Nganjuk- Di balik setiap batang sayuran yang tumbuh subur di pekarangan Desa Girirejo, ada benih kesadaran yang ditanam oleh Bripka Eka Prasetya melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Pada Selasa (30/6/2026), Bhabinkamtibmas Polsek Bagor ini kembali menyambangi warga untuk memastikan bahwa tanaman-tanaman itu tumbuh dengan baik, sebagaimana arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Ia datang dengan misi yang lebih besar dari sekadar bertani, yaitu menanamkan pemahaman bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab kolektif yang dimulai dari kesadaran individu. Kini, setiap pekarangan di Girirejo menjadi media pembelajaran tentang pentingnya kemandirian pangan.
Nganjuk- Dengan sabar, Bripka Eka menjelaskan kepada warga bahwa tanaman yang mereka rawat bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan perut, tetapi juga tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka. Ia mengajak warga untuk melibatkan anggota keluarga dalam kegiatan berkebun, menciptakan momen kebersamaan yang mendidik dan menyenangkan. Kapolres Nganjuk menegaskan bahwa kesadaran pangan adalah fondasi yang harus dibangun sejak dini, dan program P2B adalah wahana yang tepat untuk mencapai hal itu. Melalui pendekatan yang humanis, Bripka Eka berhasil menggerakkan hati warga untuk lebih peduli pada pekarangan mereka.
Nganjuk- Kapolsek Bagor AKP Winih menambahkan bahwa keberhasilan program ini diukur bukan hanya dari hasil panen, tetapi dari perubahan sikap dan perilaku warga terhadap pangan. Bripka Eka juga mencatat bahwa anak-anak di desa mulai tertarik membantu orang tua berkebun, sebuah indikasi bahwa kesadaran pangan telah menyebar ke generasi berikutnya. Dari Girirejo, Bripka Eka telah menanam lebih dari sekadar tanaman; ia telah menanam kesadaran yang akan terus tumbuh dan berbuah sepanjang masa. Di Nganjuk, setiap pekarangan yang dikelola dengan penuh kesadaran adalah investasi berharga bagi ketahanan pangan bangsa di masa depan. (Avs)

0 comments:
Posting Komentar