Minggu, 24 Mei 2026

Kecelakaan di Kalangan Pelajar Mengkhawatirkan, Polantas Nganjuk Ambil Langkah ke SMKN 1 Bagor


Angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di berbagai daerah masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan. Satlantas Polres Nganjuk tidak mau tinggal diam. Pada Senin (25/5/2026), mereka mengirim tim Unit Kamsel ke SMKN 1 Bagor untuk melaksanakan program Polantas Menyapa. Dipimpin oleh Kanit Kamsel IPTU Dwi Purnomo, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi langsung tentang pentingnya disiplin dan keselamatan berkendara bagi para siswa. Mulai dari penggunaan helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap rambu, larangan knalpot brong, hingga bahaya menggunakan telepon genggam saat berkendara, semua disampaikan dengan bahasa yang mudah dicerna oleh anak muda.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menekankan bahwa pendekatan preventif melalui edukasi di sekolah adalah strategi paling efektif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di kalangan usia muda. Daripada menunggu pelajar menjadi korban di jalan raya, lebih baik mencegah dengan memberikan pemahaman sejak dini. “Kami ingin membangun kesadaran para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Dengan memahami etika berkendara sejak dini, diharapkan mereka mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya. Program ini adalah upaya Polri untuk hadir tidak hanya saat kejadian, tetapi jauh sebelum itu.

Sesi interaktif dalam kegiatan ini menjadi momen yang paling dinanti. Para siswa diberi ruang untuk bertanya, berbagi pengalaman, bahkan mengakui kebiasaan buruk mereka selama ini. Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian yang turut hadir menyampaikan bahwa antusiasme siswa menunjukkan bahwa mereka sebenarnya haus akan informasi yang benar tentang berlalu lintas. “Melalui kegiatan ini kami berharap para pelajar memahami bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi kebutuhan untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” jelasnya. Pengetahuan tentang lalu lintas sering dianggap sepele, padahal bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati di jalan raya.

Satlantas Polres Nganjuk berharap kegiatan Polantas Menyapa di SMKN 1 Bagor menjadi awal dari gerakan keselamatan berlalu lintas yang digerakkan oleh para pelajar itu sendiri. Bukan karena takut tilang, tetapi karena mereka mengerti bahwa helm yang dikenakan adalah pelindung kepala yang bisa menyelamatkan nyawa, dan bahwa mematuhi rambu lalu lintas adalah bentuk menghormati pengguna jalan lain. Dengan polisi yang masuk ke sekolah, diharapkan pesan keselamatan ini tidak hanya didengar, tetapi juga diamalkan, baik di dalam kampus maupun di jalan raya Nganjuk setiap hari.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar