Rabu, 10 Juni 2026

Polres Tanjungperak: Sistem Tumpang Sari di Lahan 1 Hektar Tambak Wedi, Bukti Ketahanan Pangan Bisa Dimulai dari Kota


Surabaya – Lahan perkotaan sering dianggap tidak cocok untuk pertanian produktif. Tapi Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Polsek Kenjeran membuktikan sebaliknya. Pada Selasa (9/4/2026), mereka menyalurkan bantuan bibit, pupuk, dan obat-obatan pertanian kepada Kelompok Tani Nandur Makmur di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran. Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto didampingi jajaran Intelkam, Binmas, Bhabinkamtibmas, dan PPL Kota Surabaya menyerahkan bantuan secara simbolis. Kasi Humas Iptu Suroto menyebut ini sebagai upaya konkret Polri menyukseskan program ketahanan pangan nasional sesuai Asta Cita Presiden.

Bantuan yang diberikan meliputi bibit jagung manis, kangkung, bayam, serta perangsang buah dan insektisida. Yang membuat lahan seluas 1 hektar ini istimewa adalah penerapan sistem tumpang sari: jagung ditanam berdampingan dengan lombok, terong, pisang, ketela pohon, rosella, uwi ungu, bayam, dan kangkung. Sistem tanam jagung bergantian (berkala) juga diterapkan agar pasokan tetap stabil saat panen, memudahkan distribusi ke konsumen dan Bulog Jatim. Ini adalah model pertanian perkotaan yang efisien dan berdampak luas.

Iptu Suroto menambahkan bahwa koordinasi intensif antara petani, Polsek Kenjeran, dan PPL Pertanian Kota Surabaya terus dilakukan untuk pendampingan teknis maksimal. Dari bibit hingga panen, semua dipantau. Polres Pelabuhan Tanjungperak membuktikan bahwa ketahanan pangan tidak hanya milik desa dengan sawah luas, tetapi juga bisa tumbuh subur di lahan kota yang dikelola dengan sistem cerdas, bantuan tepat, dan semangat gotong royong. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar