Kamis, 28 Mei 2026

Dompet Hitam Berisi Empat Klip Sabu, Barang Bukti Baru Satresnarkoba Nganjuk dari Baron


Senin (25/5/2026) pukul 22.00 WIB, warga Kecamatan Baron, Nganjuk, dikejutkan dengan penggerebekan yang dilakukan Satresnarkoba Polres Nganjuk. Targetnya adalah CA (45), seorang pria yang diduga kuat terlibat peredaran narkotika. Di dalam rumahnya, petugas menemukan dompet hitam kecil yang ternyata menyimpan empat plastik klip berisi sabu dengan total berat 10,63 gram. Tak hanya itu, satu set alat hisap, pipet kaca, plastik klip kosong, dan satu unit telepon genggam juga ikut disita. Semuanya kini menjadi barang bukti yang akan digunakan di pengadilan.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengapresiasi cepatnya respons petugas atas informasi dari masyarakat. “Narkoba adalah ancaman serius, kita harus basmi bersama,” ujarnya, Rabu (27/5/2026). Kasatresnarkoba IPTU Sugiarto menambahkan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan warga yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Setelah penyelidikan singkat, petugas memastikan bahwa CA memang menyimpan dan kemungkinan mengedarkan sabu. Dalam interogasi awal, CA mengaku barang haram itu berasal dari ST, seorang pria asal Trenggalek yang kini masuk daftar pencarian orang. Polisi masih memburu ST.

Selain mengamankan pelaku dan barang bukti, Satresnarkoba juga berkoordinasi dengan laboratorium forensik untuk menguji kadar narkotika dalam sabu tersebut. Langkah ini penting agar proses hukum tidak terhambat. Sementara itu, CA terpaksa menikmati sel tahanan sambil menunggu proses penyidikan lebih lanjut. Dari dompet hitam kecil yang tidak mencolok, polisi berhasil mengungkap potensi bencana besar bagi masyarakat. Sebab 10,63 gram sabu jika diedarkan bisa merusak puluhan bahkan ratusan jiwa muda.

Kasus ini menjadi pelajaran bahwa narkoba bisa bersembunyi di mana saja, bahkan di dalam dompet yang tampak biasa. Masyarakat diimbau untuk terus waspada dan tidak segan melapor jika melihat hal janggal di lingkungannya. Satresnarkoba Polres Nganjuk berjanji akan terus mengembangkan kasus ini hingga ke akar. Jaringan yang melibatkan dua kabupaten ini harus diputus. Dengan kerja sama polisi dan warga, Baron dan seluruh Nganjuk bisa menjadi wilayah yang bersih dari narkoba.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar