Rabu, 16 September 2026

Dialog dengan Petani Kebun, Polisi Ingatkan Bahaya Karhutla di Jember


Jember- Jajaran Polres Jember Polda Jatim terus mengintensifkan mitigasi dan patroli di kawasan hutan. Langkah ini untuk meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan. Aksi preventif kembali ditegaskan melalui patroli gabungan. Kegiatan digelar Polsek Jelbuk bersama Perhutani pada Rabu (16/9/2026).


Patroli menyasar kawasan hutan Petak 73 dan 74, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember. Personel kepolisian dan pihak Perhutani memantau titik-titik rawan. Mereka juga berdialog langsung dengan masyarakat serta petani kebun. Petugas mengingatkan warga meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu api.


Kondisi kemarau panjang membuat vegetasi hutan mengering. Kondisi ini sangat mudah terbakar. Sebagai pengingat visual, petugas memasang banner imbauan di sejumlah titik strategis. Banner tersebut berisi peringatan tegas agar masyarakat tidak sembarangan menyalakan atau meninggalkan sumber api.


Patroli gabungan ini diikuti Kanit Reskrim Polsek Jelbuk Aiptu Arip Sugiarto. Kanit Samapta Aipda Hendro Prasetyo juga turut serta. Jajaran KRPH Perhutani yang meliputi Budi S. (Jelbuk), Sugeng Hs (Arjasa), dan pihak KRPH Sumbercandi ikut bergabung. Kapolres Jember AKBP Alaiddin melalui Kapolsek Jelbuk Iptu Irfan Ansori, S.H., menegaskan pentingnya kepedulian masyarakat.


Menurut Iptu Irfan Ansori, keberhasilan pencegahan Karhutla sangat bergantung pada keterlibatan aktif semua elemen. Patroli ini merupakan langkah preventif nyata. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan. Warga juga diminta menghindari tindakan yang memicu kebakaran.


Sinergi yang kuat menjadi kunci utama. Kepolisian, Perhutani, pemerintah daerah, dan masyarakat harus bersatu. Dengan begitu, kawasan hutan tetap aman dan kondusif sepanjang musim kemarau. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar