Kampar- Momen peringatan 80 tahun pengabdian Polri kepada masyarakat dirayakan dengan cara yang berbeda dan bermakna melalui pelepasan distribusi 80 ton pupuk batu bara Futuraplus Presisi kepada kelompok tani di Provinsi Riau, yang disaksikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kunjungannya ke pabrik PT Bursa Tani Futura Andyta di Kabupaten Kampar. Lima kelompok tani dari Kabupaten Rokan Hulu, Pelalawan, Kampar, Siak, dan Kecamatan Tambang menjadi penerima bantuan yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah masing-masing. Angka 80 ton yang dilepas secara simbolis ini menjadi representasi komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di segala bidang, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Kampar- Pupuk batu bara yang diproduksi PT Bursa Tani Futura Andyta merupakan inovasi yang memanfaatkan batu bara berkalori rendah sebagai bahan baku, mengubah komoditas yang sering dianggap limbah menjadi produk pertanian bernilai tinggi. Produk Futuraplus Presisi hadir dengan formulasi khusus yang dirancang untuk memperbaiki struktur tanah, meningkatkan ketersediaan unsur hara, dan mendorong pertumbuhan tanaman yang lebih optimal, sehingga petani dapat memperoleh hasil panen yang lebih melimpah dengan biaya produksi yang lebih efisien. Kapolri menekankan bahwa kolaborasi antara Polri dan perusahaan ini adalah bukti nyata bahwa sektor swasta dan aparat dapat bersinergi untuk menciptakan solusi bagi masalah-masalah yang dihadapi petani di lapangan.
Kampar- PT Bursa Tani Futura Andyta telah menunjukkan prestasi gemilang dengan memperluas jangkauan usahanya hingga ke pasar internasional, membangun fasilitas produksi di Zimbabwe dan Nigeria, serta mengekspor produknya ke Amerika Serikat, Zimbabwe, Nigeria, dan Botswana. Keberhasilan ini membuktikan bahwa inovasi pupuk hasil karya anak bangsa mampu bersaing di kancah global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi pertanian berbasis sumber daya domestik. Kapolri mengapresiasi pencapaian ini dan berharap perusahaan terus berinovasi serta memperluas pasar, sehingga semakin banyak petani Indonesia yang dapat merasakan manfaat dari produk berkualitas ini.
Kampar- Melalui pelepasan distribusi 80 ton pupuk ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung agenda strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, dengan kehadiran yang tidak hanya dirasakan dalam pemeliharaan keamanan tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi rakyat. Kapolri berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani penerima, menjadi katalis peningkatan produktivitas pertanian di Riau, dan menginspirasi daerah lain untuk mengadopsi inovasi serupa. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, Indonesia optimis dapat mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh petani sebagai pahlawan pangan nasional.(Avs)

0 comments:
Posting Komentar