Minggu, 05 Juli 2026

Densus 88 Ajak Warga Makassar Tolak Radikalisme, Edukasi Digelar di Car Free Day Boulevard


Makassar- Ribuan pasang mata tertuju pada spanduk besar bertuliskan "Say No To Bullying, Intolerance, Radicalism, Terrorism" yang dibentangkan Densus 88 Antiteror Polri di kawasan Car Free Day Boulevard Makassar pada Minggu (5/7). Satgaswil Sulawesi Selatan yang dipimpin Kombes Pol. Agung N. Masloman menggelar kampanye edukasi untuk mencegah penyebaran paham intoleransi dan radikalisme di tengah masyarakat, memanfaatkan momen car free day yang dihadiri oleh berbagai kalangan. Personel Densus dengan pendekatan humanis mendatangi pengunjung, berbincang santai, dan memberikan penjelasan tentang bahaya radikalisme serta pentingnya membangun lingkungan yang bebas dari bullying dan kekerasan. Suasana yang semula dipenuhi aktivitas rekreasi berubah menjadi ruang belajar kebangsaan yang interaktif.


Kombes Pol. Agung N. Masloman menyatakan bahwa upaya pencegahan radikalisme harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, karena ancaman terorisme tidak bisa dilawan hanya dengan tindakan kepolisian semata. Dalam interaksinya, petugas mengingatkan bahwa menghargai perbedaan dan menjunjung toleransi adalah benteng terkuat melawan paham-paham ekstrem yang memecah belah. Masyarakat diajak untuk berkomitmen secara tertulis melalui penandatanganan banner yang tersedia, sebuah simbol bahwa mereka siap menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan di lingkungan masing-masing. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya orang yang rela mengantre untuk ikut serta dalam kampanye ini.


Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat yang merasa kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan tantangan kebangsaan saat ini. Kombes Pol. Agung menambahkan bahwa ruang publik seperti Car Free Day adalah media yang efektif untuk membangun komunikasi langsung yang lebih intim antara Polri dan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebangsaan tanpa kesan formal yang kaku. Dengan keterlibatan aktif seluruh komponen bangsa, diharapkan nilai-nilai toleransi dan persatuan terus menguat, menjadikan Makassar dan Sulawesi Selatan sebagai wilayah yang aman dan damai dari ancaman radikalisme. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar