Kamis, 28 Mei 2026

Satu Langkah Polisi, Seribu Manfaat untuk Ternak Kambing Jogomerto

Hari Jumat (29/5/2026) menjadi hari istimewa bagi peternak kambing di Desa Jogomerto, Kecamatan Warujayeng, Nganjuk. Bukan karena ada pasar hewan, melainkan karena kedatangan BRIPKA Candra, Bhabinkamtibmas setempat. Dengan sabar ia memantau setiap kandang, mulai dari kebersihan lantai hingga asupan pakan. Ini adalah wujud nyata bagaimana Polri turun tangan mendukung ketahanan pangan nasional, tidak dengan senjata atau surat tilang, melainkan lewat pendampingan peternakan rumahan.

Peternakan kambing sebenarnya sudah lama ditekuni warga Jogomerto. Namun dengan pendampingan aktif dari polisi, potensinya semakin tergali. Lahan pekarangan yang semula hanya ditanami bunga dan sayur, kini juga dimanfaatkan untuk kandang kambing. Hasilnya, kebutuhan pangan protein hewani keluarga mulai tercukupi, bahkan lebihnya bisa dijual. Nilai ekonomi yang tinggi membuat warga semakin bersemangat. Dari satu ekor, kini beberapa rumah sudah memelihara tiga hingga lima ekor kambing.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari strategi besar Polri. "Motivasi dan pendampingan dari Bhabinkamtibmas akan membuat potensi warga berkembang," tegasnya. Di tempat terpisah, Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menambahkan bahwa ke depan akan ada pelatihan rutin soal manajemen peternakan. Ia juga meminta aparat desa ikut mendorong warganya agar tidak ragu memanfaatkan lahan kosong untuk beternak kambing.

Selama pemantauan, BRIPKA Candra menemukan beberapa kandang yang perlu perbaikan ventilasi dan tempat makan. Ia pun langsung berdialog dengan pemiliknya, memberi saran tanpa menggurui. Sikap ini disambut hangat warga. Mereka merasa memiliki mitra, bukan pengawas. Dengan kolaborasi seperti ini, ketahanan pangan nasional bukan lagi cerita dari pusat, melainkan gerakan desa yang hidup. Jogomerto melangkah, polisi mendampingi, dan kesejahteraan pun tumbuh dari pekarangan. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar