Kamis, 16 April 2026

Protein Hewani dari Pekarangan, Bhabinkamtibmas Nganjuk Buktikan Polri Peduli Ketahanan Pangan


Ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari sawah atau ladang luas. Di Desa Kampungbaru, Kecamatan Warujayeng, Kabupaten Nganjuk, BRIGPOL Siti Muflihcatin membuktikan bahwa pekarangan rumah pun bisa menjadi lumbung pangan. Pada Jumat (17/4/2026), Bhabinkamtibmas tersebut melaksanakan pemantauan ternak unggas milik warga binaannya, sebuah langkah nyata mendorong pemenuhan protein hewani sekaligus penguatan ekonomi keluarga.

Program ini berangkat dari kesadaran bahwa banyak keluarga masih kesulitan memenuhi kebutuhan protein karena harga daging dan telur yang fluktuatif. Dengan memelihara ayam atau itik sendiri di pekarangan, warga bisa menghemat pengeluaran belanja. Lebih dari itu, ketika populasi ternak sudah banyak, mereka bisa menjual telur atau dagingnya ke tetangga atau pasar kecil. Inilah ekonomi sirkular yang sederhana namun berdampak.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyebut Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak program ketahanan pangan nasional di tingkat desa. Menurutnya, pendampingan seperti ini sangat efektif karena langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. “Kami berharap masyarakat dapat lebih mandiri,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa kesejahteraan ekonomi keluarga adalah target utama.

Di lapangan, BRIGPOL Siti melakukan monitoring kondisi kandang dan kesehatan ternak. Ia juga memberikan motivasi agar warga terus mengembangkan usahanya secara optimal. Kapolsek Warujayeng, Kompol H. Ahmad Junaedi, menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Dengan begitu, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa memanfaatkan lahan pekarangan untuk ternak unggas bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan keluarga untuk jangka panjang.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar