Madiun- Dua gelaran besar di bulan Suro, yaitu Suroan dari PSHT dan Suran Agung dari PSHW Tunas Muda, menjadi perhatian serius Polres Madiun Kota Polda Jawa Timur. Sebanyak 838 personel gabungan disiapkan untuk disiagakan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi mengungkapkan bahwa pengamanan tahun ini melibatkan tidak hanya aparat kepolisian, tetapi juga unsur keamanan internal dari masing-masing perguruan pencak silat sebagai bentuk sinergi lintas sektor.
Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi yang digelar di Graha Krida Praja Kota Madiun pada Kamis (11/6/2026). Kapolres menjelaskan bahwa keterlibatan internal perguruan sangat penting karena mereka dapat membantu mengendalikan massa dan memberikan rasa aman kepada anggota masing-masing. Dengan pola pengamanan yang kolaboratif ini, Polres Madiun Kota optimistis potensi gangguan keamanan dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.
Selain menyiagakan personel, Polres Madiun Kota juga telah meningkatkan patroli dan kegiatan sambang ke lingkungan masyarakat serta lokasi latihan perguruan pencak silat. Kapolres mengajak seluruh warga dan keluarga besar perguruan untuk menjadikan bulan Suro sebagai momen pemersatu. "Bulan Suro adalah momentum mempererat persaudaraan, bukan ajang menunjukkan kekuatan," ujar AKBP Wiwin. Dengan persiapan matang dan sinergi semua pihak, tradisi Suroan dan Suran Agung di Madiun diprediksi berjalan aman, tertib, dan penuh khidmat.(Avs)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar