Selasa, 28 Juli 2026

Cabai dan Rumput Gajah Menghijau di Garu, Bhabinkamtibmas Pastikan Petani Terus Produktif


Nganjuk- Ada yang berbeda di lahan pertanian Desa Garu, Rabu (29/7/2026). Bukan hanya petani yang sibuk merawat tanaman, tetapi juga Bhabinkamtibmas Aiptu Wahyu Tri P. yang dengan tekun memantau pertumbuhan cabai dan rumput gajah di lahan sela milik warga binaannya. Langkah ini adalah bagian dari program penggerakan ketahanan pangan yang diusung Polsek Baron, di mana peran polisi tidak terbatas pada keamanan tetapi juga pada pendampingan ekonomi rakyat. Dengan pendekatan yang humanis, Aiptu Wahyu berdiskusi dengan petani tentang perawatan tanaman, pola tanam yang efektif, dan cara menjaga produktivitas lahan agar hasil panen dapat terus meningkat setiap musimnya.


Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan sela dengan komoditas cabai dan rumput gajah adalah strategi cerdas untuk mengoptimalkan setiap jengkal tanah yang produktif. Cabai yang memiliki nilai ekonomi tinggi dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga petani, sementara rumput gajah yang melimpah menjamin ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun. Kombinasi ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, tetapi juga mengurangi ketergantungan peternak pada pakan impor atau pakan yang dibeli dari luar desa. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah lahan memastikan bahwa petani tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan di lapangan.


AKP Oofy Adycta Septandra, Kapolsek Baron, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengoptimalkan fungsi Bhabinkamtibmas sebagai pendamping masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian dan peternakan. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar proyek jangka pendek, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nganjuk. Dengan pendampingan yang berkelanjutan dan evaluasi rutin, Polsek Baron berharap Desa Garu dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan lahan sela secara produktif dan berkelanjutan.


Melalui pemantauan dan pendampingan yang dilakukan Aiptu Wahyu, harapan besar muncul bahwa Desa Garu akan menjadi pusat ketahanan pangan berbasis pertanian dan peternakan yang terintegrasi. Cabai yang mulai berbuah merah dan rumput gajah yang tumbuh menjulang bukan sekadar tanaman, tetapi simbol kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan masa depan yang lebih sejahtera. Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif semacam ini, karena keamanan dan kesejahteraan adalah dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Dari Garu, semangat ketahanan pangan bergema, menginspirasi seluruh Nganjuk untuk memanfaatkan potensi yang ada demi Indonesia yang lebih mandiri dan makmur. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar