjungi lahan pertanian di Dusun Putuk Etan, Desa Gampeng: bagaimana bawang merah tumbuh dan bagaimana air mengalir. Kamis (18/6/2026), penggerak ketahanan pangan dari Polsek Ngluyu ini melaksanakan pemantauan yang menggabungkan keduanya, sebuah pendekatan yang menunjukkan pemahaman mendalam bahwa produktivitas pertanian tidak hanya ditentukan oleh benih dan pupuk, tetapi juga oleh ketersediaan air yang menjadi faktor penentu utama bagi tanaman hortikultura seperti bawang merah.

Pemantauan yang dilakukan AIPTU Sarwadi dimulai dengan pengecekan kondisi tanaman bawang merah, mengamati warna daun, tinggi batang, dan tanda-tanda awal serangan hama yang bisa mengganggu pertumbuhan. Setelah itu, ia beralih ke saluran irigasi, mengecek debit air, membersihkan sampah yang menyumbat, dan memastikan bahwa aliran air sampai ke setiap petak lahan dengan lancar, karena tanpa irigasi yang baik, semua upaya perawatan tanaman akan sia-sia dan hasil panen tidak akan maksimal.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyatakan bahwa Polri melalui para penggerak ketahanan pangan memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh aspek pertanian berjalan optimal, termasuk faktor pendukung seperti irigasi yang seringkali luput dari perhatian. Beliau menekankan bahwa bawang merah sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi membutuhkan perawatan intensif dan pasokan air yang memadai, sehingga pendampingan yang dilakukan AIPTU Sarwadi adalah investasi jangka panjang bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.

Dialog yang terjalin antara AIPTU Sarwadi dan petani di sela-sela pemantauan menghasilkan berbagai kesepakatan penting, seperti pembagian jadwal pengairan yang lebih teratur dan rencana perbaikan saluran irigasi yang mulai rusak di beberapa titik. Petani merasa didengarkan dan dihargai, dan mereka semakin termotivasi untuk terus mengelola lahan mereka dengan baik karena merasa tidak sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian.

AKP Sukamto, Kapolsek Ngluyu, menutup kegiatan dengan harapan bahwa kondisi irigasi di Dusun Putuk Etan akan tetap terjaga dengan baik, sehingga kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi dan produktivitas bawang merah bisa dipertahankan di level yang optimal. Dengan sinergi yang solid antara Polri, petani, dan pemerintah desa, ia yakin bahwa Gampeng akan terus menjadi wilayah pertanian yang produktif dan memberikan kontribusi nyata bagi program ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Nganjuk.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar