Di tengah keterbatasan ruang terbuka hijau di wilayah Warujayeng, AIPDA Andhika Candra mencetuskan ide menanam cabai secara vertikal di atas rak besi. Ide sederhana ini lahir dari pengamatan bahwa banyak warga ingin bercocok tanam tetapi tidak memiliki lahan.
Setiap unit rak besi yang disusun bertingkat mampu menampung belasan polybag sehingga produktivitas lahan meningkat berkali-kali lipat. Warga pun tidak perlu khawatir karena sistem ini tidak mengganggu aktivitas sehari-hari di dalam rumah.
Pemantauan rutin dilakukan oleh AIPDA Andhika untuk memastikan tanaman bebas hama dan media tanam tetap subur. Kompol H. Ahmad Junaedi, Kapolsek Warujayeng, menyebut program ini sebagai contoh sempurna bagaimana kepolisian bisa hadir sebagai solusi atas masalah nyata masyarakat.
Ke depan, metode urban farming vertikel ini diharapkan menyebar ke seluruh RT dan RW di Nganjuk. Buktinya, dari rak besi yang nyaris tak terpakai, warga kini bisa memanen cabai segar setiap minggu.(Avs)

0 comments:
Posting Komentar