Nganjuk- Di tengah tugas pengamanan unjuk rasa damai yang biasanya menuntut fokus penuh pada situasi dan potensi gangguan, Brigpol Yudi dan Brigpol Munir dari Satlantas Polres Nganjuk justru menunjukkan bahwa profesionalisme tidak menghalangi mereka untuk tetap dekat dengan masyarakat melalui program Polantas Menyapa. Kamis (25/6/2026) menjadi bukti bahwa di balik setiap seragam polisi, ada manusia yang peduli dan ingin berbagi hal-hal bermanfaat, termasuk pesan keselamatan berlalu lintas yang disampaikan dengan cara yang santai dan bersahabat. Kehadiran mereka tidak hanya mengamankan jalur aksi, tetapi juga mengingatkan warga tentang hal-hal kecil yang sering diabaikan namun berdampak besar bagi keselamatan di jalan raya.
Nganjuk- Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menyatakan bahwa pendekatan humanis dan edukatif adalah dua pilar yang harus selalu dipegang oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugasnya, karena masyarakat akan lebih menghargai kehadiran polisi ketika mereka merasa diperlakukan sebagai mitra, bukan sebagai objek pengawasan. Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan Brigpol Yudi dan Brigpol Munir adalah bentuk nyata dari komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. Dengan cara ini, kehadiran polisi di lapangan menjadi lebih bermakna dan meninggalkan kesan positif yang mendalam bagi warga.
Nganjuk- Kedua petugas memanfaatkan momen kebersamaan dengan warga untuk mengingatkan tentang kewajiban menggunakan helm, melengkapi surat-surat kendaraan, serta pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara. Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Afandy Dwi Takdir, menjelaskan bahwa program Polantas Menyapa dirancang untuk fleksibel dan dapat dilaksanakan di berbagai situasi, termasuk saat pengamanan aksi massa seperti yang terjadi di Banaran Kulon. Dengan pendekatan yang komunikatif dan santai, pesan keselamatan tidak hanya didengar tetapi juga dirasakan sebagai bentuk perhatian yang tulus dari aparat.
Nganjuk- Ketika aksi damai berjalan lancar dan situasi kembali kondusif, warga Banaran Kulon tidak hanya mengingat pengamanan yang baik, tetapi juga senyum dan pesan-pesan keselamatan yang dibagikan oleh Brigpol Yudi dan Brigpol Munir. Program Polantas Menyapa telah berhasil mengubah momen pengamanan yang biasanya kaku menjadi ajang silaturahmi dan edukasi yang bermanfaat. Nganjuk semakin dekat dengan cita-cita lalu lintas yang aman dan sadar, semua dimulai dari perhatian kecil yang diberikan oleh petugas di lapangan.(Avs)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar