Surabaya- Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen reflektif bagi seluruh masyarakat Jawa Timur, terutama ketika Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum menyuarakan pentingnya perlindungan anak di tengah ancaman kekerasan dan kejahatan digital yang kian masif. Sebagai Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jatim, ia menyampaikan bahwa tema "Semangat Jogo Jawa Timur" bukan sekadar slogan tahunan, melainkan panggilan aksi kolektif untuk menciptakan gerakan perlindungan anak yang terintegrasi dan berkelanjutan. Anak adalah investasi bangsa yang tidak ternilai, dan setiap ancaman terhadap mereka adalah ancaman terhadap masa depan Indonesia Emas 2045.
Menurut Kombes Ganis, perlindungan anak di era modern membutuhkan pendekatan multidimensi yang tidak bisa dipikul aparat kepolisian seorang diri. Keluarga harus menjadi benteng pertama dengan menanamkan nilai-nilai moral dan membangun komunikasi terbuka, sekolah harus menciptakan lingkungan bebas perundungan, serta masyarakat harus memiliki kepekaan untuk melaporkan setiap bentuk kekerasan yang ditemui. Tokoh agama dan budaya juga diharapkan memperkuat pesan-pesan spiritual yang menolak kekerasan, sementara media dan dunia usaha harus bertanggung jawab dalam menyajikan konten dan produk yang ramah anak.
Polda Jatim melalui Ditres PPA dan PPO berkomitmen untuk terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan. Namun, Kombes Ganis menegaskan bahwa pendekatan represif saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan edukasi preventif yang masif dan kolaborasi antarsektor. Program-program sosialisasi tentang bahaya narkoba, perundungan siber, eksploitasi, dan perdagangan orang akan terus digalakkan, dengan sasaran tidak hanya anak-anak tetapi juga orang tua dan pendidik agar tercipta ekosistem perlindungan yang saling menguatkan.
Di akhir pernyataannya, Kombes Ganis menyampaikan pesan penuh semangat kepada anak-anak Indonesia: berani bicara jika mengalami atau melihat kekerasan, teruslah belajar dan berprestasi, serta jadilah generasi berakhlak mulia. "Anak Terlindungi, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045" menjadi penegas bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keselamatan dan masa depan generasi muda. Momentum Hari Anak Nasional ini harus menjadi awal gerakan perlindungan tanpa henti, karena di tangan anak-anaklah nasib bangsa ini dipertaruhkan. (Avs)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar