Kamis, 25 Juni 2026

Sebelum Ujian, Aipda Andik Bekali Pemohon SIM Nganjuk dengan Teknik Dasar Berkendara


Nganjuk- Rasa deg-degan dan cemas seringkali menyelimuti para pemohon SIM roda dua saat akan menghadapi ujian praktik, namun di Satpas SIM Polres Nganjuk, kekhawatiran itu kini dapat diredakan dengan adanya program Polantas Menyapa yang memberikan pelatihan dasar singkat sebelum ujian dimulai. Jumat (26/6/2026) menjadi saksi Aipda Andik Sujatmiko yang dengan penuh dedikasi membimbing para calon pengendara, mengajarkan mereka teknik-teknik dasar yang sering menjadi penentu kelulusan, seperti menjaga keseimbangan, menggunakan rem secara proporsional, serta melewati jalur lintasan ujian dengan lancar. Langkah ini diambil untuk memperkecil peluang kegagalan, karena berdasarkan pengalaman, banyak pemohon yang gagal bukan karena tidak bisa mengendarai motor, tetapi karena kurang memahami alur dan teknik yang diuji.


Nganjuk- Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menegaskan bahwa pelayanan publik di bidang SIM tidak boleh berhenti pada penerbitan dokumen, tetapi harus mencakup pembinaan dan edukasi yang memastikan setiap pengendara benar-benar kompeten. Ia menjelaskan bahwa pelatihan dasar yang diberikan oleh Aipda Andik adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam mencetak pengendara yang tidak hanya memiliki surat izin, tetapi juga kesadaran dan keterampilan berkendara yang memadai. Dengan pendekatan edukatif ini, Polres Nganjuk berharap tingkat kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kurangnya penguasaan teknik berkendara dapat ditekan, dan masyarakat semakin menghargai pentingnya SIM sebagai bukti kompetensi.


Nganjuk- Di lapangan, Aipda Andik memberikan pengarahan yang jelas dan praktis, diselingi dengan motivasi agar para pemohon tetap tenang dan fokus saat menghadapi ujian yang sesungguhnya. Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Afandy Dwi Takdir, menambahkan bahwa program ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang sering merasa kurang siap secara teknis maupun mental ketika mengikuti ujian praktik. Dengan inovasi ini, Satlantas berharap tingkat kelulusan ujian praktik SIM roda dua dapat meningkat, dan para pemohon pulang dengan rasa puas karena mereka telah mendapatkan pembekalan yang berarti dari aparat yang peduli.


Nganjuk- Saat para pemohon keluar dari arena ujian dengan ekspresi lega dan gembira, program Polantas Menyapa telah membuktikan bahwa pelatihan singkat sebelum ujian adalah investasi kecil yang berdampak besar bagi masyarakat. Mereka tidak hanya membawa SIM baru di tangan, tetapi juga bekal pengetahuan dan keterampilan yang akan mereka gunakan selama berkendara di jalan raya. Nganjuk kini memiliki generasi pengendara baru yang lebih siap, lebih percaya diri, dan lebih sadar akan keselamatan, semua dimulai dari sebuah pelatihan sederhana yang diberikan dengan hati.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar