Sebuah harmoni tercipta dalam jamuan buka puasa yang digelar PB SEMMI di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir untuk menegaskan bahwa kebersamaan adalah roh dari pembangunan nasional. Di depan para anggota SEMMI, ia mengajak semua pihak untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergotong royong mengisi dan membangun negeri. Suasana akrab semakin terasa ketika Sigit menyebut bahwa baik Polri maupun SEMMI sama-sama lahir dari rahim reformasi, sehingga memiliki tanggung jawab moral yang sejalan untuk menjaga amanah sejarah tersebut.
Dalam sesi diskusi yang hangat, Jenderal Sigit memaparkan peran Polri sebagai garda terdepan dalam sistem keamanan nasional. Namun, ia tidak ingin Polri dilihat sebagai institusi yang tertutup. Sebaliknya, ia justru mengundang para aktivis untuk terus menyuarakan aspirasi demi kemajuan Korps Bhayangkara. Sigit percaya bahwa sinergi dengan organisasi mahasiswa akan membantu Polri mewujudkan cita-citanya menjadi kepolisian sipil yang humanis dan profesional. Ia juga meminta SEMMI untuk ikut mengawal proses demokrasi, memastikan bahwa suara masyarakat sampai dan didengar oleh para pengambil kebijakan.
Tak lupa, Kapolri menyuarakan pentingnya dukungan terhadap kebijakan strategis Presiden Prabowo. Ia menyebut program kemandirian pangan dan energi sebagai prioritas yang harus didukung oleh semua kalangan. Menurutnya, dengan berdiri di atas kaki sendiri, Indonesia akan memiliki daya tahan yang kuat menghadapi gejolak ekonomi dan politik global. Ia mengajak mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam mendorong program-program pemerintah yang berpihak pada rakyat.
Di penghujung acara, Sigit kembali mengingatkan tentang momentum bonus demografi yang akan menjadi penentu masa depan Indonesia. Ia melihat generasi muda sebagai subjek utama yang akan mengisi kursi-kursi kepemimpinan di masa Indonesia Emas 2045. Dengan segala potensi yang dimiliki, para aktivis diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi negara maju yang disegani di dunia. Pesan terakhirnya mengajak semua untuk bersatu padu, karena hanya dengan soliditas yang kokoh, cita-cita besar bangsa ini dapat terwujud dengan sempurna.(Avs)
.jpeg)

0 comments:
Posting Komentar