Jumat, 03 April 2026

257 Pendaftar Membludak, Kapolres Nganjuk Teken Pakta Integritas Rekrutmen Polri 2026


Ledakan minat masyarakat terhadap penerimaan anggota Polri TA 2026 di Polres Nganjuk tercatat mencapai 257 orang, terdiri dari 201 pria dan 56 wanita, Rabu (1/4/2026). Menyikapi tingginya animo tersebut, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan langsung menggelar penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh panitia seleksi sebagai bentuk komitmen transparansi dan anti KKN. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap tahapan rekrutmen berjalan bersih, akuntabel, serta bebas dari praktik kecurangan yang kerap merusak kepercayaan publik. Kapolres menegaskan bahwa animo tinggi ini justru menjadi ujian serius bagi integritas panitia.

Pakta Integritas yang dibacakan ketua panitia, AKP Trubus selaku Kasubbag Dalpers, memuat poin-poin penting seperti menjaga profesionalitas, menjunjung tinggi HAM, serta tidak menyalahgunakan wewenang dalam proses seleksi. Kapolres AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat yang meningkat harus dijawab dengan proses rekrutmen yang BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Dari 257 pendaftar, sebanyak 226 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi dengan rincian 185 pria dan 41 wanita. Formasi Bintara PTU berkualifikasi SPKT menjadi primadona dengan 205 pendaftar, sementara Tamtama Brimob menyusul dengan 25 pendaftar.

Kabag SDM Polres Nganjuk Kompol Burhanudin, S.Sos., menambahkan bahwa proses verifikasi dilakukan secara ketat dan objektif sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu. Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa formasi Bakomsus masih minim peminat, bahkan ada yang nihil pendaftar, menjadi tantangan tersendiri dalam pemenuhan kebutuhan personel khusus. Panitia seleksi berkomitmen untuk mengedepankan transparansi di setiap tahapan, mulai dari administrasi hingga ujian akhir. Peserta diimbau untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak mudah tergiur oleh oknum yang menjanjikan kelulusan.

Dengan ditandatanganinya Pakta Integritas ini, Polres Nganjuk berharap proses penerimaan anggota Polri TA 2026 dapat berlangsung jujur, adil, dan menghasilkan calon anggota Polri yang unggul serta berintegritas. Langkah ini juga menjadi benteng terakhir untuk mencegah praktik KKN yang selama ini kerap menjadi sorotan publik dalam rekrutmen aparat penegak hukum. Masyarakat pun diharapkan ikut mengawal jalannya seleksi demi terciptanya generasi Polri yang benar-benar berkualitas dan siap menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar