Minggu pagi di Madiun menjadi saksi kesiapan Polres Madiun Kota yang menurunkan 983 personel gabungan untuk mengamankan Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda. Wakapolres Kompol Bambang Sujarwo menegaskan bahwa pengamanan kali ini istimewa karena melibatkan kolaborasi erat antara polisi, instansi lintas sektor, dan pengamanan internal dari perguruan silat itu sendiri. Ia menjelaskan bahwa pendekatan kolaboratif ini dipilih agar pengamanan tidak terkesan kaku atau represif, tetapi justru menjadi bagian dari semarak acara. Dengan perpaduan antara pengamanan terbuka dan tertutup, Polres memastikan bahwa setiap potensi ancaman dapat terdeteksi sejak dini.
Kompol Bambang mengungkapkan bahwa personel akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk di sekitar Jalan Ring Road Barat yang akan digunakan sebagai area parkir peserta. Ia mengimbau masyarakat yang tidak terlibat dalam kegiatan untuk mencari rute alternatif demi menghindari kemacetan yang mungkin terjadi. Selain itu, ia juga mengingatkan peserta untuk mematuhi semua aturan yang telah disepakati, karena kepatuhan kolektif adalah kunci utama terciptanya acara yang tertib dan aman. Menurutnya, kerja sama antara peserta dan aparat akan sangat menentukan keberhasilan pengamanan ini.
Lebih lanjut, Wakapolres menyoroti bahwa kegiatan Suran Agung adalah tradisi yang sarat dengan nilai-nilai luhur dan persaudaraan, sehingga harus dijaga dengan penuh penghormatan. Ia mengajak seluruh elemen yang terlibat untuk menjaga semangat kebersamaan dan menghindari hal-hal yang dapat memicu ketegangan, baik di dalam maupun di luar lokasi acara. Dengan adanya PAM Swakarsa dari internal perguruan silat, ia yakin bahwa setiap potensi masalah bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus melibatkan aparat secara berlebihan. Pendekatan ini, menurutnya, adalah cerminan dari Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Kompol Bambang berharap bahwa Suran Agung PSHWTM tahun ini akan menjadi ajang yang tidak hanya meriah tetapi juga aman dan berkesan bagi semua pihak. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan perguruan silat yang telah bahu-membahu mempersiapkan segala sesuatunya. Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Polres Madiun Kota optimis bahwa kegiatan ini akan meninggalkan citra positif bagi Kota Madiun dan memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman. (Avs)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar