Kamis, 16 Juli 2026

Mahasiswa Papua dan Internasional di Inggris Bahas Strategi Pembangunan Papua


Inggris- Sebuah Focus Group Discussion bertajuk "Papua Transformation Steps Together with Indonesia Towards Golden Indonesia 2045" digelar di University of Bradford, Inggris, pada Juli 2026, menghadirkan diaspora Papua dan mahasiswa doktoral internasional dalam satu forum diskusi yang konstruktif. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa Papua di luar negeri untuk membahas berbagai tantangan dan peluang pembangunan Papua, sekaligus mendengar pandangan dari peserta internasional tentang langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk mempercepat kemajuan wilayah timur Indonesia tersebut dalam mendukung visi Indonesia Emas.


Steve Mara, mahasiswa doktoral di University of Bradford, mengemukakan bahwa salah satu tantangan utama pembangunan Papua saat ini adalah persoalan literasi informasi di tengah derasnya arus digital. Ia menekankan bahwa masyarakat Papua perlu dibekali kemampuan untuk memaknai dan memverifikasi informasi agar dapat membedakan mana yang konstruktif dan mana yang justru menghambat pembangunan. Menurutnya, penguatan literasi digital dan pendidikan kritis harus menjadi prioritas dalam strategi pembangunan Papua ke depan, karena tanpa masyarakat yang cerdas dan kritis, pembangunan infrastruktur saja tidak akan cukup untuk mencapai hasil yang berkelanjutan.


Turut hadir dalam diskusi tersebut mahasiswa doktoral internasional dari berbagai negara yang memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendorong pembangunan Papua di berbagai bidang. Mereka menilai bahwa langkah-langkah strategis yang telah diambil, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan akses pendidikan, dan penguatan ekonomi lokal, menunjukkan keseriusan dalam mengejar ketertinggalan pembangunan. Diskusi juga membahas berbagai pendekatan inovatif yang dapat diadopsi dari pengalaman negara-negara lain dalam membangun wilayah yang memiliki karakteristik geografis dan sosial budaya yang unik seperti Papua.


FGD ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terciptanya jejaring kolaborasi antara diaspora Papua dan akademisi internasional untuk terus mendukung pembangunan Papua. Dengan semangat kebersamaan dan pertukaran pemikiran, para peserta berharap dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi strategis yang bermanfaat bagi pengambil kebijakan di tingkat nasional maupun daerah. Kontribusi nyata dari putra-putri Papua yang sedang menimba ilmu di mancanegara ini menjadi salah satu aset berharga bagi percepatan pembangunan Papua menuju Indonesia Emas 2045. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar