Rabu, 03 Juni 2026

Bawang Merah Siap Petik, Bhabinkamtibmas Bungur Bergerak: Polisi dan Petani Bersatu Jaga Lahan

Hawa panas menyengat di siang hari tidak menyurutkan semangat Bhabinkamtibmas Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk, untuk turun ke lahan pertanian pada Kamis (4/6/2026). Bripka Heru P. hadir di tengah hamparan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang ditanami bawang merah, sebuah komoditas dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi dan kini sudah memasuki masa panen. Kehadirannya bukan tanpa tujuan: ia ingin memperkuat koordinasi keamanan lahan agar proses panen berjalan lancar tanpa gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dalam kegiatan ini, Bripka Heru P. mengajak warga untuk bersatu, karena keamanan lahan pertanian bukan hanya tugas polisi, tetapi juga tugas setiap petani yang menginginkan hasilnya selamat. Inilah semangat gotong royong yang dihidupkan kembali.

AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, menyampaikan bahwa Polri melalui Bhabinkamtibmas terus hadir mendampingi masyarakat agar kegiatan pertanian berjalan aman, lancar, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Beliau menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Bripka Heru P. mencakup pemantauan kondisi tanaman bawang merah, pengecekan kesiapan panen, hingga pengawasan situasi lingkungan sekitar lahan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Selain itu, Bripka Heru P. juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan saling berkoordinasi, karena semakin banyak mata yang waspada, semakin kecil peluang bagi pencuri untuk beraksi. Program ini adalah bukti nyata bahwa Polri peduli pada nasib petani hingga ke tingkat paling mikro.

Di lapangan, Bripka Heru P. berdialog hangat dengan para petani sambil sesekali memeriksa umbi bawang merah yang mulai membesar sempurna. Warga dengan antusias melaporkan perkembangan tanaman mereka dan juga menyampaikan kekhawatiran tentang maraknya pencurian hasil bumi di desa tetangga. PLT Kapolsek Sukomoro, AKP Trubus, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung langkah-langkah pendampingan yang dilakukan anggota, termasuk dengan meningkatkan patroli di jam-jam rawan. Menurutnya, sinergi antara Bhabinkamtibmas dan warga adalah aset paling berharga dalam menjaga ketahanan pangan, karena keamanan yang dibangun dari bawah akan lebih kuat dan berkelanjutan.

Penutup dari narasi ini adalah bahwa ketika polisi dan petani bersatu, tidak ada lahan yang tidak aman. Bripka Heru P. dan warga Bungur telah membuktikan bahwa koordinasi yang solid adalah kunci utama melindungi hasil pertanian dari berbagai ancaman. AKP Trubus berharap hasil panen bawang merah warga dapat berjalan aman dan optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Karena di ujung musim tanam ini, setiap bawang merah yang berhasil dipanen dengan selamat adalah kemenangan bersama: kemenangan petani yang tidak kehilangan rezekinya, dan kemenangan Polri yang berhasil menjalankan amanat perlindungan rakyat. Mari bersatu, jaga lahan kita, dan panenlah hasil dengan hati yang tenang.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar