Kamis, 28 Mei 2026

Jumat Berkah di Ngadipiro: Polisi dan Babinsa Panen Sawi Bersama Warga


Suasana berbeda terlihat di Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan, Nganjuk, pada Jumat (29/5/2026). Tidak ada suara gaduh atau hiruk-pikuk pasar. Yang ada adalah tawa ringan warga di pekarangan belakang rumah, ditemani Bripka Yuli Priyanto (Bhabinkamtibmas Polsek Wilangan) dan seorang Babinsa. Mereka tengah memantau sekaligus memanen sawi hasil budidaya warga. Program ketahanan pangan nasional yang didukung Polri dan TNI ini berjalan dengan riang, tanpa tekanan. Setiap helai sawi yang dipetik adalah bukti bahwa kolaborasi sederhana bisa melahirkan kebahagiaan sekaligus ketahanan pangan.

Budidaya sawi ternyata tidak membutuhkan keahlian khusus. Cukup dengan menyiapkan lahan sempit di belakang rumah, menyiram secara teratur, dan memberi pupuk dari kotoran ternak. Bripka Yuli dan Babinsa dalam setiap kunjungannya selalu memastikan warga memahami siklus tanam yang baik. Mereka juga mengingatkan agar tidak menggunakan pestisida kimia berlebihan, karena sawi organik lebih laku di pasar. Warga pun mulai melirik peluang untuk menjual hasil panen ke warung-warung desa. Pendapatan tambahan ini, meski tidak besar, cukup untuk membeli kebutuhan dapur harian.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan apresiasinya. "Polri bangga melihat warga Ngadipiro yang produktif," ujarnya. Kapolsek Wilangan AKP Muh. Fatoni menambahkan bahwa pihaknya akan mereplikasi model ini di desa-desa lain. "Kami ingin setiap jengkal tanah bermanfaat," katanya. Di sore yang teduh, Bripka Yuli, Babinsa, dan warga duduk bersama menikmati rebusan sawi hasil kebun sendiri. Dari Ngadipiro, kita belajar bahwa ketahanan pangan tidak selalu rumit. Cukup niat, kerja sama, dan seikat sawi di belakang rumah. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar