Sabtu, 25 Juli 2026

Lidi Sapu Berperekat Jadi Senjata, Pencuri Kotak Amal di Lamongan Ditangkap


Lamongan- Modus pencurian uang kotak amal dengan lidi sapu berperekat kembali terungkap di Lamongan, setelah Polsek Karanggeneng berhasil mengamankan YS (42), warga Sukomulyo, pada Jumat (24/7) sekitar pukul 14.20 WIB. Pelaku diduga melakukan aksinya di salah satu masjid di Dusun Ngembet, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, dengan cara memancing uang dari kotak amal menggunakan alat sederhana yang telah dimodifikasi. Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang segera ditindaklanjuti Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali beserta anggota, yang kemudian melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil diamankan.


Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa YS merupakan residivis yang pernah terlibat dalam kasus pencurian kotak amal dan pencurian kendaraan bermotor sebelumnya. Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa satu buah lidi patah dengan perekat, uang tunai hasil curian sebesar Rp394.000, serta satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan. Pelaku kini telah diamankan di Polsek Karanggeneng untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut, dengan sangkaan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian.


Ipda Hamzaid menjelaskan bahwa kasus ini menjadi peringatan bagi pengurus masjid dan tempat ibadah lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus pencurian yang terus berkembang. Kotak amal yang selama ini menjadi wadah pengumpulan dana sosial seringkali menjadi target karena dianggap mudah dibobol dengan alat sederhana. Polres Lamongan berkomitmen untuk terus mengusut kasus ini dan mencari kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian lainnya di wilayah Kabupaten Lamongan.


Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap tindak pidana yang terjadi melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti. Polres Lamongan juga mengapresiasi peran aktif warga dalam memberikan informasi yang sangat membantu pengungkapan kasus ini. Dengan sinergi yang erat antara polisi dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Lamongan tetap aman dan kondusif, serta pelaku kejahatan tidak lagi memiliki ruang untuk meresahkan warga yang sedang beribadah atau beraktivitas di lingkungan sekitarnya.(Avs)

0 comments:

Posting Komentar