Rabu, 08 Juli 2026

Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Kampar, Ekspor ke AS dan Afrika Bukti Inovasi Anak Bangsa Mendunia


Kampar- Di atas lahan seluas 20 hektare di Sungai Pinang, Kabupaten Kampar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyaksikan langsung bagaimana PT Bursatani Futura Andyta mengolah batu bara berkalori rendah menjadi pupuk berkualitas tinggi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan petani Indonesia tetapi juga telah diekspor ke Amerika Serikat dan sejumlah negara di Afrika. Kunjungan pada Rabu ini menjadi momen penting bagi Polri untuk mengapresiasi inovasi anak bangsa yang berhasil menembus pasar global, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia usaha dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kapolri menerima paparan Direktur Utama Raden Umar Hasan Saputra tentang produk Futuraplus Presisi yang mengandung asam humat lebih dari 20 persen, C-organik minimal 15 persen, serta unsur hara makro dan mikro yang sangat bermanfaat bagi kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.


Kampar- Pabrik dengan kapasitas produksi 24 ton per hari atau 480 ton per bulan ini mempekerjakan 31 tenaga kerja, menunjukkan bahwa industri berbasis sumber daya domestik mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal. Keunggulan produk pupuk batu bara ini telah mendapatkan pengakuan resmi berupa izin edar dari Kementerian Pertanian, paten Indonesia, paten Amerika Serikat, serta merek di China, yang menjadi bukti kualitas produk diakui secara internasional. Perusahaan bahkan telah memperluas pengembangan pabrik ke Zimbabwe dan Nigeria serta mengekspor produknya ke empat negara, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain dalam industri pupuk global yang patut diperhitungkan. Kapolri mengapresiasi pencapaian ini karena sekaligus mengharumkan nama Indonesia di mata dunia dan membuka peluang bagi produk-produk unggulan lainnya untuk mengikuti jejak kesuksesan yang sama.


Kampar- Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan 80 ton pupuk Futuraplus Presisi kepada lima kelompok tani dari Rokan Hulu, Pelalawan, Kampar, Siak, dan Kecamatan Tambang, sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama Polri dengan PT Bursatani Futura Andyta, yang secara khusus memproduksi pupuk dengan kandungan tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani binaan Polri. Kapolri berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani untuk meningkatkan produktivitas lahan, sekaligus menjadi contoh bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat.


Kampar- Dari Kampar, pupuk batu bara karya anak bangsa telah membuktikan bahwa inovasi Indonesia mampu bersaing dan diterima di pasar global, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi petani. Kapolri menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung pengembangan industri pertanian dan inovasi teknologi, karena keduanya adalah pilar utama bagi kemandirian pangan dan kesejahteraan bangsa. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Indonesia optimis dapat terus melangkah maju, menciptakan produk-produk unggulan yang diakui dunia, dan mewujudkan cita-cita sebagai lumbung pangan global yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar