Nganjuk- Pagi itu, langit Nganjuk tampak cerah menemani Bripka Yuli Priyanto melangkah di antara barisan jagung yang menjulang tinggi. Sebagai Bhabinkamtibmas Desa Ngadipiro, ia menjalankan perintah Kapolres untuk memastikan ketahanan pangan di tingkat akar rumput. Namun, yang ia lakukan lebih dari sekadar pemantauan: ia menanamkan keyakinan bahwa profesi petani adalah martabat yang harus dilindungi, bukan sekadar pekerjaan tanpa masa depan.
Dengan penuh kesabaran, Bripka Yuli mengamati warna daun dan kekuatan batang jagung, lalu membandingkannya dengan catatan musim lalu. Ia mengajak petani berdiskusi tentang rotasi tanaman dan manfaat jagung sebagai pakan ternak di samping konsumsi manusia. Dialog ini membuka wawasan bahwa nilai jagung tidak hanya saat dijual basah, tetapi juga bisa diolah menjadi produk bernilai tambah yang lebih tahan lama.
Petani yang menjadi pemilik lahan menyambut Bripka Yuli dengan senyum lega. "Saya sudah tua, tapi melihat jagung ini subur membuat saya merasa muda lagi," ujarnya sambil tertawa kecil. Ia mengaku bahwa dukungan moral dari polisi sangat berpengaruh terhadap semangat anak-anak muda di desa, yang mulai tertarik kembali bertani setelah melihat perhatian nyata dari aparat.
Bripka Yuli pun mengingatkan pentingnya mencicil perawatan, seperti membersihkan saluran irigasi dan memangkas daun kering agar nutrisi terfokus pada biji. Ia juga menyarankan agar petani bergabung dalam kelompok tani yang sudah memiliki akses ke bantuan pupuk bersubsidi. Menurutnya, kolaborasi antarpetani adalah kunci agar panen raya tidak berubah menjadi panen gagal karena kelalaian kecil.
Petani pun berikrar untuk terus merawat tanamannya seperti merawat anak sendiri, dengan penuh kasih dan kesabaran. Mereka berterima kasih karena Bhabinkamtibmas tidak hanya datang saat panen, tetapi sejak awal masa tanam hingga pasca-panen. Dengan semangat ini, mereka percaya bahwa ketahanan pangan di Desa Ngadipiro akan terus terjaga, dan kesejahteraan akan mengalir deras seperti air irigasi yang mengaliri ladang mereka.(Avs)

0 comments:
Posting Komentar