Sabtu, 29 Agustus 2026

Bukan Lahan Luas yang Dicari, tapi Kemauan: Bhabinkamtibmas Prambon Gandeng Warga Wujudkan Swasembada Pangan


Nganjuk- Aipda Sunandar, Bhabinkamtibmas Desa Nglawak, Kecamatan Prambon, membuktikan bahwa Polri dapat menjadi motor penggerak ketahanan pangan dengan pendekatan yang humanis dan kontekstual. Menjalankan amanat Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, ia secara rutin menyambangi petani dan peternak untuk mendengar langsung kendala dan kebutuhan mereka. Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi energi positif bagi masyarakat yang bergelut di sektor pertanian.


Nganjuk- Dalam interaksinya dengan warga, Aipda Sunandar tidak sekadar memberikan wejangan, tetapi juga membuka ruang dialog yang hangat untuk menampung berbagai keluhan dan harapan. Ia menyadari bahwa tantangan di bidang pertanian seringkali bersifat teknis dan membutuhkan pendekatan lintas sektor untuk menyelesaikannya. Dengan mendengarkan, ia dapat menjadi penghubung antara masyarakat dan pihak terkait.


Nganjuk- Aipda Sunandar terus mengingatkan warga bahwa hambatan utama dalam mendukung ketahanan pangan bukanlah sempitnya lahan, melainkan kurangnya kemauan untuk memulai. Ia mengajak warga melihat potensi di sekitar mereka, seperti pekarangan rumah atau tanah kosong yang selama ini tidak terawat. Tanaman produktif seperti cabai, terung, dan sayuran bisa tumbuh di mana saja.


Nganjuk- Salah seorang petani Desa Nglawak mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan semangat yang diberikan oleh Aipda Sunandar. Ia merasa lebih termotivasi untuk mengelola lahan pekarangannya setelah mendapat penjelasan tentang manfaat dan cara menanam tanaman produktif. Harapannya, kegiatan ini dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga.


Nganjuk- Aipda Sunandar menjelaskan bahwa hasil panen dari lahan kecil sekalipun dapat memberi manfaat besar, baik untuk konsumsi sendiri maupun untuk dijual jika hasilnya berlebih. Dengan demikian, setiap keluarga tidak hanya menjadi konsumen pangan, tetapi juga produsen yang berkontribusi pada ketahanan pangan di tingkat desa. Kemandirian inilah yang menjadi cita-cita besar program ini.


Nganjuk- Patroli sambang yang dilaksanakan secara konsisten juga mempererat ikatan antara Polri dan warga, menumbuhkan rasa saling percaya dan gotong royong yang kuat. Aipda Sunandar menegaskan bahwa semua keluhan dan masukan warga akan ia teruskan ke instansi terkait agar segera direspons. Hubungan yang harmonis ini menjadi kunci sukses setiap program pemberdayaan masyarakat.


Nganjuk- Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, Desa Nglawak diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Nganjuk dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis pemberdayaan lahan sempit. Semangat gotong royong ini diharapkan dapat menular, sehingga semakin banyak warga yang terlibat aktif dalam memproduksi pangan sendiri. Semoga upaya kecil ini menjadi pondasi bagi masa depan pangan Indonesia yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar