Kamis, 14 Mei 2026

Dikejar Warga, Terjebak Polisi: Nasib Malang Pencuri Sandaran Kursi Besi di Semolowaru Surabaya


Apa yang Anda lakukan jika melihat seseorang mengangkut sandaran kursi besi di atas motor sambil melawan arus? Warga Semolowaru Tengah, Surabaya, tidak perlu waktu lama untuk menjawab. Mereka langsung bertindak. Pada Kamis, 30 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, seorang pria berinisial I (29) asal Kabupaten Sampang tertangkap basah membawa barang curian berupa sandaran kursi besi fasilitas umum di Jalan Semolowaru Tengah 2/2, Kecamatan Sukolilo. Bukannya mengembalikan, pelaku justru melarikan diri dengan sepeda motor Honda Vario putih bernopol L-4671-RZ.

AKP Hadi, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, menjelaskan bahwa warga tidak serta merta melepaskan pelaku begitu saja. "Warga membuntuti dan berhasil mengingat detail kendaraan yang digunakan pelaku," katanya. Informasi tersebut segera dilaporkan ke polisi. Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil melacak keberadaan pelaku di sebuah rumah kontrakan. Penangkapan dilakukan pada Selasa malam, 12 Mei 2026 sekitar pukul 21.30 WIB, tanpa perlawanan berarti dari tersangka. Pelaku akhirnya harus merasakan dinginnya jeruji besi.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menyita sejumlah barang bukti yang sangat kuat mengarah pada tindak pidana tersebut. Selain motor Vario putih dengan pelat L-4671-RZ, polisi juga menemukan dua pelat nomor kendaraan lain yang mencurigakan, sebuah dompet, dan celana jeans biru yang diduga sebagai seragam aksi pelaku. Pelaku diketahui hanya berperan sebagai eksekutor. Saat ini penyidik Unit Reskrim Polrestabes Surabaya masih terus memeriksa kemungkinan adanya jaringan atau aksi serupa di lokasi lain karena modus pencurian fasilitas umum mulai marak.

Penutup dari kasus unik ini adalah sebuah pesan bahwa fasilitas umum adalah milik bersama. Mencuri sandaran kursi besi mungkin terdengar lucu, namun dampaknya sangat nyata: warga kehilangan tempat beristirahat di trotoar. Polrestabes Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus waspada dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan. Karena seperti yang dibuktikan warga Semolowaru, kolaborasi antara warga dan polisi adalah kunci utama memberantas kejahatan, sekecil apa pun bentuknya.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar